2Hati 1Cinta

2Hati 1Cinta
3. Musuh Dalam Selimut


__ADS_3

Rencana Nick untuk menghancurkan kebahagiaan keluarga Kenan dan Bella akan terlaksana.


Dengan membayangkannya saja membuat hatinya benar-benar bahagia, ia menyuruh anak buahnya untuk selalu mengikuti kegiatan Kenan.


Ia tahu bahwa Kenan tak pernah membawa pengawal ataupun bodyguard saat bersama keluarganya.


Dan itu adalah kesempatan dimana Mereka akan dilenyapkan.


Pagi datang, dengan mengendarai mobil sendiri mereka berangkat ke pantai dengan pasir putihnya. Setelah itu tak lupa Kenan mengunjungi Bondi beach, ia ingin berselancar dengan Aden dan Rara.


Mereka tidak tahu bahwa dari awal sudah diikuti anak buah Nick. Mereka juga merekam video dan melaporkan kegiatan apa saja yang dilakukannya hari itu dan dikirim ke Nick.


"Nick yang mendapat kiriman itu, menahan marah dan cemburu melihat kebahagiaan mereka".


Harusnya ia yang merasakannya bersama Bella.


Setelah puas berselancar, mereka menikmati makan siang di restoran dengan pemandangan laut.


North Bondi Fish, restoran yang menyediakan aneka hidangan laut dan minuman iklim tropis yang menyegarkan.


Saat menikmati makanannya, tak sengaja Rara kecil melihat seseorang yang ia kenal.


"Uncle Nick? benarkah itu uncle".


Ia pun membisikkan sesuatu saat berada di dekat Aden, kak aku melihat uncle berada di pojok sana. Sambil menunjukkan jarinya, Aden melihat apa yang ditunjuk Rara.


Nick pun tidak tahu, bahwa anak-anak Kenan mengetahui keberadaannya.

__ADS_1


Aden heran dengan Nick, sahabat Ayahnya yang diam-diam melihat mereka. Harusnya Uncle Nick menghampirinya. Bahkan Ayah dan Bundanya tak mengetahui hal itu.


Setelah menikmati makan siang dengan pemandangan lautnya, mereka melanjutkan perjalanan. Mereka ingin berkemah di Cockatoo Island, tempat yang bersejarah.


Setelah malam harinya mereka menikmati malam dibawah langit yang bertabur bintang.


Saat mereka berkumpul, Aden mengatakan sesuatu pada orangtuanya.


"Ayah Bunda, tadi sewaktu kita makan siang, kami tak sengaja melihat uncle !!" ucap Aden.


"Benarkah nak?".


Bella seketika terdiam, mencerna apa yang diucapkan Aden. Ia berpikir kenapa Nick tidak menghampiri keluarganya.


Kenan terkejut tapi segera ia berkata tehadap istri dan anak-anaknya, mungkin uncle bertemu teman bisnisnya makanya dia tidak tau kalau kita ada di sana. Ucap Kenan.


" Oh mungkin, Yah!!". Jawab Rara.


Tapi tidak dengan Bella dan juga Aden. Aden yang juga mengetahui kalau ternyata Nick adalah ketua mafia pun berpikir. Firasat Bella tiba-tiba jadi tak enak, apalagi dulu Nick pernah berkata ingin menghancurkan hidupnya. Melihat Bella terdiam, kenan menghampirinya dan mencium kening Bella. Ia berkata semua baik-baik saja, jangan berpikir macam-macam.


Hingga tengah malam, mereka bergegas masuk tenda untuk mengistirahatkan matanya. Terlalu lelah mereka semua pun segera terlelap.


Dari jauh seseorang tengah menatap kesal hingga ia menghubungi seseorang yang tak lain anak buahnya. Jalankan rencana secepatnya, jangan sampai gagal. Habisi semuanya.


" Baik Bos, kami kerjakan secepatnya".


Sambil menyeringai, ia berkata "selamat tinggal Bella, kamu yang membuatku seperti ini". Kamu berani menolak ku dan memilihnya, aku gak pernah rela melihat kebahagiaan kalian. Inilah kesempatan ku melenyapkan kalian. Ucapkanlah selamat tinggal dunia.

__ADS_1


"hahahaha, Nick tertawa lalu pergi".


Nick pergi ke klub malam yang menyediakan banyak wanita yang haus belaian pria, ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia juga akan berpesta dengan banyak wanita untuk merayakan apa yang sudah di rencanakan.


Nick meneguk minuman keras, dan menikmati tubuh wanita bayarannya yang tengah berada di VIP.


Di klub itu juga menyediakan kamar yang bisa langsung digunakan Nick melepaskan hasratnya. Ia bermain dengan seorang jala** yang ia sewa, menikmati pergulatan panas yang menghasilkan kenikmatan itu.


Setelah puas bermain, ia pergi begitu saja dan meninggalkan cek untuk wanita yang telah dinikmatinya. Ia bergegas menuju markas bersama tangan kanan yang menjemputnya.


Ia mendapat laporan dari anak buahnya, tentang pengiriman senjata terjadi masalah. Polisi sudah lama mengintai pergerakan dari anak buah Nick.


Nick adalah ketua mafia yang kejam. Nick dengan gerakan cepat memerintahkan anak buahnya menghabisi siapa saja yang mencoba menghalanginya.


"Di lain tempat"


Dalam perjalanan pulang, Kenan dan keluarganya melanjutkan perjalanan ke mansion. Bella yang melihat ada beberapa mobil yang mengikutinya pun gelisah.


Kenan yang melihat istrinya mengusap tangan Bella.


"Ayah, banyak mobil yang mengikuti kita. Sejak keluar dari tempat perkemahan sudah ada 6 mobil yang mengikutinya".


Iya sayang, Ayah juga sudah curiga. Tapi Ayah ga pernah ada masalah dengan rekan bisnis Ayah.


Aden dan Rara kecil melihat ke belakang, mobil yang sudah mengejar dengan kecepatan tinggi ingin menabrak mobil mereka. Rara yang takut pun menangis, hiks hiks hiks kakak.


"Rara takut kak aden, melihat Rara menangis Aden langsung memeluknya dan menenangkannya".

__ADS_1


***


__ADS_2