(Permata Hati),Air Mata Aisyah

(Permata Hati),Air Mata Aisyah
fart7


__ADS_3

malam hari sebelum pernikahan, tiba tiba sang supir dengan terburu buru, masuk ke rumah bagas


dan bagas yang melihat pun langsung bersuara


"ada apa rio"


kata bagas yang melihat rio tergesah gesah tak lama ayah bagas pun bersuara


"rio ada apa kau seperti, menyembunyikan sesuatu"


kata ayah bagas dan rio yang mendengar pun diam


deg,,,


"bagai mana ini apahka, aku harus jujur, tapi kalo aku jujur aku ngga tega liat bagas sedih tapi klo aku diam sajah percuma juga besok juga bagas pasti sedih"


rio yang masi terdiam tanpa bersuara suasana ruang tengah jadi tegang tak lama datanglah wanita paru baya yang usiannya sudah kepala empat, berjalan ke arah mereka sesampainya wanita paru baya itu di depan tiga orang itu wanita itu merasa suasanah yang berbeda tak seperti biasa nya terutama rio yang sedari tadi diam tak lama pula wanita itu bersuara


"ini ada apa, mengapah suasanah jadi setegang ini, mengapah, dan kamu rio kenapah seperti orang yang sedang menyembunyikan sesuatu"


ucap sang wanita yang tak lain adalah bunda bagas, tak lama pula ayah bagas bersuaraa


"tau nih, bunda tadi rio, tergesah gesah datang kesini seperti mau menyampaikan sesuatu, tapi pas di tanya diam sajah, seperti orang yang sedang menyembunyikan sesuatu"


perkataan ayah bagas yang bingung akan tingkah rio tidak seperti biasanya beginih gini


"rio jawab jujur ngga biasanya l*h kaya gini"


kata bagas bagas memang dekat dengan rio rio juga yang selaluh menemeni bagas kemanapun dia pergi kecuali ke luar negri rio tak ikut karna dia sibuk nganter ayah bagas, ayah bunda bagas baik kepada rio bahkan mereka nanggung biaya sekolah adek rio, tak tanggung sampai di situh keluarga rio pun di tanggung meski rio hanya supir tapi mereka tak pernah menilai itu, mereka pikir semua itu sama ngga ada yang beda di mata allah,


deg,,,,


"apa yang harus aku katakan, apa baik nya aku jujur sajah bahwa tadi aku melihat calon istri bagas, di bandara dengan seorang pria serta dia bawa kompar seperti kaya orang mau kabur"


dalam hati rio rio masi diam dilema harus menjawab jujur atau tidak

__ADS_1


"rio jawab pertanyaan saya, kenapah kamu ko seperti orang yang ketakutan mengatakan sesuatu"


kata bunda bagas,,, bagas dan sang ayah yang masi bingung kenapah dengan rio ada apa tak biasanya anak itu berbeda


tak lama pula rio mikir dan telah di putuskan dia akan memberi tau kepada semuahnnya, dari pada keluarga bagas besok malu karna sang penganten kabur


"tadi rio, ke bandara untuk menjemput adik sepuluh, rio tuan nyonyah, tapi ketika rio sudah sampai di bandara tanpa sengaja rio melihat calon istri bagas, bersama pria dan rio pun mau mendekat tapi belom sempat rio mendekat, lelaki itu berbalik rio kira itu bagas tapi ketika dia berbalik, ternyata itu bukan bagas dan calon istri bagas pun membawa komoper yang besar serta lelaki itu, rio pun mengikuti mereka sayang nya pas beberapa menit, rio kehilangan jejak mereka, tuan nyonyah".


perkataan rio pun sontak membuat tiga mata itu terkejut bagai mana tidak terkejut calon penganten pergi dengan lelaki lain tak lama pula bagas menghubungi seseorang yang bagas percaya untuk mencari keberadaan alya dan tak lama pula orang itu pun bilang kalo bener, tadi siang calon istri bagas kabur dari rumah nya,,,


bagas yang mendengar pun kaget kesel kecewa marah semua campur aduk bagai mana tidak kesel sang calon istri yang di cintai nya di jaga nya sejak lama pergi entah kemana lebih parah nya lagi sang calon istri pergi bersama pria lain,,,,


bagai mana nanti kata orang CEO yang di hormati orang terkaya di dunia ini gagal menikah karna sang calon penganten lebih memilih pergi bersama pria lain bagai mana jika media tau,, bagai mana ayah bunda nya mau di taruh di mana wajah mereka tak lama pula bagas mikir untuk membatalkan pernikahannya dengan alya, biarkanlah orang lain berkata apa biarkanlah media tau, yang jelas dia cukup kecewa dengan semua ini dia marah tak lama pula bagas bersuara


