
Caca menunduk dan segera pergi, saat menutup pintu ia mendengar pembicaraan Nick yang membahas Leon.
Apa yang mereka rencanakan sama Leon? "pikir Caca"
Dikamar, Caca hanya bisa mondar-mandir berpikir bagaimana mengetahui rencana mereka. Sedangkan ia sendiri tak mempunyai komputer di kamarnya. Hp saja ia sembunyikan agar tak ketahuan oleh Nick dan anak buahnya.
*****
Baru saja akan duduk, pelayan sudah memanggil Caca.
"Non Caca, disuruh membuat minuman untuk Den Leon dan langsung dibawa ke ruang kerja tuan" kata bibi itu yang masih menghormati Caca.
" Baiklah bibi, terimakasih".
Saat Caca mengantarkannya, ia terkejut saat mendapati Leon dan Angella sedang bercumbu di ruang kerja Nick. Minuman yang dibawanya pun terjatuh. Caca yang melihat pun merasakan sesak dalam hatinya. Leon bergegas bangun dan ingin mendekati Caca tapi ditarik oleh Angel. Angel membentak Caca dan menyuruhnya keluar. Dilihatnya Leon hanya bisa diam saja. Caca segera keluar dan membanting pintu sampai mereka berdua kaget.
"Kurang ajar dia, awas aja nanti" gumam Angel.
Leon yang ingin mengejar dan menjelaskan sama Caca berpamitan mau ke toilet.
Caca pun pergi ke kamarnya, ia berpikir mengapa Leon tega melakukan itu padanya.
Caca melihat keganjalan itu, dan berpikir apa mungkin itu rencana yang mereka buat untuk Leon. Karena Caca juga tidak mendapati uncle nya di sana.
__ADS_1
Jika itu bener, maksudnya apa? Kenapa Leon dilibatkan.
Bukankah uncle dan Angel ada hubungan, kenapa dia menggoda Leon?
"Dasar ulet bulu".
Ia tak menyadari Leon sudah berada dikamar Caca, Leon memeluknya dan mencium tengkuk Caca.
Caca mendorongnya, ia tak suka dicium apalagi bekas dari orang itu.
"Kenapa menolak ku Ca, selama ini aku selalu bersabar saat berada di dekatmu. Aku menahan agar tidak menyentuhmu, menunggumu memberikan sendiri tanpa aku minta Ca. Aku ini pria normal Ca. Tapi apa yang aku dapat, kamu selalu menolak ku" teriak Leon.
"Maaf Leon," ucap Caca lirih.
Leon marah mendengar Caca berkata seperti itu, lalu ia melangkah maju dan mendorong hingga terjatuh di atas ranjang mencium bibir Caca secara paksa. Leon yang dipenuhi amarah menjadi sangat bernafsu mencium bibir Caca yang lembut dan manis itu.
Caca secara refleks menendang ******** Leon hingga terdorong kebelakang dan jatuh.
"Akh Caca, apa yang kau lakukan" teriak Leon menahan amarahnya.
Caca segera mendekatinya dan ingin membantu Leon untuk bangun tapi di cegah oleh Nick.
Nick dan Angel entah sejak kapan mereka berada disitu, mereka tak ada yang tau. Nick mendekati Caca dan menampar pipinya sampai memar.
__ADS_1
Angel melihat dan menyeringai senang.
"Jadi ini kelakuanmu, iya" bentak Nick.
Hebat kamu Ca, harusnya kamu tau diri. Jangan buat masalah apapun disini.
"Tapi bukan saya tuan, lirih Caca sambil memegang pipinya yang panas".
Jadi maksud kamu Leon, dia tidak mungkin melakukan itu kecuali kamu menggodanya.
Dengan cepat Angel membantu Leon berdiri dan memapahnya keluar dari kamar Caca. Caca dihukum, tidak diberi makan seharian.
Caca menghela nafas kasar, ia sudah capek berada disitu. Selalu mendapatkan hukuman dan sekarang di suruh melayani Angel.
Caca yang sudah berhasil mengingat siapa dirinya pun langsung mengetik sebuah pesan teks dan mengirim email untuk Kesya. Orang yang sampai saat ini peduli dengannya.
Caca memberi tahukan bahwa ia telah mengingat semuanya, ia bernama Raya Aurora Chaniago. Ia juga berencana untuk kabur dari mansion setelah apa yang dicari sudah didapatkannya.
Caca/Rara
__ADS_1
Leon