![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
"Hah baiklah sayang, marahlah marahlah sepuasnya kau boleh memukulku jika kau tidak puas hanya dengan mendiami aku. Kau juga boleh memukulku hingga berdarah bahkan hingga aku masuk rumah sakit sekalipun, aku akan diam asal kamu puas dan tidak marah lagi setelah melakukan semua itu." Ucapnya dengan pasrah.
"hiks hiks."
"Ayolah sayang maafkan aku." Ucapnya lagi sambil meneteskan air mata.
"Baiklah cukup kali ini saja, tapi aku ada satu syarat." Rong Rong yang diam sambil menangis sedari tadi akhirnya membuka suara.
"Apa? Apapun akan aku lakukan asal kamu tidak marah lagi " Mendongak melihat ke arah Rong Rong dengan tatapan yang senang.
"Kau harus ikut kompetisi balap mobil besok dan kau harus mengambil juara 1 untukku, aku sudah mendaftar atas namaku namun aku akan meminta merubah namanya nanti agar di ganti dengan namamu. Kualifikasinya sudah aku ikuti Minggu lalu kau hanya tinggal ikut lomba besok." Jelas Rong Rong.
"Baiklah sayang, aku akan ikut i apa maumu tapi kau harus melihatku besok."
"Iya aku akan melihatmu aslah kamu juara 1."
"Hahah terima kasih sayang, I Love You So Much." Saking gembiranya Shi Xi memeluk Rong Rong dengan erat dan mencium keningnya.
"Iya." Jawbnya dengan singkat sambil mengusap air mata di wajahnya.
“Yaudah, sayangku harus makan dulu biar besok bisa nonton aku ikut pertandingan buat nyemangatin aku. Nih aku suapin” Mengambil sesendok lalu menyodorkannya ke istri kesayangannya.
__ADS_1
"Akk."
"Aemm." Memutar balikkan sendok yang hampir di makan oleh istrinya ke mulutnya sendiri.
"Ihh Xi, gatau aku marah lagi." menyilangkan tangan dan menengok ke arah lain.
"Iya sayang bercanda hehe,nih ak." Menyodorkan sesendok makanan lagi.
"Akk emm." Kali ini rencana Shi Xi untuk mengerjainya gagal karena tangan Shi Xi di pegangi oleh Rong Rong.
"Ahh pegangnya jangan kenceng kenceng." Teriaknya karena kesakitan.
"Makanya jangan ngerjain aku, huh!"
"Cium palamu, udah sini aku makan sendiri aja huh!" Merebut kotak makan yang di pegang Shi Xi.
"Aduh, lama gw ketemu kamu loh si kecil sudah pengen." Ucapnya sambil merengek.
"Dih, paling juga udah cari lobang lain." Jawabnya dengan sinis.
"Mana ada yangk, kan aku cuma sayang kamu. Heh yaudah aku mau mandi dulu, di sini ada piyama kan?"
__ADS_1
"Ada, yang di keranjang udah kotor jangan di pakai." Teriak Rong Rong dari tempat tidur.
"Iya deh iya."
*20 Menit kemudian.
"Gubrak! Ning Rong Rong!" Teriak Shi Xi sambil membanting pintu kamar mandi.
"Apa?" Tanyanya dengan polos seperti tanpa dosa.
"Bwahahaha, Xi kamu terlihat gagah sekali haha, itu terlihat cocok denganmu ahahah." Rong Rong terus-terusan menertawakan Shi Xi yang memakai piyama berwarna pink dengan gambar hello Kitty.
"Ahh kamu sengaja kan?!"
"Mana ada? Ahahaa!" Tertawa terbahak-bahak melihat suaminya itu.
"Ow ow, apakah nona berminat untuk melakukan sesuatu yang intim dengan om?" Menindih tubuh Rong Rong.
Melihat Shi Xi yang baru selesai mandi dengan rambut basah membuatnya tergoda. Satu demi satu tetesan air dari rambutnya membasahi muka Rong Rong, apalagi Shi Xi terlihat sangat tampan dengan rambut yang basah dan tubuhnya wangi menggoda.
"Aku heran kenapa laki-laki setiap habis mandi wangi banget? Mana sabunnya cuma itu samponya sama, mandinga cepet lagi. Pake mantra apa sih yangk?" Tanya Rong Rong sambil memainkan rambut basahnya Shi Xi.
__ADS_1
"Itu rahasia laki-laki sayang." Mendekatkan bibir.
"Kyaa aku mau mandi dulu ah, ga asyik kalau ga mandi dulu. Bay bay sayang. Jderr!" Kabur secepat kilat menutup pintu kamar mandi sekilat petir.