[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
Pemilihan Sekertaris Yang Cocok


__ADS_3

Hari pertama bekerja sebagai CEO, Rong Rong bangun pagi-pagi sekali dan langsung berangkat ke kantor. Ia berangkat menggunakan mobil Ferarri modifikasi kesayangannya itu. Dirinya sudah tidak sabar untuk segera memilih sekertaris yang cocok baginya.


"brumm brumm!" terdengar suara mobil yang datang menuju parkiran.


"Ah pagi yang cerah di sambut dengan hari yang menyenangkan." Ucapnya sambil keluar mobil.


"Selamat pagi nyonya boss!" Di pintu masuk ia di sambut oleh satpam yang berjaga di situ.


"Ya pagi!"


Ia berjalan menuju lift yang di sediakan untuk CEO, dan langsung di layani oleh nona lift di sana.


"Eh anak baru kamu? Kok aku baru lihat?" Melihat gadis yang sedang melayaninya tersebut.


"I iya nyonya CEO,saya di pekerjakan kemarin barusan." menjawab dengan gugup.


"Eh aku ini masih muda lohh,panggil aja aku Presdir seperti karyawan yang lainnya. Kamu bekerja baik-baik yah di sini." Ucap Rong Rong

__ADS_1


"ba baik Presdir. Sebenarnya saya, apa saya boleh meminjam uang pada Presdir? Tapi tapi tenang saja anda bisa memotong gaji saya setiap bulan kok." berbicara dengan nada gugup.


"Memangnya mau pinjam berapa?" Tanyanya serius.


"10 juta Presdir, saya mau gunakan untuk biaya operasi papa saya. Kata dokter ia harus di operasi segera,kalau tidak segera di operasi takutnya nyawanya tidak tertolong." mulai terlihat murung.


"Baiklah ini aku kasih cek 12 juta kamu pakai aja,gpp biar papamu tertolong." sebenarnya dalam hati Rong Rong ia sedang merindukan papinya yang entah di mana sekarang. Makanya ia membantunya secara cuma-cuma.


"Tidak, saya tidak bisa menerima uang secara cuma-cuma,kata mama kalau kita masih mampu kita tidak boleh menerima uang begitu saja dari orang lain." mencoba menolak pemberian presdirnya itu.


"Ba baiklah terimakasih atas kebaikan Presdir." menunduk berterimakasih.


"baiklah saja kerja dulu ya! Kalau ada kekurangan bilang saja sama saya nanti."


"i iya terima kasih."


Rong Rong berjalan menjauh meninggalkan lift. tak lama kemudian salah seorang manajer menemuinya bahwa waktu perekrutan anak magang akan segera di mulai.

__ADS_1


"Presdir silahkan untuk segera menuju ruangan perekrutan." ucap manajer teresebut.


"Baiklah!" berjalan menuju ruang perekrutan. Dan langsung memulainya.


" Se selamat pagi Presdir!" salah satu kandidat sudah masuk ke dalam ruangan.


"Okey perkenalkan dirimu,semua tentang identitas kamu,bakat kamu,terus hal jahat apa yang pernah kamu lakukan,juga intinya sebutkan semuanya lah!" berbicara sok anggun padahal ia bingung harus menanggapi kandidat yang bertele-tele seperti gadis di depannya itu.


"Nama saya Clara, berasal dari keluarga pas-pasan. Ayah saya bekerja sebagai dosen di universitas luar negeri dan sedangkan ibu saya bekerja sebagai pianis, ia termasuk dalam rangking 5 pianis hebat. Saya sendiri berasal dari universitas terkemuka yang tempat nona Presdir bersekolah. Berbakat dalam hal-hal mencari gosip, dan gosip yang pernah viral Minggu lalu itu adalah gosip yang saya buat. Bobby dalam bermain segala jenis alat musik dan melukis. Dan masih lagi." Sebelum Clara menyelesaikan bicaranya sudah di potong oleh Rong Rong.


"stop stop, dari bakatmu aku sudah tau,bahwa kau ke sini bertujuan untuk masuk ke perusahaan berita milikku. Dan baiklah kau akan ku jadikan pemimpin redaksi utama di sana nanti. Okey selanjutnya!" Tanpa basa-basi Rong Rong melanjutkan perekrutan nya.


"Baik terma kasih sudah mewujudkan impian saya Presdir,saya undur diri."


"Emm Hay!" Seorang laki-laki tampan dan bermuka ganteng juga memiliki tubuh seksi masuk ke ruangan perekrutan.


"Eh?"

__ADS_1


__ADS_2