
seorang lelaki tampan yang baru sajah sampai di perusahaan untuk miting, karna tadi ada musibah menabrak seseorang wanita SMA tak punya sopan santun lagi, siapa lagi dia adalah...
Muhamad randra aierul Akhbar baskara, yang biasa di panggil randra itu baru sajah turun dari mobil kesayangannya untuk menghadiri miting penting, bahkan yang tadinnya mau jemput kekasihnnya pun harus di censel.. dulu setelah miting selesai baru dia menemui sang kekasih pujaan hatinnya randra yang baru sajah sampai pun langsung bertemu dengan menejernya yang kebetulan adalah sahabat randra dia adalah
Alexander Lemos devicen, menejernya dari randra, tapi sebenarnya Alex dan randra itu Masi saudara, karna papa randra, adalah kakannya dari papa Alex,
randra baru sampai langsung di tanya oleh Alex karna datang hampir terlambat
"dari mana ajh l*h pak bos, sampai udah mau telat lima menit lagi"
tanya Alex kepada randra kemudian randra pun menjawab
"nanti ajah ceritannya, sekarang fokus dulu miting"
__ADS_1
ucap randra kepada Alex dan Alex pun menganggukkan dan mereka pun fokus miting dengan rekan kerjanya, dua jam berlalu kini miting mereka selesai kini dan kini randra yang tadinnya fokus sekarang jadi galau karna perempuan yang ia tabrak tadi pagi yang kini membuat dia harus berantam dengan kekasihnnya pasalnnya jika tidak menabrak perempuan tadi dan perempuan tadi pun tidak mengajak dia ribut dia tidak mungkin berantam dengan sang kekasihnya, dan tidak mungkin dia membatalkan jangjinnya dengan kekasihnnya tapi gara gara perempuan itu dia jadi membatalkan jangjinnya demi melanjutkan mitingnnya,
"aahhh.. s*Al gara gara gadis itu aku jadi berkengkar dengan Zahra"
ucap randra sambil memeres kertas yang ada di tangannya dan kejadian itu pun di saksikan oleh Alex sahabat randra, Alex yang masi ada di ruangan tersebut pun di kejutkan oleh randra yang mengarah berteriak seperti di hutan, mungkin randra tidak sadar bahwa Alex Masi ada di tempat tersebut hingga Alex pun penasaran dengan apa yang membuat bos sekaligus sahabatnnya itu marah sambil berteriak dia pun mendekati randra dan bertanya
"l*h pak bos kenapa si? tadi datang dengan wajah yang nahan amarah sekarang pun sama ada apa gerangan?
tanya Alex kepada randra sementara itu randra yang awalnnya memang tidak tau bahwa Alex Masi ada di ruangan tersebut pun terkejut dan bebalik menghadap Alex tak lama pun randra menceritakan tentang kejadian tadi pagi
ucap randra sambil emosi menahan amarah, dan menggebrak meja
sedangkan Alex yang melihat randra marah baru kali ini melihat randra semarah itu dengan orang apa lagi seorang perempuan, tak lama dia pun bersuara
"sabar dra... dia itu perempuan ngga sepantesnnya l*h marah segitunya sama dia, trus g*a mau tanya sama l*h? itu cewek gimana luka ngga pas l*h tabrak dan l*h dah bertanggung jawab belom sama dia?"
ucap Alex kepada randra tak lama randra pun menjawab
__ADS_1
"g*a dah bertanggung jawab sama dia, dia ngga luka dan l*h tau dia itu cewek munafik yang baru g*a temuin"
kata randra kepada Alex dan Alex pun penasaran akhirnya bertanya lagi
"munafik? maksud l*h gimana coba jelasin?"
kata Alex tak lama pun randra menjelaskannya dan betapah marahnya Alex saat randra menjelaskannya bagaimana perempuan itu mau tidak marah karna cara tanggung jawab randralah sangatlah salah dan Alex pun menjelaskan dimana kesalahan randra tapi randra tidaklah merasa bersalah malah randra dendam dengan wanita tersebut karena gara gara wanita tersebut randra dengan kekasihnnya bertengkar bahkan kekasihnnya ya itu Zahra tidak mau untuk bertemu lagi dengan randra malah mengakhiri hubungan dengan randra, dan randra jangan di tanya lagi dia sudah kesal dan dendam dengan wanita tersebut,
"g*a akan membasalasnnya, dan g*a akan bikin wanita tersebut ancur hidupnnya"
ucap randra yang masi bisa di dengar oleh Alex tak lama pun Alex bersuara,
"jika itu cara l*h semoga berhasil, dan g*a harap l*h ngga sampai g*la bikin dia menderita, dan semoga l*h nyesel, di kasih tau malah ngelel terserah l*h deh cape g*a"
tutur kata alex memberi nasihat kepada randra namun randra hanya menganggukkan sajah tapi Alex takut randra berbuat di luar akal sehat, tapi Alex bisa apa semua hanya randralah yang tau....
bersambung.....
__ADS_1