[RALAT] SYLPHY

[RALAT] SYLPHY
Pengawal Hantu


__ADS_3

"Nona saya sudah membawa 2 pengawal hantu ke sini, dan mereka berdua yang paling profesional." Ucap kapten pengawal bayangan.


"Tingkat apa mereka?"


"Diamond, mereka sudah berkontribusi terhadap nona. Mereka tidak sengaja mendapat informasi tentang musuh nona yang menghilang selama 1 tahun itu."


"Oh? Baiklah apa yang kalian dapat."


"Kami tidak sengaja mendapat informasi tersebut saat kami melakukan pelatihan pertama di hutan, musuh nona akan membangun kamp militer di pegunungan Xi'an. Tujuan mereka hanya menggulingkan posisi nona sebagai nona terkaya nomor 1 di dunia."


"Bagus, nanti kalau kerjamu bagus aku akan memberimu bonus."


"Terima kasih nona."


"Baiklah kita berangkat sekarang, kalian cukup duduk di kursi belakang. Aku khawatir walau kalian profesional tapi tidak bisa menyetir sehandal diriku."


"Baik nona." Jawab mereka dengan patuh.


Merekapun segera berangkat ke pinggiran kota, Ning Rong Rong yang duluan bersama 2 pengawal hantu itu melajukan mobilnya dengan kencang. Sedangkan di pinggiran kota bos yang di maksud Xun sudah datang.

__ADS_1


"Kamu kamu kamu?" Ucap Shi Xi sambil mengingat-ingat muka pria yang berdiri di hadapannya.


"Kau mengenaliku?" Tanya pria tersebut.


"Kenal kayaknya wehehe, tapi gatau sih." Jawabnya sambil mengangkat bahu.


"Sesantai itu kau? Kamu ini di culik loh?" Tanya pria itu dengan heran.


"Boss kan sudah saya bilang dia terlalu memalukan sebagai pria." Sahut Xun yang sudah jengkel sedari tadi.


"Ohh aku ingat, kau Frederick musuh Rong Rong yang hilang selama 1 tahun? Iya kan?"


Ternyata orang yang menculik Shi Xi memang benar Frederick, musuh yang selalu mengganggu Rong Rong sejak duduk di bangku SMP. Awalnya mereka berteman bahkan bersahabat namun sejak pernyataan cinta Frederick di tolak oleh Rong Rong ia mulai menjahilinya bahkan mengganggu hidupnya sampai sekarang.


"Mukamu terlihat di buku album Rong Rong makanya aku tahu."


"Apa? Dia?"


"Iya dia memasang fotbar kalian waktu SMP, dan aku tahu kalau kamu Frederick itu karena di tulisin nama kamu. Cihh membuatku cemburu saja."

__ADS_1


"Hah? Kamu cemburu?"


"Iya sebelum ada fotoku dan dia, fotomu menjadi satu"nya lelaki di album Rong Rong cihh."


"Hahahaha, gatau mau seneng atau benci. Yang jelas kamu sandera sekarang ini."


"Ga di kasih makan kah? Aku lapar tadi mau makan kembang gula malah di culik huhh."


"Astaga! Xun bungkam mulutnya! Ini bukan kamar hotel." Pergi ninggalin ruangan.


"Ganteng sih tapi sayang, mulutnya luwes banget haha." Membungkam mulut Xi dengan tali lagi.


"Wwy wet wey! Uftt uftt! Ufufuuff fufuffuu!Translate: Wey wey weyy! Tunggu dulu! Jangan bungkam aku!" Shi Xi mencoba untuk berteriak namun usahanya sia-sia karena mulutnya sudah di bungkam dengan kain oleh Xun.


"Heh mulut beracun!" Memalingkan wajah lalu pergi.


"Huhh tunggu saja Rong Rong pasti akan segera sampai di sini, setelah ia sampai sini kalian pasti akan habis!" Batinnya.


Benar seperti yang di katakan Xi tadi, 5 menit kemudian Rong Rong datang ke rumah mewah di pinggiran kota itu. Dengan muka yang masam dan aura membunuh pekat itu keluar dari tubuh Rong Rong, pengawal yang ikut bersamanya saja sampai gemetaran di buat merinding olehnya.

__ADS_1


"Kembalikan suamiku!" Teriak Rong Rong setelah keluar dari mobil.


__ADS_2