
perkataan papa Aisyah pun menyadarkan Bagas atas ucapannya dan Bagas langsung bersuara
"aduh,, ngga dongk papa, masa istri Bagas ibu dari gajah berarti Bagas anaknnya gajah dongk"
unjar Bagas Masi belom sadar atas ucapannya tadi laluh di sambung oleh sang bunda
"kamu ngga sadar tadi bilang, bunda apa? bilang bunda gajah, lah berarti kamu anak gajah dan istri kamu ibu gajah dan anak kamu anak dari gajah, astaga berdosa bangat kamu nak"
tutur kata sang bunda pun baru mengingatkan Bagas akan ke bod*annya dan seketika itu dia baru sadar atas kata kata yang baru terucap dari mul*t manisnya
"astaga dasar Mul*t ngga bisa di rem"
perkataan Bagas yang cukup terdengar ke telinga semua keluarga itu pun menjadi bahan tawaran keluargannya dan mertuannya
"makannya nak, punya Mul*t di konci, jangan sampai keceplosan haha,,"
perkataan ayah Bagas yang langsung tertawa seketika semua ikut juga tertawa
waktu kini beralih, sekarang Bagas yang baru pulang dari Bali ke Indonesia ini sekarang sudah berada di perusahan miliknnya yaitu perusahan Wijaya group perusahan yang memang di pegang oleh Bagas karna menggantikan ayahnnya yang sudah pengsiun,
__ADS_1
Bagas bak raja di negri dongeng ketampanannya sungguh membuat kaum, hawa memujinnya tak jarang banyak yang ingin menjadi istri dari seorang Ceo Bagas Aditiya Wijaya ini, ingjin berada di sisinya namun hanya untuk mempermanfaatkanya,
bak pangeran yang berjalan tak jarang banyak yang suka termaksud karyawan perempuan di perusahaan, tapi mereka sadar karna Bagas sudah menikah,
Bagas yang berjalan memasuki ruangannya banyak pasang mata kaum hawa yang terpesona akan ketampanan sang pemilik perusahan,
dan baju satu jam Bagas di ruangannya tak lama terdengar pintu yang terbuka ya Bagas sudah yakin kalo yang masuk ke ruangannya adalah Kevin sahabatnya siapah lagi yang berani masuk tanpa meminta izin dahulu kepada sekretaris jika orang lain mungkin sudah di usir dari perusahan tersebut saking sajah Kevin, para karyawan ataupun sekretarisnya tidak bisa untuk mengusirnya,
Kevin berjalan menuju tempat Bagas, dan ketika sampai di tempat tersebut langsung sajah tak mau basa basi karna dia sudah menunggu Bagas datang dari dua hari yang lalu, lebih tepatnnya ketika Alya datang dia tak mau sahabatnnya kembali, lagi dengan Alya walaupun Kevin tau Bagas sangat mencintai Alya tapi dia juga tidak mau Bagas untuk menyakiti hati istrinnya,
tanya Bagas kepada Kevin padahal tak taukah Bagas baru sajah Kevin mau menyelangap ngomong tapi sudah di dahului, tak lama pula Kevin menjawab
"santai ajah gass, gak usah ngegas
g*a mau ngasih tau sesuatu sama l*h nie"
__ADS_1
ucap kata Kevin kepada Bagas sontak perkataan Kevin membuat Bagas bebalik menghadap Kevin memang tadi Bagas, tak melihat Kevin cuma dia sudah punya filing kalo yang datang itu Kevin sahabatnnya,
dan Bagas yang penasaran pun mulai bertanya
"apa Vin,, l*h mau kasih tau apa? GPL, soalnnya g*a lagi sibuk bangt ini"
jawaban Bagas yang langsung tudepoin karna dia lagi sibuk sedang mengerjakan perkerjaan di komputer tak lama Kevin pun bersuara
"sebenernya dua hari yang lalu, itu Alya datang ke perusahaan ini gas.. sampai mau masuk ke ruangan l*h, tapi untungnnya g*a datang tepat waktu sampai g*a larang dia masuk"
ucap Kevin kepada Bagas dan saat Kevin bilang begituh Bagas pun terkejut
"mau apa lagi dia? datang ke sini, Vin belom cukup dia udah hiyanati g*a dan bagus l*h larang dia masuk, dan kalo bisa tolong jangan sampai dia datang lagi, karna g*a dah bahagia sama istri g*a dan baby"
ucap Bagas tegas kepada kevin dan Kevin pun terkejut karna Bagas bilang seperti itu
"bagus gas.. kalo l*h Masi sadar?
g*a pikir l*h Masi mmencintai dia dan g*a berharap ucapan l*h ini tulus dari lubuk hati l*h yang paling dalam, bukan cuma di bibir sajah"
__ADS_1
tutur kata Kevin pun membuat Bagas menganggukkan tapi apakah ucapan Bagas barusan itu bisa di pegang Kevin Masi belom sepenuhnya percaya, pasalnnya Bagas bukanlah orang yang muda untuk melupakan masa lalunya. tapi Kevin berharap semoga sajah apa yang di ucapkan Bagas itu benar
bersambung....