[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
#40


__ADS_3

Telinga mereka berdua terasa berdenging karena terlalu banyak mendengar omelan Sky Lin.


"Padahal kita cuma terjatuh kenapa kau marah-marah seperti mamaku?"


"Iya kita cuma jatuh kok!"


"Cuma jatuh kepalamu! Kalau bayi Rong Rong kenapa-kenapa gimana? Aku harus tanggung jawab? Dasar pasangan gila!" Sky Lin dibuat marah habis-habisan oleh mereka berdua.


"Dahlah Sky, Aku gapapa kok. Kita pulang duluan ya nanti di cariin mama, lagipula kamu itu kenapa pakai acara menculik aku segala!" Ucap Rong Rong sambil berdiri.


"Yuk sayang kita pulang, nanti di cariin mama loo."


Mereka melakukan kegiatan seperti hari-hari biasanya, karena Rong Rong sedang hamil jadi ia minta cuti dulu. Untuk urusan kantor akan di ambil alih sementara oleh Zhang Jiangwu. Begitupun dengan Shi Xi ia terus-terusan menjaga istri kesayangannya, bahkan saat istrinya ngidam ia rela keluar rumah jam 1 malam untuk membelikan apa yang di inginkan oleh Rong Rong. Juga untuk proses melahirkan Rong Rong, keluarganya sudah menyiapkannya entah itu dokter yang akan membantu proses melahirkan ataupun ruangan untuknya semua sudah dalam kendali. 9 bulan telah berlalu, pukul 6 pagi Rong Rong sudah merasakan adanya reaksi bahwa dia akan segera melahirkan, segera ia di bawa ke rumah sakit.


*Di rumah sakit

__ADS_1


"Aduhh sayang, huft huftt perutku ahhh!" Teriak Rong Rong sambil ngos-ngosan merasakan sakit yang luar biasa.


"Sayang kamu yang tenang ya!" lagaknya sok tenang padahal Shi Xi merasa tegang karena sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah


*Ruang tunggu


"Ahh papa aku grogi sekali, sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah."


"Xi aku dulu juga se-grogi kamu saat melihat sang istri melahirkan, masih mending kamu di tunggu oleh keluarganya sedangkan aku? Hanya aku sendiri yang duduk di ruang tunggu, terus-terusan menunggu Ning Zhan selesai bersalin." Zang Jiangwu mencoba menenangkan Shi Xi.


"Tapi bagaimanapun aku ini masih anak muda yang berumur 23 tahun juga ini pertamakali aku merasa grogi seperti ini."


"Oekkk Oekkk oek oekk!" Setelah mendengar suara tangisan tersebut, entah kenapa Shi Xi tambah grogi saja.


"Ahh itu suara bayi? Pa aku akan jadi ayah,ha haha." Rasanya seperti mimpi namun kini Shi Xi sudah benar-benar menjadi seorang ayah dengan memiliki anak kembar.

__ADS_1


*Dokter keluar dari ruangan


"Siapa di antara kalian yang suaminya? Sekarang anda boleh masuk namun bergiliran, takutnya nanti akan menggangu ketenangan pasien." Ucap dokter lalu pergi.


Mendengar kalau sudah di bolehkan untuk memasuki ruangan Shi Xi dengan terburu-buru ingin melihat keadaan istrinya.


"Sayang kita sudah punya anak sekarang, anak kita kembar satunya laki-laki yang satunya lagi perempuan." Tersenyum sambil mengelus kepala istrinya.


"Benarkah? Kalau gitu kita beri nama mereka siapa?" Tatapan Rong Rong yang begitu berbinar binar mendengar kalau anaknya kembar beda gender.


"Emm karena anak kita kembar mereka harus menyandang marga Nan juga Ning? Ahh bagaimana ini?"


"Gimana kalau gini, anak kita yang laki-laki bernama Ning An Nan yang perempuan Nan An Ning, bagaimana?"


"Wahh bagus juga baiklah kalau begitu mereka sudah punya nama sekarang. Dan lagi aku akan memberi nama panggilan buat mereka untuk si cantik kita panggil Euis itu artinya cantik dan untuk yang laki-laki kita panggil...?" Shi Xi berhenti karena masih memikirkan namanya.

__ADS_1


"Eiden! Ya nama itu lumayan bagus hehe."


"Ah iya benar itu saja."


__ADS_2