
Dengan cepat Caca menandatanganinya tanpa ragu.
Dalam hatinya ia bersumpah akan mengambil semua yang dimiliki Nick.
*****
Setelah menandatangani berkas itu, Nick memerintahkan anak buahnya menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuh Caca. Ia pun tak bisa menghindar karena tubuhnya di pegang anak buah Nick dengan erat.
Nick segera pergi setelah mendapatkan apa yang diinginkannya, dia menyuruh anak buahnya berjaga di sana. Angel yang melihat Caca kesakitan tersenyum senang. Tapi tidak dengan Leon, dia tak bisa berbuat apa-apa dan melihat Caca dengan iba.
Walaupun ia marah terhadap Caca tapi perasaan cintanya masih ada untuk Caca.
Angel yang melihat Leon pun langsung menarik tangannya dan meninggalkan Caca sendirian di sana.
Saat ini Caca merasakan Euforia, perasaan senang berlebih.
Dan ia sulit untuk berpikir dan sulit untuk berkonsentrasi.
Nick menyuntikkan zat adiksi dengan dosis banyak yang berpotensi membuatnya kecanduan. Caca merasakan tubuhnya gemetaran, gelisah bahkan cemas.
Ia benar-benar tak berdaya.
Setelah kepergian mereka semua, Kesya keluar dari tempat ia bersembunyi.
Mereka tak menyadari bahwa ada seseorang yang mengikuti sampai gudang tua itu.
Kesya memakai masker dan masuk kedalam bangunan yang dijaga beberapa anak buah Nick.
Kesya tak ingin membuang waktu, karena Caca harus segera ditolong. Ia langsung melumpuhkan anak buah Nick dengan timah panas.
Kesya segera memapah Caca dan membawanya keluar dari tempat itu. Kesya membawa ke apartemennya.
__ADS_1
Ia tau Caca tersiksa karena obat itu, tapi ia sebenarnya tak ingin Caca menjadi pecandu jika ia memberikannya dengan dosis yang sedikit.
Esoknya Nick terkejut, saat kembali ke bangunan tua itu
mendapati pengawal yang menjaga Caca tewas. Caca juga menghilang, ia menduga tak mungkin Caca yang melakukan itu semua. Pasti mantan pengawal itu yang menolongnya" gumam Nick".
Dia langsung menyuruh anak buahnya mencari dan menghabisinya.
******
3 tahun kemudian
flashback on
Caca yang sudah tau identitasnya, merubah namanya seperti semula, yaitu Raya. Ia didampingi Kesya pun menyelidiki semuanya.
Caca juga mengingat apa yang diucapkan Nick tentang pengacara muda yang berada di Negara I, yang ingin
Ia segera mencari informasi tentang pengacara itu.
Raya bergerak cepat, ia meretas sistem keamanan pusat di perusahaan yang Nick pimpin.
Mengakibatkan kebocoran data, dan banyak kerugian yang dialami Perusahaan Nick. Raya menjual data perusahaan mereka kepada pihak lawan yang menginginkan Perusahaan Nick hancur.
Hasil yang di dapat Raya dan Kesya sebagian besar mereka sumbangkan untuk keperluan orang yang membutuhkan.
Raya ingin menghancurkan Perusahaan dan Markas yang Nick kuasai.
Walau Raya masih belum bisa lepas dari ketergantungan obat, ia mengurangi dosisnya tiap hari.
Terkadang membuat tersiksa, tapi ia berusaha menahannya.
__ADS_1
Pencarian Kesya dan Raya pun masih berlangsung hingga saat ini, tapi mereka sama sekali belum mendapatkan hasil.
Nick menduga semua yang dialaminya ini ulah mereka berdua.
Perusahaan Nick mendapatkan suntikan dana dengan menjual 40 persen saham milik keluarga Chaniago yang sudah ditandatangani oleh Raya.
flashback off
"Apa kalian tidak bec** mencarinya ? sampai saat ini bahkan sedikit pun ga ada kabar yang ku dapatkan ?" geram Nick.
Selama pencarian mereka belum menemukan hasil, bahkan saat ini pengiriman Senjata dan Heroin ke berbagai Negara terhambat karena polisi sudah mencium pergerakan mereka.
Siapa yang membocorkannya? Semua Hacker kita handal, tanya Nick.
Tangan kanan Nick hanya bisa menunduk, "Maaf Tuan".
Sepertinya ada yang yang lebih hebat dari hacker kita, Tuan.
Mungkin dia orang yang sama meretas semua jaringan Perusahaan kita, Tuan.
Saya mendengar Dia juga menyewakan jasa untuk beberapa Perusahaan yang berani membayar mahal Tuan, terang sang tangan kanan.
Tapi dia tidak langsung menyanggupinya, dia menyelidiki terlebih dahulu dengan siapa dia bekerjasama.
Hubungi dan temui dia, ajak kerjasama bagaimana pun caranya. Bayar mahal berapapun ia mau.
Maaf Tuan, itu akan sangat sulit. Kita tidak mungkin bisa menemui dia secara langsung.
Sombong sekali dia, memang sehebat apa dirinya?.
*****
__ADS_1