
Sebenarnya selama ini aku mencari info dan aku curiga dengan sahabat orang tua ku.
Saat sadar dari koma, aku terus mengingat kejadian itu. Aku mengingat namanya agar tak lupa dengannya, walaupun aku belum punya bukti apa-apa. Ucap Rayden.
"Siapa namanya Ray?" tanya mereka kompak.
Mana tau kami kenal, dan pasti kita akan bantu mencari informasi.
Namanya Nick Candra Kusuma, ia seorang ketua mafia Black Raider. Ia juga pengusaha yang licik dan terkenal kejam. Ia juga mengedarkan obat-obatan terlarang sekaligus menyelundupkan senjata ke berbagai negara. Dan sangat berbahaya, ia menghabisi orang tanpa pandang bulu.
"Sebentar, Black Raider bukannya ada di Jepang? tanya Ben".
Gio memerintahkan anak buahnya ke sana setelah mendapatkan info dari mata-mata. Jelas Ben, Gio pun mengangguk.
Tidak, sebenarnya markas utama mereka ada di Aussie. Mereka berpindah-pindah tempat untuk memperluas kekuasaan dan menjalin kerjasama antar Negara.
Saat ini mereka kembali lagi ke Aussie.
"Bagaimana kamu tau Ray ? tanya Gio. Karena penyusup itu ternyata dari Black Raider. Penyusup itu dikirim untuk mencuri data penting dari ku".
Setiap aku mengirim anak buah ke Jepang, mereka tak pernah kembali.
Rupanya mereka saat ini berada di Aussie.
__ADS_1
Hebat juga pergerakan mereka.
Aku membobol dan meretas markasnya untuk mencari bukti kejahatan yang dilakukan saat kecelakaan keluargaku, tapi ternyata yang aku dapatkan lebih dari itu. Untuk saat ini aku bisa lolos dari kejaran mereka, karena aku memakai akun yang berbeda tiap hari.
Jadi mereka kesulitan menemukan ku, mereka menyewa Hacker untuk mencari siapa yang telah meretasnya.
Wow, kamu memang Cracker yang handal, tak salah aku meminta bantuan mu. "Ucap Gio, sambil menepuk pundak Ray."
Jadi bagaimana kamu bisa mencurigainya Ray ?, tanya mereka kompak.
Dulu waktu kami sekeluarga ke Aussie untuk liburan, aku dan adikku tanpa sengaja melihatnya mengikuti kami. Setelah pulang dari Cockatoo Island kami dikuti enam buah mobil di sepanjang perjalanan yang sepi banyak jurang dan bebatuan.
Mobil kami ditabrak dari belakang saat Ayah melihat Bundaku tertembak dan aku terus memeluk adikku yang menangis dan berteriak karena melihat kepalaku mengeluarkan darah, tanpa disadari Ray sudah meneteskan air matanya. Ia menunduk sedih saat mengingat itu semua.
"Saski memeluknya, menepuk bahu pria dingin yang ternyata sangat rapuh ini. Ray membalas pelukan Saski dengan erat dan menangis sesenggukan. Ray yang sebenarnya membutuhkan sandaran itu merasa lega saat mengeluarkan beban yang ada di hatinya. Gio dan Ben pun mengepalkan tangannya, sedih mendengar kejadian waktu itu dan akhirnya mereka berpelukan".
Daddy mengatakan bahwa ada seseorang yang menyelidiki kecelakaan mobil keluarga Chaniago.
Ray pun menebak pasti assisten Ayahnya. Uncle Rio Dewanto.
Ia tidak bisa muncul saat ini sebelum semua terungkap, karena itu akan membahayakan Uncle Rio. Walaupun uncle juga hebat, tapi saat ini Nick mengincar Rio. Nick juga mencari keberadaan Rayden yang saat kecelakaan tak ditemukan jasadnya. Ia curiga Rayden masih hidup.
Rayden tidak pernah datang menemui Rio, walaupun mansion keluarganya ada yang merawatnya. Rayden hanya bisa memandang dari kejauhan saat ia merindukan kenangan bersama keluarganya dulu.
__ADS_1
...Daddy Aron mengganti nama Ray ⁴ menjadi Rayden Putra....
Rayden menutup semua akses tentang datanya, dengan kemampuan yang dimilikinya itu sangatlah mudah baginya.
Rio Dewanto
** Esok Hari **
Sesuai yang dijanjikan Rayden, ia langsung menuju perusahaan Carter saat akan makan siang. Saat akan ke ruangan Gio, ia berpapasan dengan sekretaris Gio yang selalu menggodanya.
Khalia memegang tangan Ray dan mendekatkan bibirnya membisikkan sesuatu ke telinga Ray.
"Tuan Ray" dengan suara mendesah, lama tak pernah terlihat Khalia merindukan tuan.
Ray pun tanpa basa-basi melepaskan tangan yang telah berani memegang tangannya. "Saya harap anda bisa sopan sedikit terhadap tamu" ucap Ray dingin dan bergegas pergi.
Sebelum melangkahkan kakinya, Khalia tanpa takut melontarkan kata untu Ray. Tuan Ray pesona anda membuatku benar-benar tergoda dan ingin sekali saya berada dibawah Kungkungan anda, senyum devil Khalia.
"Dasar gila" umpat Ray, langsung menuju ruangan CEO.
Khalia
__ADS_1
*****