![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Setelah mengambil makanan dari dapur Shi Xi membawanya ke kamar agar Rong Rong makan. Dia gembira sekali bisa melayani istrinya yang sedang hamil. Saat masuk kamar ia kaget karena di kamar itu Rong Rong tidak ada.
"Ah Rong Rong dimana kamu?" Setelah berteriak begitu masih saja tidak ada yang merespon.
"Di mana gadis nakal itu? Eh apa ini, nomor telepon? Huh coba aku telepon saja deh." Mencatat nomor yang tertera di kertas yang ada di atas kasur.
"Haloo?"
"Halo tuan muda Xi, istrimu ada padaku sekarang, kalau kau menginginkannya maka datanglah ke gedung kosong yang ada di pinggiran kota. Tutut!" Setelah berbicara orang yang berbicara di telepon tersebut langsung mematikan teleponnya.
"Ehh, sial bagaimana bisa Rong Rong di culik? Ini kan rumah Ning penjagaannya ketat bahkan di loteng saja ada yang menjaga, cihh sudahlah aku akan pergi ke pinggir kota dulu." Mengenakan jas dan mengambil kunci mobil.
"Ehh Xi mau ke mana?" Tanya Ning Zhan.
"Oh mami aku mau cari Rong Rong,dia marah sama aku terus kabur. Kalian tidak perlu khawatir aku akan segera membawanya pulang." Menjelaskan sambil lari me uju parkira mobil.
"Ehh dasar anak muda zaman sekarang, marahan dikit aja langsung ngilang." Gumam Ning Zhan.
*Sesampainya di pinggir kota.
"Gesit juga kau ternyata!" Ucap seorang laki-laki yang bersandar di depan pintu masuk.
"Heyy mana istrku?"
__ADS_1
"Kau akan memberiku apa sebagai gantinya?"
"Aku akan memberikan apapun yang kau mau asal biarkan aku pulang bersama istriku." Shi Xi mulai marah.
"Oke sekarang berikan mobilmu dan ponselmu, maka aku akan biarkan kamu pulang bersama istrimu."
"Apa kau gila ini di hutan, dan sebentar lagi langit akan gelap. Bagaimana kalau ada serangan hewan buas?"
"Itu sih urusanmu, aku hanya ingin mobilmu yang mewah dan ponselmu itu."
"Apa tidak ada permintaan lain? Bagaimana kalau kamu biarkan aku pulang lalu aku akan memberimu uang 1 miliyar?"
"Negosiasimu lumayan, tapi itu tidak semahal mobil itu."
"Aku punya cukup banyak uang tapi aku tidak punya mobil, memalak 1 mobilmu itu sudah untung bagiku."
"Kenapa uangmu tidak kau buat beli mobil?"
"Aku tidak suka menghambur- hamburkan uang."
"Kenapa kau alasan saja itu membuat Nan Shi Xi ini marah." Geram
"Hey tapi aku ingin mobilmu, kalau kau tidak berikan mobilmu itu padaku istrimu tidak akan pernah kembali."
__ADS_1
"Huhh cepat kembalikan istriku padaku, atau aku akan menggunakan kekerasan padamu. Bukhh!" Memukul pria yang ada di hadapannya dengan sangat keras.
"Ohh santai broo!" Mengusap darah.
"Sky Lin hentikan sekarang." Suara familiar.
"Ehh Rong Rong istriku untuk apa kau memanjat gedung setinggi itu?" Shi Xi menoleh ke atap gedung.
"Rong Rong aku hanya ingin mengetes kesetiaan suamimu saja."
"Kau kenal istriku?" Tanya Shi Xi.
"Iya aku kenal dia teman sekolahku dulu, kenalin aku Sky Lin hehe. Maaf membuatmu marah barusan."
"anak anj*"
"Sayang tangkap aku huhuuh." teriak Rong Rong saat menjatuhkan diri dari atap gedung 4 lantai.
"Hey apa kau kira ini di kehidupan dulu, bagaimana kalau tulangku remuk?"
"itu tak akan terjadi hehe."
"brukk!"
__ADS_1
"dasar dua orang gila, hey kau ini hamil kenapa masih ugal-ugalan? Apa kau tahu itu membahayakan bayimu?®¢™¥°{#&$&+#&$-$+" Memarahi Nan Shi Xi dan Ning Rong Wu seperti memarahi anak kecil