(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
part75


__ADS_3

dua bulan berlalu kini, Aisyah telah melahirkan seorang anak kembar cewek dan cowok, tanpa adanya suami di sampingnya waktu terus berlalu, menangis setiap malam selama dua bulan ini, tanpa kehadirannya Bagas di sisinya, dan kandungan ayu pun sudah usia 7bulan, ayu pun setiap malam sering menangis meratapi nasibnnya, dan juga menangisi nasib kedua anak anak dari Aisyah yang sudah di anggap seperti Kaka sendiri,


"hiks..hiks... ya Allah kasihan sekali nasibmu nak, Masi bayi"


ucap tangis ayu menangis sambil memeluk anak perempuan itu, Masi kecil sudah di tinggalkan ayahnnya,


Aisyah yang melihat ayu menangis sambil menggendong anak perempuannya pun ikut meneteskan air mata,


"ya Allah aku percaya kepadamu, jika memang mas Bagas sudah tiada tolong pertemukanlah jasadnya, setidaknya aku bisa memperkenalkan nya kepada anak anakku, namun jika Masi hidup tolong kembalikanlah dia kepadaku amin ya Allah"


ucap hati Aisyah sambil menangis, menggendong sang anak lelaki, wajah sang anak bayi lelaki ini persis seperti Bagas suaminya, dia pun sering menangis jika melehat wajah sang anak, yang notabenenya sangat mirip dengan ayahnya,

__ADS_1


anaknya yang pertama lahir lelaki bernama :Muhamad Elvan algarafa Aditiya Wijaya dan yang kedua ya itu perempuan di beri nama: Felicia elizah alzorah Aditiya Wijaya,


...di tempat lain seorang laki laki, yang sedang menangis dia menyeseli apa yang pernah dia lakukan, beberapa bulan lalu sebelom kecelakaan itu terjadi, ****dan**** **dia menyeseli semuanya hal ter bod*h yang telah ia lakukan sewaktu itu, dia sudah mengingat semuanya mengingat orang tuanya dan perempuan itu, sayang seribu kali sayang dia sudah berusaha mencari kedua orang tersebut namun belom ada hasilnnya,...


mencari informasi tentang kedua orang tuanya mencari gadis tersebut juga, dulu dia tinggal di daerah Bandung dengan kedua orang tuanya, namun 1tahun orang tuanya pindah sejak adiknnya menikah, dia juga tidak tau adiknnya seperti apa? karena waktu dulu dia Masi kecil adiknnya Masi di dalam kandungan sang ibunda, mungkin akan sangat sulit menemukanya karena orang tuanya pun dia tidak tau sekarang ada di kota daerah mana?


hanyalah bisa berdoa dan berusaha,



"ya Tuhan semoga ada jawaban atas doa dan usahaku selama ini ada hasilnnya, aku sangat merindukan keluargaku, dan juga sangat menyeseli akan kesalahanku kepada gadis itu"

__ADS_1


ucap hati randra yang menangis memikirkan, berbagai cara telah Ia lakukan untuk mencari kedua orang tuanya dan juga gadis tersebut, namun seperti ada seseorang yang menutupinya hingga susah untuk mencari dua orang tersebut,


tak sadar randra bahwa pintu kamar tak di tutup hingga ada yang melihat dia bersedih menangis, seorang wanita paru baya yang sedang ikut menangis melihat sang anak bersedih, jahat apa Ia sejahat itu, untuk memisahkan mereka, Karena terlalu sayang hingga membuatnya menutup pintu hati nuraninya, serta takut di tinggalkan oleh sang anak,


"maafkan bundamu ini nak hiks.. bundamu ini yang sudah, menutup nutupi informasi mereka berdua, bunda tidak ingin kamu pergi meninggalkan bundamu ini, meskipun mereka kedua orang tua kandungmu sendiri, serta gadis itu sedang mengandung anakmu cucu bunda, tetapi bunda tidak ingin kamu pergi memilih tinggal dengan mereka, bunda sangat sayang denganmu nak, kamu mirip seperti alm anak kandung bunda sangat sulit untuk bunda melepaskan mu nak, jika saja wanita tersebut tidak ada kaitannya dengan keluargamu dan adikmu, bunda sudah membantumu untuk bersamanya nak, namun berbeda dengan yang bunda pikir dia sangat dekat dengan adikmu nak, bunda tidak mau kamu bertemu dengannya dan juga orang tua kandungmu, maafkan bundamu ini nak yang egois, hingga menutup mata dan hati nurani bundamu ini"


ucap batin sang wanita paruh baya, yang usiannya tidak lagi muda


**bersambung,


mohon maaf upnnya udah jarang2 edisi sibuk, jadi buat Kaka Kaka yang sudah baca cerita aku, maaf ya ka mulai sekarang upnnya agak lama, tapi insyaallah akan sampai Heppy ending**"

__ADS_1


__ADS_2