![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Setelah di buat pingsan oleh Xun, Shi Xi di bawa ke pinggiran kota. Tempat itu biasanya di gunakan untuk menyekap seseorang, karena Xun sudah berhasil menangkap Shi Xi ia menelfon bosnya yaitu dalang penculikan di balik semua ini.
"Hallo? Tuan saya berhasil menculik prianya yaitu Shi Xi." Ucap Xun di telfon.
"Ahh baiklah kau bisa ambil sisa uangnya di kantorku, aku akan segera ke sana." Ucap bosnya Xun.
"Baiklah nanti saya ke sana."
"Tut tutt Tut..." telepon di matikan.
"Uftt uftt uftt!" Shi Xi yang sudah terbangun bingung karena mulutnya yang di bungkam dengan kain juga tangan dan kakinya di ikat dengan tali.
"Ohh pria ini sudah bangun ya? Bentar ya?" Membuka kain yang di gunakan untuk membungkam mulut Xi.
"hah! Kalian? Apa yang kalian lakukan padaku? Dan di mana Rong Rong?"
"Istrimu masih di dalam mall, kami malas menculiknya. Pasti baru di bius 5 detik dia udah sadar lagi." Jawab Xun dengan acuh tak acuh.
"Syukurlah, huhh." Lega.
"Kamu gak takut atau khawatir gitu?"
"Hemm? Aku kan tinggal diem di sini nunggu Rong Rong datang apa susahnya? Daripada melawan kalian ya kan?"
"Eh? Woy seharusnya kamu itu ngelawan karena kamu di culik! Bukannya santai-santai kayak dapet kamar hotel gratis!"
__ADS_1
"Istriku dapat di handal kan, ehehe aku tinggal menunggu saja huh!" Dengan tidak tahu malunya Shi Xi mengucapkan hal seperti itu
"Astaga! Terserah padamu lagipula bosku sebentar lagi akan sampai di sini."
"Bos? Siapa bosmu?"
"Nanti kau bakal tau sendiri."
"Cihh dasar, baiklah aku jamin Rong Rong akan datang ke sini 5 menit setelah bosmu datang."
"Agrhhh apa jiwa ke priaanmu itu hilang hah? Seharusnya kau malu karena istrimu yang menyelamatkan dirimu!"
"Yayaya tapi istriku itu hebat bahkan lebih hebat dariku kalau aku melawan kalian yang ada malah bikin repot."
"Dia udah pergi jauh? Cihh penculik macam apa dia itu percaya begitu saja apa yang aku ucapkan, dan dia tidak mematikan ponselku yang artinya Rong Rong akan sampai di sini setelah dia sadar kalau aku tidak ada." Ucap Shi Xi dalam hati.
*Mall
"Xi di mana ya? aku telpon aja kali?"
"Tuuttt tutt nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi..."
"Astaga di mana dia? Ehh tunggu dulu aku bisa melihat lokasinya."
Rong Rong segera memeriksa di mana lokasi Shi Xi dengan begitu ia akan mudah menemukannya. Tak lama kemudian ia berhasil menemukan lokasi Shi Xi, ia segera memanggil pengawal bayangan miliknya.
__ADS_1
"Nona? Ada perintah apa anda memanggil saya?" Ucap kapten pengawal bayangan.
"Siapkan peralatan kalian, dan lagi bawa pengawal udara. Cihh orang itu sudah mulai meluncurkan serangannya." Jelas Rong Rong.
"Baik nona, saya akan membawa 20 orang profesional dan 40 orang dalam proses latihan mereka akan datang di akhir jika kita kekurangan orang, bisa di sebutkan kalau mereka cadangan."
"Bagus kita ke pinggiran kota sekarang, aku ingin lihat seberapa jauh dia akan beraksi kali ini." Sepertinya Rong Rong tahu siapa orang itu.
"Apakah orang itu?" Tanya kapten.
"Iya dia yang hampir membunuhmu dan juga kakakmu. Aku juga hampir di bunuh olehnya, orang itu sangat ganas kita tidak boleh ada yang lengah." Jelasnya lagi.
"Baik nona, saya akan membawakan 2 pengawal hantu untuk mengawal anda."
"Ehh pengawal hantu?"
"Oh itu nona mereka adalah 6 orang profesional yang kami dapatkan dari perekrutan tahun ini dan lagi mereka bisa menyerang dari darat, laut, maupun udara. Ketahanan mereka terhadap peluru 20% di atas saya." Jelas sang kapten pengawal bayangan.
"Bagus, aku akan memberimu bonus 7 kali lipat dari biasanya."
"Baik saya akan memanggil mereka."
"Ahh sudah lama sekali aku tidak se semangat ini, musuhku yang paling berbahaya akhirnya muncul setelah 1 tahun menghilang."
...~Oh iya kakak" sekalian silahkan mampir di Chat Story terbaruku judulnya "Pernikahan Jebakan" di jamin kakak" suka dan ceritanya ga ngebosenin, terima kasih~...
__ADS_1