![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Sesampainya di rumah mereka berencana mengadakan pesta Minggu depan untuk merayakan pertunangan Nan Shi Xi dan Ning Rong Wu.
"Bagaimana paman?" Tanya Rong Rong.
"Ah di rumah ini saja lagipula rumah ini kalau di isi orang 2000 pun juga masih muat." Jawab Yelu.
"Ning Zhan? Apa tidak apa-apa?" Tanya Zhang Jiangwu.
"Tak apa apapun yang putriku suka aku juga akan suka." Jawabnya.
"Baiklah begini tadi aku dan Shi Xi sudah berdiskusi, kalau kita akan mengundang teman-teman dari universitas kami dan orang-orang kantor sama temen kalian gimana?" Tanya Rong Rong.
"Oye papi akan ajak keluarga papi juga, dan kau Ning ajaklah keluargamu kemari!" Ucap Zhang Jiangwu.
"Baiklah nanti aku juga akan mengabari Ibu dan ayah." Ucap Ning Zhan
"Baik-baik kita sudah sepakat, pesta di adakan 5 hari ke depan ya. Lagipula di rumah kita sudah ada koki profesional juga pelayan semua sudah profesional, dan satu lagi mereka semua bisa mendekor rumah ini hehe, jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi." Ucap Rong Wu.
"Rong Rong kita cari gaun untukmu ya!" Ajak Shi Xi.
"Wahh oke aku juga akan memilihkan celana dan jas untukmu,pokoknya kamu harus pakai yang baru semua, akupun."
"Eh tapi aku pakai yang lama saja, aku pengen beliin kamu yang baru-baru!" Jawabnya.
"Ehem kalau kau tak mau pakai yang baru kau mengenakan gaun lagi saja huh." Mencoba membujuknya dengan sedikit marah.
__ADS_1
"Baiklah apapun yang kau mau huhh!" Mendesah mengalah.
"Haha suami takut istri, di rumah Xi sangat patuh dengan ibunya sekarang di sini sangat patuh dengan istrinya. Oh putraku ini!" Ucap Nan Yelu sambil menertawakan putranya.
"Yelu, lihat wajah pasrahnya sangat mirip denganmu waktu di paksa istrimu untuk punya dua anak!" Selang Zhang Jiangwu.
Setelah mendengar ucapan papinya tadi Rong Rong langsung bertanya.
"Eh papi, Shi Xi punya adik kah?" Tanyanya.
"Iya dia punya adik namanya Nan Bo. Dan nama ibunya Xi itu Xin Yuan. Ingat ya Rong Rong itu nama ibu mertuamu,hehe!" Yang menjawab Yelu.
"Wah gitu pa?" Jawab Rong Rong dengan muka yang imut.
"Oh tidak! Pantas putraku terpikat, dia memang secantik bidadari!" Berakting terjatuh.
"Hey meskipun aku ini gendut tapi bisa membuat bibit unggul, huh!" Merajuk.
"Canda gendut, he he he." Ucap Jiangwu.
"Dahlah sekarang udah malam, lebih baik kita makan dulu dan papa sama Xi nginap di sini saja." Sambk menarik tangan Shi Xi untuk mengajaknya makan malam.
"Eh eh!" Ketarik dan hampir terjatuh.
"Baiklah kamar ini sudah habis jadi Shi Xi dan Rong Rong satu kamar saja. Lagian kalian sudah tunangan!" Ning Zhan mencoba menyatukan mereka.
__ADS_1
"Uhh!" Seketika mereka terdiam sambil muka memerah dan tersipu malu.
"Hey papi dan mami dulu baru pacaran aja udah sering tidur bareng loh,hihi!" Memasang muka tak bersalah.
"Zhan kenapa kau memberitahu putri kita?" Jiangwu sedikit marah dan muka memerah.
"Hey hey apa kau lupa kita dulu sangat nakal, bagaimana kalau nanti malam buatkan Ning adik." Menyosor muka Jiangwu dan bertingkah sok imut.
"Eh eh? Eh telur bawa istrimu kemari biar kau tak sendirian terus." Mencoba untuk mengelak.
"Ah kau sungguh tak asik!" Pura-pura marah agar bisa membujuk.
"Nanti malam anget anget-anget an oke? Kamu jangan marah." Membisikkan ucapan yang membuat Ning Zhan merasa senang.
"Oke!" Dia tidak jadi marah.
"Baiklah Wu sebenarnya istriku sekarang sudah sampai." Ucap Yelu
"Ah papa di mana adiknya Xi? Aku ingin bertemu dengannya." Setelah Rong Rong mengucapkan kata-kata itu Yelu malah diam.
"Putriku Rong Rong, Nan Bo kabur dari rumah karena dia tidak mau di dandani jadi perempuan seperti Shi Xi. Dia tinggal di luar negeri sekarang."
"Waw, okey kalau waktunya nanti aku dan Shi Xi menikah papa harus suruh Nan Bo pulang ya." Ucap Rong Rong.
"Baiklah Rong Rong,nanti kalau kamu dan Shi Xi akan menikah aku akan mencoba menghubungi Nan Bo."
__ADS_1
Setelah itu mereka makan bersama. Dengan tamu yang baru datang yaitu mamanya Shi Xi, makan malam mereka menjadi ramai dan sangat menyenangkan.