![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Yak Sheril gatau mau ngasih judul apa buat eps. Kali ini, yah intinya kalian baca saja okey hehe.
Pagipun telah tiba,saat membuka matanya...
"Huaahh!" Menguap sambil membuka matanya.
"Pagi cantik." Shi Xi yang sudah terbangun sejak tadi menggoda Rong Rong yang baru bangun tidur.
"Ah brengsek! Bruk!" Karena kaget tanpa sengaja ia mendorongnya hingga terjatuh dari tempat tidur.
"Ah sayangku kenapa kau mendorong aku,aduh punggungku." Merintih kesakitan karena jatuh tadi.
"Aduh Xi apa ini sakit? Maafin aku,tadi aku kaget." Merasa bersalah.
"Rong Rong ini sakit sekali rasanya, yaudah gapapa kamu mandi terus ganti baju aja dulu aku mau duduk di sini."
"Eh iya baiklah."
Setelah itu Rong Rong meninggalkan Shi Xi yang masih kesakitan itu.
*Beberapa menit kemudian
"Xi ayok aku bantu papah kamu, kalau kita ga sarapan mereka nanti khawatir." Memapahnya sambil berjalan menuju ruang makan.
Sesampainya di ruang makan, semua orang sudah di sana dan orang dua mereka terbengong melihat mereka.
"Eh? Semalem kerja keras kamu kak? Sampai jalan saja di bantu tunanganmu he he he." Ledek adiknya Shi Xi.
__ADS_1
"Lho, kamu adiknya Shi Xi? Ah iya namamu Nan Bo,wah gemoy banget kamu." Karena melihat adiknya Shi Xi yang sedikit lebih gemuk itu, Rong Rong langsung melepaskan Shi Xi dan pergi untuk mencubit pipi adiknya. Namun,,
"Ah gemoy banget kamu,ututut kapan kamu kemari?"
"Gubrak, aduhh sayangku! Kau melepaskan aku begitu saja aduhhh!" Merintih kesakitan karena terjatuh lagi.
"Oh tidak Xi sayang! Maafin aku abis adikmu itu gemoy banget, apa ini sakit? Adudu aku bantu kamu jalan ke meja makan dulu ya."
"Shi Xi sepertinya semalam kamu sangat bekerja keras." Ucap mamanya Xi.
"Eh kerja keras ngapain ma?"
"Kamu semalem cuma tidur?" Tanyanya lagi.
"Iya ma, Rong Rong semalem tidur duluan, aku juga nyusul tidur!" Menjawab dengan muka biasa-biasa saja.
"Ku kira mereka itu mewarisi sifat kita,ternyata polos semua hadehh."
"Yaudah ayok makan,nanti aku akan temani Rong Rong cari gaun." Ucap Shi Xi dengan tenang.
"Wow Xi kamu nanti beli baju ya?"
"Sayangku kalau aku ga beli gimana?"
"Xi pokoknya harus belii yaa!" Berekspresi lucu sambil memanyunkan bibirnya.
"Cup!" Karena gemas dengan kekasihnya itu ia langsung saja menciumnya di depan orang tua dan adik mereka.
__ADS_1
"Eh?" Semuanya kaget dong! Termasuk para pelayan dan 3 pembantu baru yang sering di ajak Rong Rong jalan-jalan.
"Itu baru kakakku hehe." Nan Bo berkata agar tidak jadi canggung.
"Xin Xin putra kita ternyata sama saja denga kita hehe." Ucap Nan Yelu
"Waww, putriku sudah di ambil orang lain Ning:v" Ucap Jiangwu.
"Wu sepertinya tinggal putri kita yang polos." Kata Ning Zhan
"Xi kau ada-ada saja, ini banyak orang lohh!" Manyun dan malu.
"Abisan sayangku ini imut banget, hehe!" Mencubit pipinya.
"Ahh aku kan jadi Malu."
"Rong Rong kenapa kau malu? Dulu aku tak kenal malu hehe!" Menghibur Rong Rong agar tak jadi marah sama Shi Xi.
"Yelu! Plokk" Xin Yuan menamparnya.
"Xin Xin sayang, kenapa kau menamparku ini sakit huhu!" Mengelus-elus pipinya yang di tampar tadi.
"Kau biarkan anak muda tumbuh dewasa dengan sendirinya."
"Xin sayang, kenapa kau bicara tidak nyambung?"
"Tak lahh tadi cuma bercanda sayang, hehe!" Senyum manis menggoda.
__ADS_1
"Baiklah baiklah."