
di tempat lain, seorang lelaki sedang memikirkan wanita yang pernah di tidurinnya mungkin bisa di bilang sengaja, tapi sekarang hatinnya juga jadi merasa bersalah, dan menyesel telah merusak wanita tersebut, telah mengambil harta paling berharga bagi wanita itu, jahat sangat jahat dia, karena dendamnnya sampai menghancurkan seorang wanita yang tak bersalah, karena ulahnnya dia menyeseli semuanya,
"maafkan aku"
...ucap hati lelaki tersebut dia adalah randra sudah dua bulan berlalu dari peristiwa itu, kini baru sekarang dia menyeselinya, dia sedang melamun di ruang tv, hal itu tak lupuk dari pandangan mama randra, Riana, mama randra melihat anaknnya melamun sambil meneteskan air mata pun langsung mendekati anaknnya randra,...
"nak kenapa kamu menangis, coba ceritakan dengan mama"
ucap Riana sang bunda yang baru, melihat anaknnya menangis tak biasannya anaknnya itu menangis, randra yang mendengar sang bunda bersuara pun seketika langsung menghapus air matannya yang ada di pipinnya, randra pun menjawab,
"tidak mama randra sedang memikirkan Zahra"
ucap randra kepada sang mama, memang Zahra kekasihnnya pun akhir akhir ini menghilang tanpa kabar,
"Zahra kekasihmu itu? memangnnya kenapa nak dengan Zahra sehingga kamu menangis"
ucap sang mama kepada anaknnya randra pun sang anak tak bisa Lagi menahan rasa sedihnya iyyahpun memeluk mamanya sambil menangis dan menceritakan semuanya,
__ADS_1
"Zahra pergi mah, dia ninggalin randra, padahal randra sudah punya rencana mau melamar Zahra malam ini, tapi Zahra malah pergi ke London untuk permotretan, dan randra harus nunggu satu bulan dia pulang mah hiks...hiks..."
ucap randra yang menangis di pelukan sang mama, siapa yang tidak menangis saat semua sudah di siapkan dari dua pihak cincin sudah di beli, kini sang kekasih malah memilih pergi, malah harus nunggu dia balik apa itu wajar?
"mama kan sudah pernah bilang nak, sama kamu jauhi Zahra mama tidak suka dengannya, tapi kamu tidak pernah mau dengarin ucapan mama dan ayahmu, kamu di butakan dengan cintamu ke Zahra, sehingga mamamu sendiri kamu abaikan, sekarang keputusan ada di tanganmu nak, mama hanya mengikuti maumu karena mama sayang kepadamu nak"
ucap mama randra, jauh di lubuk hati Riana dia sakit melihat anaknnya menangis karena wanita, meskipun Riana bukanlah ibu yang melahirkan randra tapi dia sudah menganggap randra anaknnya sendiri,
"randra juga bingung mah, jalan mana yang harus randra pilih"
ucap randra kepada mamannya, sang mama pun memeluk sang anak dan menenangkannya,
randra langsung melepaskan pelukannya, dengan mamannya dia mau ke hotel tempat tersebut,
"ada apa nak, siapa yang telpon"
ucap sang mama, karena melihat sang anak yang berbeda seperti mau marah, dia memang tak melahirkan randra tapi dia tau, sang anak sedang marah, perasaan seorang ibu itu tak pernah salah, randra pun menjawab pertanyaan sang mama,
__ADS_1
"barusan Dito telpon randra mah, kata Dito, Dito melihat Zahra dengan seseorang lelaki, memasuki hotel hiks... mah Dito pasti bohong kan, Zahra bilang ke randra, Zahra sedang ada permotretan di London, mama percaya dengan ucapan Zahra ke randra kan mah"
ucap randra sambil menangis, mama randra pun tak tega dengan sang anak yang menangis dia pun langsung bersuara,
"coba kamu cari tahu dulu, dito bohong atau tidak, setalah kamu tahu baru kamu bisa menuduh Dito bohong, jangan menuduh terlebih dahulu nak, selidiki dan baru kamu bisa tau Dito bohong atau tidak, masalah mamah percaya dengan, kamu atas ucapan Zahra, mama tidak percaya nak, selidiki dan cari tahu baru mama percaya, kalo Dito bohong"
ucap mama randra kepada sang anak, randra pun langsung meminta ijin pergi mencari tahu yang sesungguhnya,
"randra akan cari tahu mah, dan randra akan membuat mama percaya dengan ucapan Zahra kepada randra, Zahra gadis baik mah"
ucap randra berlalu pergi, tanpa mendengar lagi ucapan sang mama, randra tak habis pikir mamahnnya, sendiri tak mempercayai ucapan kekasihnnya Zahra, randra tahu mamahnnya tak suka dengan Zahra, tapi apa mamahnnya juga tak akan mempercayainya randra tak habis pikir"
bersambung...
.
jangan lupa komen dan dukungannya,
__ADS_1
terima kasih