A Bond

A Bond
bab 10


__ADS_3

" Selamat membaca


" Semoga kita semua sehat selalu


*


*


*

__ADS_1


" Deg..!! jantungku berdegup kencang saat mendengar suara itu, suara bariton yang sangat hafal siapa lagi kalau bukan Alexander. Dengan santainya cowok bermata tajam itu berdiri bersandar pada tembok tepat di depan kamarku. perasaanku menjadi tidak enak, apa yang akan di lakukan cowok itu disini sekarang? bagaimana dia bisa tempat kos baruku? dan juga kamarku?


"Setengah jam lalu menunggu bukan waktu yang sangat cepat intan, dia tersenyum tipis berjalan santai mendekatiku. Bagaimana lo bisa ke sini?! tanyaku datar padahal dari tadi udah menahan gemetaran. Dia kembali tersenyum sambil mengedarkan pandangan ke suasana kos entah apa yang di pikirkanya lalu none of your bussiness...jawabnya kemudian.


Rupanya tulisan di depan sana pria di larang masuk di depan sana tak ada artinya bagi alexander buktinya dia berhasil masuk sampai ke depan kamarku. "Apa perlu Lo datang kemari?!" aku berusaha memberanikan diri, dia mengangkat bahu "hanya ingin menanyakan sesuatu hal padamu".


" Intan, gue tanya sekali lagi apa sih peduli lo sama gue?! matanya nyalang menatapku. " gue enggak peduli sama Lo" dan maksud Lo apa sih?! ujarku. lalu dia tertawa masam, tentang video itu katanya.


aku menelan ludah dengan susah payah, sia-sia sudah usahaku untuk menghindarinya seharian ini toh dia datang menyambangi kos ku dan menyudutkanku seperti sekarang ini. setelah diam beberapa saat. "Gue...gue enggak sengaja!! please maafin gue, gue cuma ngerekam dan mengirimkannya sama sahabat gue nabila tapi.......pacarnya yang menyebarkan ke semua orang jawabku gemetar.

__ADS_1


Dia mendengus dan berkacak pinggang, Lo tau nggak, Lo itu udah masuk terlalu dalam di hidup gue dan mencampuri kehidupan gue. Jadi kamu menuduh orang lain melakukan itu?! tanya skeptis, dengar ya intan semua itu tak akan terjadi jika Lo nggak melakukan hal itu.


" Hei, dengar ya gue melakukannya karena gue merasa bercinta di lingkungan kampus itu sangat keterlaluan dan bukan sebuah hal yang benar ucapku ketus. Dia tertawa penuh ejekan melihatku, " Bagaimana bisa ada gadis sekuno dirimu!! apa aku kuno?! aku melototkan mata tidak percaya. Lo pikir hanya gue yang berani melakukan hal itu di kampus bahkan jika Lo pengen ambil video kayak gitu Lo banyak akan mendapatkan seperti bukan hanya gue, ngerti!! ucap tegas padaku.


" Jadi jawab aku intan!!" dia menarik daguku untuk menatapnya, apa tujuan Lo mengambil video gue?! apa lo juga pengen bercinta juga dengan gue hah?! dia tersenyum miring mendekatkan wajah padaku sampai-sampai hangat nafasnya mengenai mukaku. Aku rasa meskipun Lo masih amatiran tapi tubuh lumayan juga, dia mengering nakal membuat mataku membelalak dengan tangan yang siap akan menamparnya tapi lebih dulu di cekalnya sebelum berhasil mendarat di pipinya. Dia semakin menarik tubuhku mendekatinya lalu tangannya terulur melewati pinggangku sehingga badan kami bersatu membuat jantungku berdetak dua kali lipat dan nafas berembus dengan cepat.


Ragga D'Lory🥰🥰


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2