
di tempat lain, seorang wanita cantik dia adalah Alya, Masi ingat kan dengan Alya Kaka dari Aisyah, Alya sedang makan dengan Adam di restoran Jakarta,
Alya dan Adam sedang asik makan, suap suapan seakan dunia milik mereka berdua sajah yang lain mah ngontrak,
sedang asik asiknya makan, kemudian Adam melihat Alya makan, tapi Masi ada noda di b*birnya pun Adam, langsung menghapus mengambil tisu di dekatnya, mengelap pipi serta b*bir Alya"
sambil senyum Adam, langsung berkata,
"makanya pelan pelan Alya, di b*bir kamu Masi ada noda, maaf kalo aku lancang langsung menghapus noda kotor itu, tanpa meminta ijin terlebih dahulu kepada kamu"
ucap adam kepada Alya, dan Alya yang melihat Adam menghapus noda di pipi serta di, b*birnnya pun menjadi salah tingkah apa lagi hatinnya, sudah dak dik Duk tak karuan
sambil berkata dalam hatinnya,
"ya Tuhan jika seperti ini, terus bagaimana aku tidak jatuh cinta kepadannya"
suara hati Alya, ketika itu pula Adam sudah melepaskan tangannya, dari pipi Alya dan melanjutkan makan lagi, tapi sekarang berganti yang tadinnya, Alya yang memakan tanpa hati hati, kali ini Adam juga sama Adam makan tanpa hati hati juga, sehingga ada noda kotor di b*bir serta pipinnya, Alya yang melihat pun langsung tersenyum dan berkata dalam hati,
"ternyata dirinnya juga sama, sama sama memakan dengan terburu buru, apa memang kita jodoh"
ucap hati Alya dan Alya pun mengambil tisu di dekatnya, langsung sajah menghapus noda di b*bir serta di pipi Adam"
__ADS_1
"tadi bilang aku apa? katannya aku makan dengan terburu buru, eehh dia sendiri juga gituh, sampai ada noda di mana mana hmmss"
ucap Alya yang menyinggung Adam, Adam yang mendengar pun cukup mengerti akan sindiran Alya, dan langsung menjawab,
"kalo ngga niat dan ngga ikhlas, ngga usah di hapus neng, apa lagi menyinggung orang di depannya pula, itu tidak baik Alya"
ucap Adam yang memperingati Alya, Alya yang mendengar pun langsung tersenyum dan bersuara,
"hmmm iyya maaf ka, Alya kan cuma becanda, ngga niat nyindir ko cuma becanda"
ucap Alya ke adam dan Adam pun langsung tersenyum menjawab sambil menatap Alya,
"iyya Dee Kaka cuma becanda, yasudah kita lanjut lagi sajah makannya"
unjar Adam, Alya pun tersenyum mereka langsung lanjut makan menikmati makanan tersebut,
"itu seperti Alya Kakanya Aisyah deh, apa iyya coba deh samperin"
kata hati sang lelaki tersebut, lelaki itu adalah Kevin sahabat dari Bagas, dan Kevin pun menuju ke tempat Alya, tapi ketika melihat Alya dengan seseorang lelaki, yang dia tidak kenal pun, Kevin jadi berhenti jalannya dan berkata dalam hati"
"apa mungkin itu kekasih barunnya Alya, samperin ngga ya kalo ngga di samperin, nanti bisa bisa di marahin Bagas, yasuda samperin ajah bodo amat dah, itu cowok sapanya juga"
ucap hati Kevin dalam hati, ngedumen dan Kevin pun jalan menuju Alya dan menuju lelaki tersebut,.
"Alya"
ucap kevin memanggil Alya, Alya pun yang lagi makan pun seketika langsung menengok, sama halnnya dengan Alya, Adam pun yang sedang makan langsung menengok seketika Meraka langsung berhenti, Alya yang menengok pun keara tersebut, betapa terkejutnya Alya ketika tau siapa yang memanggilnya, dia adalah Kevin sahabat dari mantan, calon suaminnya Bagas, Adam tak kalah terkejutnya, Adam kira yang memanggil Alya adalah mantan pacar Alya, tak mau lama lama berdiam Alya pun langsung bersuara,
__ADS_1
"Kevin, ada apa?"
ucap Alya kepada kevin dan Kevin pun menjawab,.
tapi sebelom Kevin manjawab di dahului Adam, Adam menyuruhnya untuk duduk di samping kursi yang kosong dekat dengannya,
"tidak baik bicara seperti itu, mari duduk dulu dan selesaikan apa yang harus di bicarakan"
ucap Adam kepada kevin, Kevin pun langsung duduk dan memulai berbicara menjelaskan,
"kenapa loh ngilang, loh tau Ade loh Aisyah,
Masi berusaha nyariin loh terus, pulang ke papa loh juga nyariiin loh, apa loh ngga kasihan kepada mereka semua apa lagi mama loh, meskipun bukan mama kandung loh tapi dia sayang sama loh, loh tau mama loh sampai jatuh sakit Alya, gara gara mikirin loh nyariin loh"
unjar Kevin kepada Alya, dan Alya pun terkejut, Alya bingung satu sisi dia mau pulang balik lagi ke rumah ayahnnya takut, takut sang mama membencinya, tapi satu sisi dia juga takut bertemu tantehnnya dan memaksannya lagi, untuk menghancurkan rumah tangga adiknnya sendiri yaitu Aisyah, Alya pun Masi takut,
Alya pun bersuara menjawab perkataan Kevin,
"apa mama sakit, bukannya gue ngga mau pulang Vin, tapi gue takut Masi takut, takut ngga ada yang Nerima gue karna kesalahan gue, hingga membuat mereka menanggung. malu, dan Aisyah adik gue harus menanggung, semuanya termaksud harus menikah dengan Bagas, padahal dia sudah bertunanga, dan gue pun baru tahu kalo tunangan Aisyah adalah Adam, pria baik yang nolongin gue enam bulan lalu, saat gue kecelakaan, loh bilang gue ngilang, asal loh tau gue sehabis dari perusahaan bagas itu, gue kecelakaan Vin, hampir mati kalo ngga ada Adam yang nolongin gue ini, hari itu juga mungkin gue dah mati"
unjar Alya kepada kevin, Kevin pun yang mendengar terkejut, dia pun tak tau kalo sampai pada saat itu Alya kecelakaan, Alya memang sudah tau Adam tunangan Aisyah adiknnya, sejak empat bulan yang lalu, dan Adam pun sudah tau siapa Alya, ternyata Alya adalah Kaka Aisyah yang pergi meninggalkan calon suaminnya, dan di gantikan oleh Aisyah calon istrinya,
udah dulu ya up nnya lanjut besok,
author lagi sibuk maaf ya,,
bersambung....
__ADS_1