(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
part61 hati randra


__ADS_3

randra pun segerah pergi dari rumahnnya ke tempat tersebut, dengan tergesah gesah bawa mobil pun dengan kecepatan yang tinggi, tidak perduli ada mobil lewat dan tidak perduli, adannya polisi kalopun ada polisi, randra memilih mengabaikannya, dan kalaupun ada begal di jalan yang sepi randra memilih menabrak begal tersebut, karena hatinnya sudah hancur ketika di beri tahukan Tio sahabatnya, terlebih lagi sang mamannya juga tak mempercayai ucapannya, malah mempercayai ucapan Tio sahabatnnya,


"aaahhh... tidak mungkin Zahra berbohong kepadaku, dan menghiyanatiku sungguh aku tidak mempercayai ucapan Tio, karena aku tau Zahra sangat mencintaiku, dan tidak mungkin menghiyanatiku, sayangnya mamaku sendiri tidak mempercayainya? jika bener itu semua terjadi, dan jika bener yang di bilang Tio itu nyata, maka aku sungguh sangat benci Zahra, dan tak akan ku maafkannya"


ucap randra sambil menyetir, saking keselnnya randra Masi berharap semoga sajah, Zahra tidak menghiyanatinya,


**waktu kini terus berjalan tak terasa, kini randra sudah di depan hotel bintang 5 Jakarta, yang di mana alamat tersebut dapat dari Tio, sang sahabat randra yang memberi tahukannya bahwa tanpa sengaja, Tio melihat Zahra dengan seseorang lelaki lebih tepatnnya bukan randra sahabatnnya, langsung sajah Tio yang melihat pun mengabari randra, bahwa Tio melihat Zahra kekasihnya randra sahabatnnya itu, sedang bersama pria lain,


randra .punyai sahabat dua dia adalah, vano dan Tio dua duannya sahabat randra yang sangat tidak menyukai Zahra kekasihnya randra itu, entah karena apa mereka berdua tidak menyukai Zahra randra pun tidak mengetahuinya,


randra pun turun dari mobil dan langsung, masuk dan langsung menanyakan kepada karyawan hotel tersebut,


"malam pak ada yang bisa kami bantu"


ucap karyawan hotel, yang melihat randra dari jauh mulai mendekatinnya dan setelah dekat pun di tanya olehnya, randra yang di tanya seperti itu pun menjawab"

__ADS_1


"saya mau menanyakan, apakah bener ada yang bernama zahra, yang baru dua jam memasuki hotel ini"


ucap randra sang karyawan wanita pun langsung mengecek, di komputer


"baik sebentar ya pak, saya cek terlebih dahulu"


ucap wanita tersebut dan langsung di anggukan oleh randra dan wanita tersebut mengecek di komputer, data data nama semua yang menginap di hotel tersebut, sang wanita pun suara"


"maaf pak namanya siapa yang bapak cari"


ucap sang wanita karyawan tersebut randra pun langsung menjawab,


ucap randra dan langsung di cari oleh sang wanita tersebut,


"iyya ada pak, bersama dengan nama yang tertulis di sini adalah pak,"Davidson axsandar"

__ADS_1


unjar karyawan hotel wanita tersebut seketika, hati randra pun jadi sakit dan benci, bagaimana tidak sakit dan benci David adalah rekan bisnisnya yang berkerja sama dengannya sudah lumayan lama, sudah randra anggap seperti Kaka sendiri, dengan tegannya sekarang menghiyanatinya dengan kekasih sendiri, randra pun langsung tudepoin menanyakan ke kasirnya kamar no berapah yang mereka tempati,


"kamar no berapah yang mereka tempati mba"


ucap randra dan sang kasir pun langsung menjawab,


"kamar dengan nomer 99 pak, klo boleh tau bapak siapahnnya"


ucap sang wanita sambil menanyakan balik kepada randra, randra pun langsung menjawab,


"saya calon suaminya, wanita yang bersama pria tersebut, bisa saya minta konci kamar tersebut mba, karena saya ingin lihat sendiri apakah itu bener calon istri saya, bersama pria lain atau bukan"


ucap randra kepada wanita tersebut, wanita itu pun langsung memberikan konci kamar hotel tersebut, randra dengan tergesah gesah pun langsung berjalan sambil sedikit berlari,


"aku yakin bukan kau yang ada di dalam kamar itu zahraku, jika sampai itu benar apa yang aku lihat sendiri maka mulai detik ini....."

__ADS_1


**bersambung......


maasf ya ka dikit nulisnnya**,


__ADS_2