![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
*Jalan menuju Ruangan Rong Rong
"Memang pantas kamu berasal dari keluarga Nan, ruangan aja khusus di VVIP." Kata Eren
"Ahh aku masih kalah sama kamu, kamu bisa menduduki peringkat 10 besar pengusaha sukses dengan usahamu sendiri. Sedangkan aku hanya tinggal mewarisi dan mengembangkan milik keluargaku saja."
"Hehe biasa saja, sebenarnya tanpa bantuan dari istriku aku tidak bisa menduduki 10 besar."
"Eh kita udah sampai ayo masuk."
"Ayok!"
"Kreekk!" Membuka pintu dengan pelan-pelan.
"Hallo ka... Gilak, dia istrimu Xi?" Kaget akan kecantikan yang terpancar dari wajah Ning Rong Rong.
"Iya kenapa emang? Jangan di culik loo."
"Sayang dia siapa?"
"Kenalin sayang dia Eren, baru aja kita ketemu."
"Ohh Hay Eren,aku istrinya Xi, Ning Rong Rong."
"Kakak cantik kamu pakai produk apa? tanganmu yang begitu halus meskipun sudah hamil selama 9 bulan dan sudah melahirkan namun kelembutan kulitmu tidak bisa di bandingkan dengan bumil manapun." Memegangi tangan Rong Rong bagai penggemar gelap.
"Hahaha, aku tidak pernah memakai produk manapun."
__ADS_1
"Ehh aroma obat? Kakak cantik berasal dari dinasti mana?"
"Hah?" Kebingungan dan menoleh ke arah Nan Shi Xi.
"Dia juga berasal dari zaman kita."
"Owhh, aku berasal dari zaman Kaisar Shen Tang dan namaku Yixuan pada saat itu."
"P-putri Yixuan? Seorang putri yang pernah pergi memimpin perang di perbatasan sekaligus memenangkannya? Juga tidak ada hal yang tidak bisa ia lakukan? Putri aku adalah Kaisar Sowa, Ehem aku biasanya di anggap sebagai kaisar pendiam namun cabul."
"Ahh kaisar Sowa? Ha-ha-ha kau yang memiliki ratusan selir di haremmu?"
"I-iya."
"Sudahlah aku bukan lagi sang putri yang di puja semua orang, sekarang aku hidup di zaman modern yang di takuti dan di hormati oleh semua orang." Menghela nafas.
"Ohh iya namamu Ning? Wahh nona pemimpin, aku sudah bosan di negaraku. Sekarang aku tinggal di kompleks bulan."
"Huftt, istriku melahirkan namun aku tidak bisa menemaninya ke dalam jadi aku memutuskan untuk merokok, ehh aku malah ketemu dengan Xi."
"Dari eksperimu sepertinya saat menuju kesini istrimu marah kan? Dan dia tidak mau kamu temani hingga saat hatimu merasa sedih kamu pergi merokok untuk meredakan kesedihanmu."
"Kakak cantik bisa membaca perasaan?"
"Tidak, bagaimana aku meninggalkan bakatku di masa lalu? Apa yang tidak ku ketahui di masa lalu? Aku dulu mengorbankan masa tuaku untuk kecerdasan. Makanya aku mati muda, meskipun tidak di bunuh oleh Xi aku akan tetap meninggal di usia muda."
"Eh di bunuh?"
__ADS_1
"Iya aku dulu mengorbankan hidupku untuk bisa bersama dengannya setelah bertemu."
"Wahh hidup kalian berdua begitu rumit ya?"
"Tidak apa-apa meskipun rumit tapi akhirnya kita bisa bersama." Tersenyum.
"Huftt baiklah aku akan menemui istriku. Sampai jumpa."
*Setelah Eren pergi
"Sepertinya ada yang kamu sembunyikan darinya?"
"Aku bisa melihat masa depannya." Jawab Rong Rong
"Eh bukannya kecerdasanmu dari masa lalu sebagian di segel?"
"Tapi kalau melihat masa depan orang yang berasal dari masa lalu aku bisa."
"Dan kenapa kamu terlihat sedih?"
"Saat berusia 15 tahun putrinya akan pergi ke zaman di mana dia berada."
"Kenapa bisa?"
"Dia punya takdir Phoenix, nanti malam saat dia lahir langit Huaxia akan di penuhi oleh Aurora."
"Bagaimana mungkin Aurora bisa muncul di Huaxia? Apa jangan-jangan karena takdir Phoenix nya?"
__ADS_1
"Iya benar!"
"Hah kasihan Eren, dia akan kehilangan putrinya di masa depan nanti."