
sementara itu di tempat lain tepatnnya suasana Masi di Bali, kali ini Aisyah dan Bagas sudah di rumah sakit menunggu giliran, untuk memeriksa Aisyah yang tiba tiba sakit
dan sekarang tibalah giliran Aisyah untuk di periksa oleh dokter,
"ada keluhan apa ya, buu"
ucap sang dokter kepada Aisyah, tak lama di jawab oleh Aisyah
"saya,,,"
baru sajah Aisyah mau berbicara tapi Bagas yang langsung menyambungkannya
"ini dok,, tadi istri saya mual,mual tidak seperti biasannya"
ucap Bagas kepada sang dokter tak lama sang dokter pun menjawab
"coba ibu berbaring, di sini akan saya cek,"
ucap sang dokter kepada Aisyah dan Aisyah pun menurutinya Aisyah berbaring tiba tiba sang dokter memberikan sesuatu kepada perutnnya dan di lihat di USG, tak lama sang dokter pun bersuara
"wah,, ada dua kantong di sini buu, pak lihat ini ada dua janin di dini,"
kata Bu dokternya kepada kedua pasangan suami istri itu kemudian dua suami istri itu Masi diam dan sedang memikirkan, tak lama sang suami lah yang bersuara
"maksud dokter, istri saya hamil"
kata Bagas yang bertanya kepada sang dokter karna Bagas sama sekali tak menyangka
terlihatlah senyum di bibir dokter cantik itu tak lama sang dokter bersuara
__ADS_1
"iyya pak, lebih tepatnnya kembar, dan usiannya baru dua Minggu,selamat untuk bapak dan ibu akan menjadi orang tua"
perkataan sang dokter pun sontak membuat Bagas dan Aisyah bahagia apa lagi Bagas yang notabenenya ingin sekali punya anak kembar akhirnya terhujud kemudian sang dokter pun bersuara lagi
"di jaga baik baik ya pak, istrinnya karna mengandung bayi kembar tidak sama seperti mengandung bayi satu"
ucap sang dokter kepada Bagas dan Bagas pun menjawab
"iyya dok makasih sarannya, saya akan menjaga istri saya 24 jam pulll"
sontak perkataan Bagas pun membuat Aisyah bersuara, berbisik ke telinga Bagas
"lebay,,"
ucap Aisyah berbisik ke telinga Bagas dan Bagas yang di bisiki pun tersenyum jail,, dan Bagas pun berbisik lgi ke telinga aisyah
"maksud aku dua empat jam bukan itu sayang, tapi, dua empat jam hmmss, tau dongk, hahaha"
"hmmss,"
deheman sang dokter pun membuat keduanya menjadi terkejut terlebih lagi Bagas yang tadinya berbisik kepada Aisyah tapi bisikannya agak kenceng otomatis kedengaranlah dikit mah, dan Bagas pun bersuara agar tak menjadi cangguh dengan dokter, menghilangi rasa malunnya
"ma,,, maaf dok, kami terlalu bahagia sampai tak menyadari adannya dokter"
perkataan Bagas kepada dokter tersebut dan kemudian sang dokter pun bersuara
"tidak apa apa pak,"
ucap sang dokter tak lama Bagas pun mulai bertanya,
__ADS_1
"dok, bagaimana jika melakukan hubungan suami istri,"
pertanyaan Bagas kepada sang dokter tak lama sang dokter pun menjawab
"tidak apa apa pak, asalkan posisi aman untuk, melakukannya, terutama buatlah nyaman untuk istri Andah, agar sang bayi juga aman"
kata sang dokter pun tak lama sang dokter memberikan hasil Poto USG,
"ini pak buu hasil tadi USG,, sepertinya dia cowok cewek"
perkataan sang dokter pun membuat Bagas tersenyum dan Aisyah tersenyum sambil meneteskan air mata
"ya Robb, terima kasih atas apa yang telah kau titipkan kepadaku, insyah Allah akan aku jaga, dan semoga mas Bagas tidak akan berubah, lagi semoga atas kabar ini mas Bagas bisa menerima aku di hatinya, walaupun aku tau saat ini di hati kecil mas Bagas Masi ada nama ka Alya, namun ku tahu kau yang maha membolak balikan hati manusi"
kata hati Aisyah sambil meneteskan air mata di iringi rasa bahagia, ternyata Allah Masi baik kepadanya meski awal nya Aisyah di benci Bagas tapi Allah Masi baik kepadanya hingga mengubah dari benci menjadi sangat menyayanginya sekarang, namun Aisyah Masi ragu takut suatu saat kebahagiaan ini hancur karna orang ketiga, tapi Aisyah yakin jika memang jodoh pasti akan bersatu kembali,
dan Bagas pun tak menyangka sama sekali akan ada dua pasang anak kembar
"ya rob,, terima kasih atas apa yang kau titipkan kepada kami, insyah Allah akan aku jaga titipanmu ini,"
kata hati Bagas,, tapi Bagas sedih pasalnnya dulu dia sangat ingin sekali memiliki anak kembar dengan Alya tapi Tuhan berkehendak lain,,,
Bagas yang melihat Aisyah menangis pun langsung menghapus air matanya dan memeluknya,,, sambil berkata
"terima kasih sayang,,"
di kecup kening Aisyah kemudian mereka berdua langsung berlalu, pergi dari rumah sakit tersebut sambil mengucapkan terima kasih kepada dokternya yang baik memberi nasehat kepada kedua pasangan ini
__ADS_1
bersambung,,,,