
sekarang Adam sedang memandang Alya yang masi belom sadar, padahal sudah tiga hari berlalu, tapi wanita ini Masi belom mau untuk membuka matannya
Adam pria itu berdiri di sisi sang wanita sambil menangis melihat kondisi wanita tersebut Masi belom sadar juga tak lama Adam solat dan berdoa untuk kesembuhan wanita tersebut setelah berdoa Adam duduk di samping sang wanita dan adam memegang tangan wanita tersebut dan ajaibnnya tangan wanita tersebut bergerak dan dia pun memanggil dokter tersebut
ketika dokter tersebut datang di periksa dan tak lama wanita tersebut membuka matannya dan yang pertama wanita itu liat adalah Adam seorang lelaki, yang tampan yang sedang menggenggam tangannya sambil menangis, Alya seperti melihat malaikat yang tampan, senyumnnya manis semanis madu dan hatinnya Alya pun bergetar saat tangan Alya di genggam oleh Adam begituh kuat, tak lama Alya buka suara
"siapa kmu?saya ada di mana?"
__ADS_1
perkataan Alya karna melihat ruang serbah putih di tambah lagi di sampingnnya ada dokter, tak lama Adam pun buka suara
"nanti sajah saya jelaskannya? sekarang kmu istirahat dulu, dok bagaimana keadaan dia saat ini"
tanya Adam kepada sang dokter dan sang dokter yang kebetulan ada di sampingnnya pun menjawab
"sudah cukup baik, tapi saran saya pasien Masi harus di rawat, hingga dua atau tiga hari lagi karna pasien Masi belom stabil, dan darah yang pasien keluarkan cukup banyak hingga mungkin sekarang kami Masi, mencari donor darah lagi karna Masi kurang"
"memang golongan darah apa yang, cocok dengan dia dok"
pertannyaan Adam pun membuat Alya terkejut pungsinnya untuk apa lelaki ini menanyakan golongan darah apa untuk Alya? tak lama sang dokter pun menjawab pertannyaan Adam
__ADS_1
"golongan darah B pak, kebetulan stok di rumah sakit kami ini, sudah habis"
ucap sang dokter pun membuat Alya melemas pasalnnya tubuhnnya sudah melemah akibat kekurangan darah, Adam yang melihat alya wajah yang tadinnya tidak memucat pun sekarang memucat bak mayat hidup, dan tak lama kesadaran Alya pun hilang Alya pingsan karna kekurangan banyak darah, sontak Adam yang melihat Alya pingsan pun jadi berpikir karna kebetulan golongan darah Alya dan Adam sama maka Adam bersedia untuk mendonorkan darahnya untuk Alya, seketika itu pun Adam berbicara dengan sang dokter
"golongan darah saya juga B dok, saya bersedia untuk mendonorkan darah saya untuk dia"
ucap Adam kepada sang dokter dan Adam pun melihat lagi ke Alya yang memucat seketika itu juga dia jadi ingat, Aisyah andai Aisyah ada di posisi Alya Adam pun pasti akan melakukan itu dan mendonorkan darahnya untuk Aisyah bukan cuma untuk Alya, dan Adam berharap semoga gadis yang Adam temui itu cepat pulih, yaa Adam di sini belom tau nama Alya dan siapah Alya,
adampun berbaring, di sisi Alya demi untuk menolong sang gadis yang membutuhkan darah Adam rela mendonorkan darahnya, padahal gadis yang Iyah temui pun belom tau siapah keluarga gadis tersebut jati dirinnya gadis tersebut Adam Masi mencari keluarga gadis tersebut sudah tiga hari tapi anak buah Adam belom juga mendapatkan kabar tentang siapah gadis tersebut,
**bersambung,,,
__ADS_1
maaf up.nya lama ya ka karna aku sibuk mohon di maafkan**,,,,