[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
Sifat Tersembunyi Rong Rong


__ADS_3

"Baiklah,kalian lumayan juga hari ini,tapi sebaiknya kalian liburan saja dulu. Agar keluarga tidak terlalu merindukan kalian. Hari ini ganti dengan pengawal bayangan saja!" ucap Rong Rong dengan tegas.


"Baiklah nona saya akan menghubungi ketua pengawal bayangan!"


***


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pengawal bayangan yang telah di tentukan oleh Rong Rong tiba.


"Beri hormat untuk nona muda!" salah seorang ketua pengawal bayangan menyuruh anggotanya untuk memberi hormat.


"Hormat kepada nona muda!!" Mereka berkata dan menunduk serentak.


"Baiklah kalian pengawal biasa boleh berkemas dan pulang ke rumah kalian masing-masing. Dan kalian pengawal bayangan! Apa kau bersedia menggunakan nyawa kalian untuk melindungiku?"


"ya nona kami bersedia!"


"baiklah kalian kawal aku dari jauh saja agar tidak terlalu mencolok,juga panggil 2 penembak jitu untuk persiapan. Aku sudah merasakan hari ini akan ada pembunuh profesional yang di kirim musuh. Huhh sudah lama aku tidak merasakan kebencian musuh!" Rong Rong kini mulai meningkatkan kewaspadaannya terhadap sekitar.


"nona kali ini aku akan mengirim 1 pembunuh profesional dari prajurit bayangan,agar keamanan nona muda lebih terjamin!" usul wakil ketua.


"Baiklah kalau dengan begini mungkin akan terasa lebih nyaman. Oh ya siapkan 2 pistol mini tak terbatas milikku!"

__ADS_1


"Baik,akan saya laksanakan nona!"


Ternyata Rong Rong bukan hanya pandai dalam materi tapi ia juga pandai dalam praktek. Ia sudah lama diam-diam belajar menjadi pembunuh profesional juga seorang ahli menembak. Karena keluarga yang begitu kaya,Rong Rong mau tidak mau harus pandai mengatur strategi juga pandai membela diri.


***


"Ini,nona. Ehmm nona semua sudah siap di tempat nona bisa berjalan-jalan memancing target!"


"Huhh ide bagus,aku juga sudah lama tidak memakai pistol ini, he he he he! Padahal aku tadi hanya mengejar pencopet tapi kenapa jadi merasa khawatir ya? Oh iya lupa kalian berdua ikutlah aku! Aku mau mengembalikan tas milik nyonya tadi." Ucap Rong Rong


"Baiklah nona!"


Akhirnya Rong Rong yang di dampingi puluhan pengawal tersembunyi juga dua pengawal pengiring Rong Rong kembali untuk mengembalikan tas yang di copet tadi.


"Nyonya ini tas milikmu,juga saya sudah mendapatkan kembali uang milikmu!" Rong Rong mengulurkan tangannya kepada nyonya yang di tolongnya itu.


"Terimakasih nak,kalau saya boleh tau siapa namamu?" Nyonya tersebut penasaran siapa nama anak muda yang sudah menolongnya itu.


"Ehmm,maaf ya nyonya saya harus pergi dulu dan ini tambahan 100 juta untuk nyonya, semoga bermanfaat ya. Kalau kita berjumpa lagi saya akan memberitahukan nama saya. Sampai Jumpa lagi nyonya!" Rong Rong berjalan menjauh dari nyonya tersebut karena tidak ingin identitasnya terungkap.


"Wahh sungguh anak yang baik,aduhh aku harus segera ke rumah sakit. Eh sebentar! Sepertinya tasku ada bercak darah? Gadis itu terlihat baik-baik saja, apa dia membunuh pencopet itu? Huhh sepertinya gadis jaman sekarang sudah mulai menjadi pembunuh." Wanita tersebut berjalan menuju mobilnya yang terparkir di pinggir jalan,lalu mengemudikannya.

__ADS_1


***


"Target sudah mulai terlihat, Bagian 1 apa sudah bersiap?"


"*Ya ketua! Kami di sini sudah membawa 2 pembunuh profesional,kemungkinan kali ini kita berhasil membunuhnya."


"Baiklah jika*.....dorrr!" suara tembakan terdengar dari ponsel ketua pembunuh.


"Heh,pembunuh rendahan!" Pengawal bayangan milik Rong Rong sudah memulai aksinya.


"Oh tidak,perhatian untuk semuanya kita harus bersiap, ketua kita sudah ketahuan oleh pengawalnya. Lebih baik untuk kita berwaspada!" Ucap salah satu pemimpin pembunuh tersebut.


"Hey pembunuh sialan, kalau kalian mau membunuh seharusnya memperhatikan target kalian!" Terdegar suara seorang gadi dari telinga mereka.


"Ughh gawat kita ketahuan! Jika kau cari mati baiklah akan ku kabulkan sekarang...dor dor dor dor!" terdengar suara tembakan amat nyaring di telinga Rong Rong.


"Wah kalian tidak menyangka kan? Kalau aku Ning Rong Rong ini pandai berkelahi juga pandai memakai pistol? Hngg,kalian bisa tertembak oleh pistolku ini merupakan suatu kehormatan bagi kalian!"


"Dor dor dor,aku tidak peduli,tugasku kemari hanya untuk membunuhmu saja dan mendapatkan gaji yang amat besar! ha ha ha."


"Hngg... Sungguh naif! Dor Dor dor!"

__ADS_1


Mereka langsung terbunuh oleh tembakan yang di luncurkan oleh Rong Rong.


__ADS_2