[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
Kenangan Masa Kecil Xun Yang Kelam


__ADS_3

*Di Dalam Kelas


"Ehh? Xun kamu tahu dari mana kalau Rong Rong itu tidak punya ayah?" Tanya salah seorang temannya Xun.


"Papa bilang sama aku, kalau nyonya Ning itu di tinggal oleh seorang laki-laki yang telah menghamilinya, bukankah berarti Rong Rong adalah anak haram bukan?" Jawab Xun.


"Wihh ternyata hanya banyak uang, orang tuanya Rong Rong adalah seorang wanita jalang."


"Apa itu wanita jalang?"


"Wanita jalang adalah wanita yang bermain dengan banyak pria dan sering main ke bar." Jawab Xun.


"Wah menjijikkan sekali."


"Iya iya menjijikkan."


Suasana kelas menjadi riuh karena kabar Rong Rong anak haram dan Ning Zhan adalah seorang wanita jalang. Karena takut akan di bully Rong Rong buru-buru pulang setelah pelajaran selesai.


"Nona? Kenapa wajah anda terlihat lesu? Apa ada yang menyakiti anda?" Tanya pelayan yang menjemputnya di depan gerbang.


"Ihh ga ada kok paman, ayo pulang huahh pelajaran hari ini sangat melelahkan." Jawab Rong Rong.


"Ah oh oke. Silahkan masuk nona." Membuka pintu mobil.


"Hem." Ucapnya singkat.


"Duh nona kenapa ya?" Batin sang pelayan.


*Tempat Xun


" Anak tak tahu di untung apa kamu melakukan sesuatu hari ini?" Ucap ayahnya Xun.


"Ayah, Xun hari ini membully Rong Rong haha." Ucapnya dengan gembira.


"Dasar gadis jalang! Plakk!!" Teriak ayahnya sambil menampar Xun.


"Hiks ayah, Xun salah apa?" Memegang pipi yang di tampar ayahnya.

__ADS_1


"Apa kamu masih punya otak? Dia berasal dari keluarga Ning, keluarga terkaya di sini? Apa kau mau ayah di buat jadi gembel olehnya?"


"Ayah maafkan Xun hiks."


"Besok minta maaf padanya, kalau tidak jangan harap kamu dapat jatah makan selama seminggu."


"Iya ayah,Xun minta maaf."


Xun adalah gadis kecil yang tanpa marga. Meskipun dia anak seorang pengusaha, dia tidak pernah mendapat kasih sayang karena wajahnya yang terlalu mirip ibunya. Ibunya seorang gadis bar dan alasan ayahnya Xun dan ibunya pisah karena dia berselingkuh di depan matanya. Itulah mengapa Xun tidak pernah di sayang oleh ayahnya.


*Keesokan paginya


"Huhh Rong Rong sialan, aku harus minta maaf padanya, dan$-$_#__+#(#&$-$)#" Berjuta-juta ungkapan mengutuk keluar dari mulut Xun.


"Hai Xun, kita akan bully Rong Rong lagi gak?" Sambut sahabat Xun.


"Gak deh, ayah marah sama aku gara-gara ngebully Xun." Jawabnya dengan lesu.


"Huhh yaudahh, kita langsung ke kelas aja yuk? Aku mau kasih kamu sarapan pagiku."


"Emang apa?"


"Wahh? Makan siang pake bekalku."


"Bekalmu apa hum?"


"cupapi monyenyo, canda. Bekalku Roti gandum sama roti keju dari Francis."


"Wah wahh? Bekalmu dobel? Kok tumben?"


"Iya ayah lagi baik hari ini." Senyum tipis.


"Yaudah ayok ke kelas." Merangkul bahunya.


*Sampai kelas


"Halo?"

__ADS_1


"Hai." Jawab Ning Rong Rong.


"Ehh Rong Rong, aku minta maaf buat yang kemarin kalau gamau maafin yaudah." Ucapnya dengan nada datar.


"Iya iya, Rong Rong maafin kok."


"Yaudah." Pergi ke tempat duduk.


"Xun kenapa minta maaf?"


"Jatahku dobel karena aku di suruh ayah minta maaf sama Rong Rong, tapi gpp cuma minta maaf kok."


"Waduhh pantesan makananmu lumayan mewah hari ini. Oh iya tadi papa bilang sama aku, katanya aku suruh ajak kamu main ke rumahku kalau boleh, kamu mau?" Tanyanya.


"Wahh? Iya iya Xun mau, nanti Xun izin sama ayah ya. Kita pulang bareng aja."


"Iya weh. Kamu tenang aja, soal gantinya pakai punyaku dulu kita kan seukuran."


"Wuhh makasihh."


"Sama-sama hehe."


"Ehh Bu guru datang Bu guru datang."


"Selamat pagi anak-anak." Sambut gurunya.


"Selamat pagi ibu guru." Ucap murid-murid serentak.


"Baiklah hari ini.."


*Pulang Sekolah


"Wahh halo bibi halo paman supir." Teriak Rong Rong menghampiri 2 orang yang menjemputnya.


"Rong Rong tumben pulangnya cepet?" Tanya bibi pelayan.


"Ahh iya bibi,hari ini cuma ada pelajaran olahraga."

__ADS_1


"Owhh gitu ya? Yaudah buruan pulang yuk hari ini nyonya pulang lebih awal."


"Wahh? Asyik akhirnya Rong Rong bisa makan siang sama mami."


__ADS_2