"baiklah ayah bunda, mau tidak mau bagas akan membatalkan pernikahan bagas dengan alya malam ini"


sontak perkataan bagas membuat sang bunda serta ayah nya terkejut, bagai mana tidak terkejut bagas dengan mudahnnya bilang mau membatalkan pernikahannya esok hari segala persiapan sudah tersedia, bukan tak mau rugi tapi mereka tidak mikir mau rugi tidak nya tapi ini menyangkut nama baik mereka, mau di taruh di mana wajah mereka berdua, bagai mana nanti jika orang orang tau jika anak mereka gagal menikah, karna sang calon penganten kabur sehari sebelum pernikahan, bagai mana jika media tau orang terkaya di Indonesia anak nya gagal menikah, dan sang calon istri kabur bersama pria lain,ancurlah nama baik mereka


lama berdiaman akhirnya bunda bagas buka suara


perkataan sang bunda pun di anggukan oleh ayah bagas dan bagas bingung bagai mana mau menikah sedangkan sang calon istri kabur"


bagas pun buka suara, kalo nanya kemana rio setelah bilang itu semua rio enak malah kabur membuat suasana tegang,,,


"bagaimana bagas, bisa nikah bunda sementara alya sudah kabur entah kemana"


perkataan itu lolos dari bibir bagas sambil menahan amarahnnya,,, tak lama pula sang ayah menyambungkan perkataan bagas


"iyya bunda bagaimana anak kita bisa, nikah sementara sang penganten pergi"


perkataan sang ayah membela anak nya lalu sang bunda pun berpikir tak lama timbulah ide aneh tapi jika di pikir pikir sang bunda jujur hati nya kurang sregg,, dengan alya karna penampilannya serta pakaiannya yang kekurangan bahan


"bagai mana jika kamu menikah dengan adik nya alya, aisyah"


sontak perkataan itu membuat dua orang itu soak bagai mana tidak ide itu sungguh g"la, aisyah adennya alya terlebih lagi aisyah sudah bertunangan, tak lama ayah bagas buka suara, ide g*la istrinya itu bener bener

__ADS_1


"bunda, bagai mana bagas bisa menikah dengan aisyah, aisyah sajah sudah bertunangan, bahkan mereka mau nikah"


perkataan suamih pun membuat sang istri marah tak lama bagas bersuara


"tidak bunda bagas tidak akan, mau menikah dengan aisyah"


perkataan bagas sukses membuat sang bunda, emosi tak lama sang bunda buka suara


"mau tidak mau, kamu harus mau bunda tidak mau menanggung malu, bagai mana jika teman2 bunda tau dan media tau pokoknya bunda tidak mau tau kamu harus mau"


perkataan sang bunda yang sudah emosi membuat dua lelaki itu diam bagas pun memikirkan perkataan sang bunda bener juga mau tidak mau dia harus mau bagas pun buka suara


" tapi bunda bagai mana dari pihak, keluarga aisyah apahka mau"


kata bagas tak lama di jawab oleh sang bunda


"urusann itu biar nanti, bunda dan ayahmu yang urus pokoknya mau tidak, mau harus mau"


perkataan sang bunda tegas bagas yang melihat itu pun pasrah dan bersuara


"baiklah, bunda bagas bersedia menikah dengannya"


perkataan bagas membuat dua pasangan suamih istri itu tersenyum dan mengucap terima kasih


kini setelah perdebatan yang panjang lebar bagas pun sudah di kamar sambil melamun bagai mana tidak melamun, sang kekasih yang sudah lama di pacarinnya di jaga di cintai di sayangi, tapi pas tiba hari yang di tunggu tunggu malah pergi bersama pria lain lelaki mana yang tak sakit hati


"aku akan balaskan dendamku kepada adikmu, akan ku buat dia menderita"


kata hati bagas yang berbicara



**bersambunggg,,,,,


hy ka jangan lupa dukungannya ya, jangan lupa likennya komennya votetnnya biar aku semangat nulis,,, hehehe,,, selamat pagi**

__ADS_1


__ADS_2