
hari ini setelah pulang dari mol, Aisyah dan Alya serta Adam ayu, sudah Sampai di rumah kediaman Bagas, yang tadinya mau melanjutkan perjalanannya Alya dan juga Adam, namun mereka tidak jadi untuk pergi, akhirnya mereka pun ikut masuk ke rumah kediaman Bagas dan Aisyah itu, mereka pun ingin melihat si kembar, sudah satu Minggu lamanya, mereka tidak mengunjungi si kembar,
Alya dan Adam pun langsung masuk menuju kamar si kembar, sementara Aisyah dan ayu sedang sibuk membawa barang-barang dan menyusunnya, sementara si kembar di titipkan kepada Adam dan Alya,
"Hay baby gift dan baby boy, apa kabar sayang aunty kangen dengan kalian berdua"
ucap Alya sambil mencium kedua pipi si kembar yang sedang tertidur, mencium secara agak kasar akhirnya salah satunya terbangun dan menangis,
owek...owek ....owek ...
suara tangisan bayi pun langsung membuat Alya gelabatan, tak menyangka kini aksinya membuat salah satunya terbangun,
"suttt... baby elizah jangan nangis ya, maafkan aunty sayang"
ucap Alya sambil menggendong bayi perempuan itu, namun tangisanya tak kunjung berhenti, Adam yang berada di samping Alya pun mencoba mendekati sang bayi, dan sang bayi tersenyum kepada Adam, tak lama Adam meminta baby elizah untuk di berikan kepada dirinya,
Alya pun sontak saja langsung memberikan bayi mungil tersebut, siapa sangka baby mungil itu berenti menangis di gendongan Adam, Adam pun langsung mencium kening sang baby,
__ADS_1
cup....
bunyi ciuman di kening baby elizah, baby elizah pun tertidur lagi di gendongan Adam, sementara Alya yang melihat itu semua pun langsung memasang wajah cemberut,
"giliran sama kamu dia berenti menangismya, tetapi giliran di gendongan sama auntynya dia nangis, di sini sebenernya siapa si yang bener-bener dekat dengan dia, jelas aku tapi sama aku dia nangis"
sontak saja ucapan alyapun membuat Adam tersenyum mendengarnya,
"haha... kamu baru juga baby elizah aku gendong, udah cemburu, aku tau kmu bukan kesal karena dia berenti menangis tetapi, karena dia kali berada dalam gendonganku langsung berhenti, karena dia menyukai diriku, cie cie... bilang ajh kamu cemburu sama bayi"
"hmmmss.... siapa bilang aku cemburu, aku hanya iri saja, kenapa dengan dirimu dia bisa berhenti menangis, sementara dengan diriku selalu tidak mau berhenti menangis, aku iri denganmu yang selalu ia sukai padahal dia tidak tau bahwa kamu hanyalah miliku"
ucapan Alya seakan tidak sadar dengan ucapanya itu barusan, hingga membuat Adam yang mendengarnya tersenyum,
"hmmmmss.... bilang ngga cemburu, tetapi barusan dia bilang bahwa aku hanyalah miliknya saja, memang setiap wanita tidak bisa berkata jujur ya baby elizah, aunty mu itu sangat tinggi sekali gengsi sayang"
ucap Adam Kepada Alya hal itu sukses membuat Alya langsung membuka suaranya,
__ADS_1
"apa aku sudah bilang aku tidak cemburu, Masi saja aku yang d salahkan, terserah kau saja, oke jagain si kembar ya, aku mau pulang sebel bangt ke kamu"
ucap Alya lalu berjalan pergi, namun baru tiga langkah, tanganya di tarik oleh Adam hingga membuat Alya kehilangan keseimbangan dan berakhir jatuh di dekapan Adam, mereka saling pandang-pandangan, Aisyah dan ayu pun setelah selesai memasuki dan memberesi belanjaan mereka pun langsung masuk ke kamar si kembar,
ckrek....
pintu baru saja terbuka, dan mereka berdua sudah menyaksikan pemandangan yang membuat mereka berdua terengah-engah,
bruk....
"astagfirullah...."
ucap kedua wanita yang baru membuka pintu itu
ucap mereka bersamaan, dan membuat kedua pasang itu yang sedang berpandang-pandangan menjadi tersadar,
...bersambung........
__ADS_1