[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
Pulang Bersama Eren Dan Limi #2


__ADS_3

*Di dalam mobil


"Rong Rong rumahmu masih jauh ya dari sini?" Tanya Limi.


"Sebenarnya tidak jauh sih tapi di jalan biasanya ada orang yang siap-siap buat nyergap kita, jadi kita ambil jalan memutar." Jawabnya dengan santai.


"Hah? J-jadi Kao Kita lewat sini bakal aman kan?"


"Limi tenang saja, asal ada nona pistol limited edition ini kamu bakal baik-baik aja."


"Eh iya aku lupa, kamu ga hanya hebat dalam berbisnis ataupun membuat obat, tapi juga hebat dalam pertarungan."


"Ehh Rong Rong pinter nembak?" Karena baru mendengar hal ini, Eren langsung bertanya kepada Rong Rong.


"Iya, mau tanding? Aku juga ahli penembak jitu." Jawabnya.


"Ahh Rong Rong ga asik, aku mana berani nantang orang yang serba bisa seperti dirimu? Eh, k-kita wahh ini taman rumahnya gede banget? wihh rumahnya juga udah kelihatan." Tidak jadi melanjutkan pembicaraannya tadi Eren akhirnya sibuk melihat pemandangan indah yang ada di depan matanya.


"Hihihi selamat datang di rumahku."


"Rong Rong rumahmu seperti istana impian para wanita, wahh."

__ADS_1


"Ahh kalian terlalu memuji, haha. Yaudah ayo turun udah sampai nih." Keluar dari mobil.


"Ah, oh baiklah."


Mereka semua turun dari mobil dan masuk ke dalam rumahnya Rong Rong.


"Ehh Rong Rong udah pulang? Ayo sini sini." Sambut mertuanya Rong Rong.


"Loh yang di belakang kalian siapa?" tanya mertuanya.


"Oh Hay om Tante, saya Eren teman barunya Shi Xi dan Rong Rong, dan ini istri saya namanya Limi." Melangkah maju dan memperkenalkan diri.


"Ohh temennya ya? Selamat datang hehe, jangan lupa nginap di sini ya, soalnya rumah ini jarang kedatangan tamu hehe." Maminya Rong Rong yang baru muncul menyambut kedatangan mereka dengan ramah.


"Santai saja oh iya biar kita gendong bayi kalian, dan kalian bisa makan dulu pasti kalian lapar kan?"


"Iya ma, Shi Xi udah laper banget. Ayo ke ruang makan kita makan bareng-bareng." Ajak Shi Xi.


"Iya gendongin putriku sebentar ya Tante dan makasih."


"Haha gadis manis, tidak perlu berterima kasih. Santai saja." Jawab Ning Zhan.

__ADS_1


Mereka pergi ke ruang makan untuk makan bersama. Hari sudah mulai gelap, semua orang pergi ke kamar masing-masing begitu juga dengan Eren dan Limi, karena mereka menginap di sana mereka tidur di kamar tamu keluarga Ning.


*Malam Hari


"Tok tok tok! Tok tok tok!" Suara ketukan pintu dengan cepat terdengar dari pintu utama. Mendengar itu pembantu keluarga Ning.


"Iya siapa ya?"


"Syusshhh." Seperti angin kencang yang menerpa pembantu itu.


"Ehh? Apa yang lewat barusan?" Si pembantu ternganga di depan pintu.


"Kakak eeei kakak ipar, kak buka pintunya. Haduhh mana mereka ini kata asistenku tadi sudah pulang haduhh."


"Jegrek!" Suara pintu terbuka.


"Ehh? Bulu kudukku merinding seperti ada hawa membunuh." mengelus-elus lengannya sendiri dan setelah Nan Bo menoleh ke belakang ia menjadi kaget sekaligus takut.


"Haii adik kecilku, ada perlu apa? Atau kau ingin pelajaran tambahan dari kakakmu ini?" Senyum dingin dan menyeramkan terlihat dari muka Nan Shi Xi.


"Hahaha anu itu kak, kakak ipar katanya sudah pulang hehe apa dia sudah baikan hehe." Ucap Nan Bo.

__ADS_1


"Kau mengganggu kami tengah malam begini hanya untuk menanyakan hal itu? Apa itu terlalu penting?" Ucapan yang keluar dari mulut Nan Shi Xi semakin menyeramkan di mata Nan Bo.


"Ahh tidak aku tidak akan menggangu ketenangan kalian, ah sampai jumpa besok pagi kak tidur nyenyak ya!" Berlari terbirit-birit ke kamarnya.


__ADS_2