
Happy Reading 😊
Ia tidak bisa istirahat dengan tenang apalagi tidur nyenyak saat mengetahui orang-orang terdekatnya menjadi tawanan Nick.
*****
Di belahan Negara lain.
Nick berada di markas persembunyiannya di Jepang, ia bekerjasama dengan meminta bantuan mafia yang terkenal kejam di daratan Asia.
Nick baru saja keluar dari ruangan untuk menyiksa mantan anak buahnya yang dulu menjadi salah satu pengawal yang tangguh. Ia geram setiap rencana yang ia susun untuk menghancurkan Rara selalu digagalkannya. Bahkan ia memerintahkan anak buahnya untuk membuntuti dan menghabisi saja tak pernah berhasil.
Kesya sendiri bergerak seperti belut, ia sangat licin bahkan untuk ditangkap saja sangat sulit.
Nick sendiri harus sabar dan penuh perencanaan dalam menjalankan rencananya untuk menangkap Kesya, dan kesempatan itu kini sudah datang bersamaan dengan tertangkapnya Rio dan terbunuhnya Aron.
Dan itu semua karena campur tangan pengawal dari klan yang mempunyai kekuasaan di negeri sakura.
Sekarang ia tersenyum senang bisa menyiksanya tanpa ampun, bahkan mungkin lebih baik memilih mati ditembak daripada harus disiksa dengan kejam oleh Nick.
__ADS_1
Tapi itu tidak berlaku untuk Kesya yang notabene nya tau kelakuan dan kekejaman Nick. Walau menyakitkan buatnya tapi pantang bagi Kesya untuk memohon ampunan nya dan belas kasihnya pada Nick.
Bahkan Kesya rela mati.
Setelah berhasil menyabotase kecelakaan yang dialami Aron Carter, ia juga memerintahkan anak buahnya untuk menjadi penyusup di perusahaan Carter, membocorkan dokumen dan rahasia penting perusahaan bahkan banyak tender-tender besar dan proyek besar yang dicancel sehingga membuat perusahaan merugi dan harga saham terus turun drastis.
Membuat perusahaan saat ini mengalami pailit dan kebangkrutan.
Nick benar-benar merasa kemenangan ada di pihaknya.
Markas dengan penjagaan yang ketat bahkan pengawal bayangan juga ditempatkan di markas yang kini ditempati Nick juga para tawanannya.
Tapi tidak membuat anak buah Tobi menyerah begitu saja. Ia menunggu kesempatan dan saat Nick beserta anak buahnya sedang berpesta minuman, ia bergerak cepat dan berhasil masuk kedalam mengumpulkan semua informasi sekecil apapun. Saat musuh lengah ia beraksi memukul lawannya yang berjaga membuatnya pingsan, mengetahui kondisi tawanan hingga tiba diruang paling sudut dan penerangannya minim.
"Tuan, Tuan bisa mendengar saya?" bisik nya ditelinga Rio yang terikat tangannya kedua tangannya diatas.
Rio mengerjai saat mendengar ada yang memanggil nya.
"Kamu siapa?" tanyanya lirih.
__ADS_1
"Saya utusan Tuan Rayden, Tuan." jawabnya berbisik.
Tuan masih bisa bertahan? Kami akan secepatnya mengeluarkan kalian dari sini, karena disini pertahanan dan musuhnya kuat jadi kami perlu perencanaan Tuan.
Tuan tolong bertahan sedikit lagi, saya pamit Tuan.
Rio mengangguk pelan dengan mata terpejam.
Tak lupa bawahan Tobi ini merekam semuanya.
Didalam kamarnya, saat ini Nick sedang bersenang-senang dengan beberapa wanita bayaran yang ia sewa.
Ia bahagia, walaupun belum bisa membuka mulut Rio tentang rahasia yang dimiliki keluarga Chaniago.
Nick pun memberikan waktu anak buahnya untuk bersenang-senang dan berpesta. Banyak anak buahnya yang sudah mabuk dan tertidur tanpa menyadari ada penyusup yang masuk.
Nick juga berbagi kehangatan dengan wanita bayarannya, sudah lama ia tidak menghabiskan malam panasnya dengan seorang wanita, bertukar peluh dan kenikmatan dunia.
Nick bahkan tidak seintens dulu saat bercinta bersama dengan Angel.
__ADS_1
*****