![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Besoknya adalah hari menjelang pesta perayaan. Semua sejak subuh tadi sudah sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Sedangkan Nan Shi Xi dan Ning Rong Rong hanya terdiam melihat semua orang kesana-kemari, mereka tidak di perbolehkan untuk melakukan pekerjaan apapun agar bisa terlihat lebih fit saat pesta di mulai nanti.
"Mi aku bantu menghias ya?" Merengek.
"Hey tak usah duduk diam di sini saja ya sama menantu mama daripada nanti kau kelelahan." Jawab Ning Zhan
"Ahh." Mendesah.
"Mamer kalau aku sama Rong Wu jalan-jalan boleh kah?" Tanya Shi Xi ke Ning Zhan.
"Oh boleh boleh boleh, jaga diri ya, oh ya Rong jangan lupa bawa pengawal bayanganmu oke kalau ada bahaya nanti gimana?"
"Baik mi, aku udah kabari kapten pengawal." Mulai memiliki mood yang baik.
"Yaudah sana pergi."
"Ngoghey!"
Lalu mereka bersiap-siap untuk jalan-jalan bersama, mereka tak tau mau pergi ke mana.
"Oh iya Xi kita pergi ke mana ya?" Tanya Rong Rong
"Engg gatau, tadi aku ngelihat kamu lesu di dalem rumah aku ajak aja keluar gitu biar ga bosen hehe." Jawab Shi Xi.
"Kamu enaknya ke mana?" Tanyanya.
__ADS_1
"Kalau aku tinggal nurut sama Rong Rong aja." Jawab Shi Xi.
"Kita ke perusahaan Channel milikku aja, aku udah lama ga ke sana sejak sadar dari koma, rasanya rindu sekali dengan semua yang ada di sana."
"Baiklah sayang kita ke sana." Shi Xi langsung menekan gas mobilnya itu menuju perusahaan.
*Sesampainya di perusahaan Channel
"Selamat datang kembali Presdir!" Saat masuk ke dalam ia langsung di sambut para pegawai yang bekerja di sana.
"Iya, udah la."
"Xixi!" Belum menyelesaikan bicaranya tiba-tiba ada seorang gadis yang berteriak sambil berlari memeluk Shi Xi.
"Hey siapa kamu? Jangan pegang-pegang, Rong Rong aku aku jijik dengan gadis yang menyentuhku tanpa seizin dariku!" Shi Xi terlihat sangat jijik dengan wanita yang barusan memeluknya.
"Kenalin aku Caca, pacarnya Shi Xi." Bertingkah sok imut dan polos.
Semua orang yang di kantor bengong dan kaget akan ucapan gadis itu, jelas-jelas Ning Rong Wu jauh lebih cantik darinya dan ia juga tuanangan dari Nan Shi Xi namun gadis itu malah mengaku pacarnya Shi Xi, mereka menganggap dia tak tahu diri.
"Oh pacarnya ya, kenalin aku Ning Rong Wu tunangannya Xi." Tatapan dingin dan penuh kebencian.
"Woy orang rendahan kayak kamu tuh ga pantes buat Xi, dia itu cocoknya sama orang kayak aku gini. Keluargaku aja orang paling kaya di negara Ning, penghasilannya dalam sebulan aja 600 juta sedangkan kamu udah pakaiannya jelek ga merias diri dengan benar ngaku-ngaku tunangannya Xi lagi." Bertingkah angkuh dan pamer.
"Oh orang terkaya di negara Ning? cihcih!" Salah seorang karyawan meremehkannya, karena gaji satu bulan dari seorang asisten CEO lebih besar 3× lipat dari penghasilan keluarga gadis yang bernama Caca di negara Ning.
__ADS_1
"Heh diem kamu! Karyawan aja belagu banget!" Gadis yang bernama Caca itu mulai marah.
"Maaf ya saya sudah lama jadi manajer di sini dan asal kau tau hajiku sebulan di sini 100 juta lebih tinggi dari penghasilan keluargamu!" Karena tak mau di rendahkan manajer itu memamerkan gajinya dalam sebulan itu belum termasuk bonusnya.
"Oh orang terkaya di negara Ning ya? Kenalin Orang tuaku bernama Ning Zhan dan Zhang Jiangwu yang membeli negara Ning dan yang menghidupi semua orang di sana. Oh iya tepatnya aku CEO di perusahaan Channel ini juga, makanya cantik kalau ada berita itu di baca, jangan cuma di skip doang!" Melepas jaket yang sempat ia pakai saat perjalanan tadi dan melemparnya sambil memperlihatkan dress branded yang di kenakannya.
"Kau kau namamu Ning Rong Wu, ada kata Ning juga Wu? Tak mungkin kau putri dari tuan pemilik, kau ngaku-ngaku ya!" Mulai gerogi dan gagap.
"Oh ga percaya ya? Oke aku telfon mami dulu." Karena sudah di buat marah olehnya, Rong Rong dengan sengaja mengeluarkan HP mahalnya.
"Uh HPnya iPhone 12? Jangan-jangan bener, tas kecil yang ia pegang aja itu terlihat edisi terbatas. Duh cari mati aku." Berkata dalam hati.
"Hallo mami, ada warga negara Ning yang cari masalah samaku di kantor, hiks hiks putrimu ini di bully olehnya." Bertingkah manja dan berpura-pura menangis.
"Mana sayang? Biar aku bicara." Maminya Rong Rong marah dong mendengar bahwa putri kesayangannya itu di bully.
"Nih, kamu pasti hafal kan dengan suara nyonya Ning Zhan?"
"Hey gadis brengsek, berani sekali kau hina putriku, dia adalah putri dari keluarga terkaya nomor 1 di dunia. Kau berani-beraninya membully dia, kau cari mati hah? Dalam 3 detik saja aku bisa buat keluargamu dan kamu tidak punya apapun, bahkan sehelai kain pun tak punya!" Berbicara dengan nada yang tinggi karena marah.
"Nyo nyonya Ning, maafkan saya. Saya tidak tahu bahwa dia adalah putrimu." Berbicara dengan gugup.
"Mulai detik ini kau dan keluargamu akan jadi golongan keluarga miskin!" Ucap Ning Zhan.
"A am, baiklah nyonya saya akan menuruti perintah anda, silahkan cabut aset yang anda berikan." Mencoba menolak tapi tidak berani karena takut kalau dia akan benar-benar tidak memiliki sehelai kain pun untuk di pakai.
__ADS_1
"Baiklah, sekarang kau sadar? Betapa hebatnya keluarga Ning? Oh iya lupa kakek dan nenekku akan pulang kalau mereka mendengar aku di bully mungkin kau tak akan bisa hidup sampai besok." Kejam.
"Baiklah maafkan saya nona Ning!" Memberi hormat dan berlari pergi dengan terbirit-birit.