![[RALAT] SYLPHY](https://asset.asean.biz.id/-ralat--sylphy.webp)
Sudah hampir setengah tahun tapi Ning Rong Wu masih saja belum sadar. Nan Shi Xi mencoba menghubungi Yixuan yang masih dalam masa memulihkan diri lewat telepati, namun Yixuan tidak pernah menjawab telepati nya. Hal itu semakin membuat Nan Shi Xi khawatir meskipun belum menginjak waktu setengah tahun. Akhirnya Nan Shi Xi memutuskan untuk menghubungi keluarga Ning dulu dan mengajak mereka untuk menjenguk Ning Rong Wu.
* Rumah Ning Rong Rong
"Ah paman dan bibi mau menjenguk Rong Rong juga?" Tanya Shi Xi karena kebetulan bertemu di depan rumah.
"Iya Xi, bibi sangat khawatir dengan keadaan putriku. Kamu mau ke sana juga? gimana kalau bareng sama paman dan bibi aja?" Ucap maminya Rong Wu.
"Baiklah bibi kalian duluan saja aku masih ada yang mau di urus." Ujarnya.
Setelah melihat mobil mereka berjalan menjauh Shi Xi berusaha menghubungi Yixuan lewat telepati lagi.
"*Yixuan apa kau sudah pulih?" Tanya Shi Xi lewat telepati.
"Ya aku sudah pulih. Aku akan menempati tubuh Ning dulu, nanti aku akan berbicara dengan orang tuanya dulu!" Jawab Yixuan.
"Baiklah aku juga masih ada hal yang harus aku urus." Jawab Shi Xi.
"Sampai jumpa di rumah sakit." telepati akhirnya terhenti.
__ADS_1
*Mengambil* telepon
"Hallo siapkan 999 mawar merah yang masih segar, nanti antarkan ke depan rumah sakit. Dan mawar yang ke 1000 berikan kepadaku! Oh iya lupa sekalian antarkan cincin berlian yang aku minta waktu itu!"
"Baik tuan muda!" tut Tut telepon mati.
Pada akhirnya dia langsung mengendarai mobilnya itu untuk menuju ke rumah sakit dan melamar kekasih reinkarnasi nya itu. Sungguh hati tak sabar untuk segera bertemu dengannya, sampai ia mengendarai mobil dengan ngebut ngebtutan bagai seorang pembalap profesional. Dan sampailah ia di rumah sakit tempat Ning Rong Wu di rawat.
*Turun dari mobil dengan keren
"Wah wah tuan muda dari mana itu? ganteng banget!" salah seorang cewek yang melihatnya terkagum-kagum.
"Baiklah bawa dulu saja semuanya nanti setelah aku keluar berikan untukku okey!" Kata Shi Xi dengan semangat.
"Baik tuan muda!" Menunduk dan memberi hormat setelah itu langsung pergi.
"Rong Rong aku datang!" Berjalan dengan sangat cool dan elegan sehingga membuat semua orang di rumah sakit itu terpesona kepadanya.
*Sampai di ruang tempat Rong Rong di rawat
__ADS_1
"Paman, Bibi? Rong Rong sudah sadar?" Menanyakan keadaan kekasihnya.
"Eh Shi Xi? Rong Rong sudah sadar sejak tadi. Dari mana saja kamu? Dia dari tadi mencariku aja looh!" Ledek maminya Rong Rong.
"Ah mami,kenapa kau begitu,aku hanya menanyakan saja kenapa Shi Xi tidak datang bersama kalian!" Merajuk.
"He he he.." Tertawa kesenangan.
"Apa Rong Rong sudah boleh di bawa pulang hari ini?" Tanya Shi Xi lagi.
"Boleh saja kalau kau ingin membawanya pulang,tapi luka bagian dalam belum sembuh 100% jadi harus hati-hati dulu, jangan terlalu banyak aktivitas yang berat. Contohnya berhubungan badan!" Tiba-tiba dokter datang dan langsung menjawab pertanyaan Shi Xi.
"Ah dokter apa katamu? Aku sekali saja belum pernah melakukannya!" Seketika wajah Shi Xi memerah.
"Haha putraku memang selalu seperti itu kalau berbicara mengenai seks. Soalnya dari kecil identitas diri nya itu perempuan bukan laki-laki!" Datang lagi papanya Nan Shi Xi.
"Papa, kau selalu mengingatnya kalau tentang aku berdandan jadi perempuan!" Mukanya tambah memerah.
Seketika mereka merasakan kebahagiaan bersama-sama dan tertawa bersama. Bahkan Rong Rong yang masih sakit pun bisa ikut tertawa karena kelucuan mereka.
__ADS_1