
saat mendengar suara randra dua orang itu terkejut pasalnya, randra malah bertanya siapa mereka? sementara yang mereka tau mereka adalah orang tua randra, hati keduanya pun langsung menjadi sakit, apakah anaknya sudah kembali mengingat memorynnya di masa lalu, langsung saja mereka terdiam,
"siapa kalian, mengapa aku ada di sini? di mana aku saat ini, dan di mana orang tuaku? mengapa hanya ada kalian di sini, dan siapa sebenernya kalian"
deg ucapan randra pun membuat dua pasang suami istri itu terkejut, dan sang istri pun tak sanggup langsung menangis meneteskan air mata saat mendengar ucapan dari anak, yang selama ini dia sayangi,
suasana Masi terdiam randra pun, mulai bertanya kembali, mengapa dua orang tua tersebut terdiam, dan apa randra melihat ibu yang cukup usia pun mengeluarkan air mata sambil menatap suaminya, hati randra seakan sakit melihat sang ibu itu menangis, tak lama ada yang membuka pintu dan terlihatlah lelaki usia muda mungkin beda jauh dari randra Langsung mendekati randra dan langsung memeluknnya,
"Kaka hiks... akhirnya dirimu sadar juga hiks... aku sangat khawatir denganmu, apa lagi ibu kita ka dia selaluh menangis, kamu koma selama tiga hari, ibuku sampai tidak makan tidur selaluh menangis ka hiks..."
ucap lelaki ABG itu menangis sambil memeluk kakanya, randra memang di nyatakan koma selama 3 hari di rumah sakit, randra yang mendengar itu pun seketika terkejut, dia koma dan ibu, ibu siapa yang bocah itu katakan, seketika hatinya bertanya dan dia pun langsung buka suaranya,
"ibu ibu siapa? apa maksudmu? kalian siapa saya tidak mengenal kalian semua"
__ADS_1
ucappan randra seketika membuat anak lelaki itu langsung melepaskan pelukanya, dan anak lelaki itu pun terkejut saat baru melihat ke arah kedua orang tuanya yang sedang menangis, dia randi, Rendri yang tidak tau pun mulai membuka suara,
"haha jangan becanda kau ka, sudahilah sandiwara mu, lihatlah ibuku dan ayahku menangis melihatmu seperti ini, jangan becanda ka"
ucap Rendi di hadapan randra, randra yang mendengar pun terkejut sandiwara? di sini bukan dia yang sandiwara tetapi mereka semua, randra tidak kenal dengan mereka semua seingat randra dia berlari menjauh dari mamanya dan dia tertabrak mobil, tetapi ketika sadar semuanya berubah,
"saya serius, maaf anak kecil ini sangat tidak mengenal kalian"
ucap randra yang menganggap dirinya Masi anak anak, sontak saja perkataan randra membuat Rendi sang adik tertawa terbahak bahak,
ucap Rendi yang langsung memberikan kaca tersebut, seketika itu pula randra menerimanya dan melihat dirinya di kaca tersebut, betapa terkejutnya dia saat mendengar ucapan bocah muda di depan, langsung saja dia mengambil kaca tersebut dan langsung melihat wajahnya, betapa terkejutnya dia saat melihat wajahnya berubah menjadi dewasa, dan dia pun langsung sok dan pingsan,
bruk.....
__ADS_1
randra pun pingsan, sang ibu yang melihat anaknya pingsan pun langsung menangis,
dan Rendri langsung memanggil dokter, tak lama dokter pun datang,
"hiks... dokter tolong selamatkan anak saya"
ucap ibunda dari randra sang dokter pun langsung memeriksa randra, dan keluarga randra orang tuanya maupun adiknya terpaksa menunggu di luar agar sang dokter, memeriksa anaknya,
beberapa menit pun dokter keluar dan mengatakan sesuat,
"dengan keluarga pasien randra, pasien sudah mengingat kembali ingatan dan memorynnya"
ucap dokter tersebut membuat ibunda langsung terjatuh dan menangis, sang suami pun membantu menenangkan sang istri
__ADS_1
. bersambung....