A Bond

A Bond
bab 9


__ADS_3

" Selamat membaca


" Semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


" Aku tersenyum, lalu meminum obat antibiotiku, mengambil hp dan menggendong tas sebelum akhirnya berjalan keluar menutup pintu kamar kos baruku. memang benar aku sudah pindah kos dua hari yang lalu tentu saja dengan pertolongan Nabila,kakak iparku nindi sama Abang Gani ku yang bela-belain di sela jadwal dia yang padat karena sekarang akhir bulan jadi biasa pegawai untuk tutup buku tapi dia tetap datang membantu benar-benar Abang pengertian.


Beberapa hari setelah insiden injak pecehan kaca itu keadaanku mulai membaik malah bisa di bilang aku sudah bisa berjalan dengan baik oh syukurlah. aku akui kos ini sangat nyaman bahkan selama dua hari ini aku tidur dengan nyenyak sekali, mungkin karena seluruh penghuninya wanita jadi semua tertutup makanya sejak kemaren aku tidak melihat batang hidung mereka satupun untuk hanya sekedar bertegur sapa. saat aku melangkahkan kaki untuk ke kampus sebuah pesan masuk di ponselku.

__ADS_1


WhatsApp


nabila: GAWAT..!!


aku: ada apa ila?!


Nabila: (sent to video🎥)


aku: ini apa maksudnya ila?!


Nabila menungguku di bawah pohon rindang di halaman kampus dengan wajah yang tegang yang tak bisa di sembunyikan. "ayo jelaskan sama aku,apa maksud video tadi?!" aku menatap Nabila menuntut penjelasan sedetailnya karena sejak aku menginjakan kaki di kampus terdengar cicitan mahasiswa membahas video panas Alexander tapi yang paling tidak enaknya adalah itu video yang tempo hari aku rekam.


Video itu nggak sengaja tersebar Tan!! jawab Nabila penuh penekanan dan kamu tau nggak video itu udah sampai nyebar ke rektor.

__ADS_1


"Apa?!" aku melototkan mataku, merasakan gugup seketika menyerang ku. "ila, gimana ceritanya sampai video itu tersebar seluruh kampus?! kamu yang nyebarin ya?! tuding kesal pada Nabila.


Nabila menunduk, maafin aku ya desisnya kecewa. Jadi benarkan kamu yang nyebarin ulangku lagi dengan suara tinggi.


" Bukan aku Tan!" tapi cowok aku jawabnya mengangkat dagu menatap wajahku, aku nggak tau kapan tapi beberapa hari yang lalu glen datang ke kos dan dia lihat-lihat ponselku.


Aku jadi bingung sebanarnya bukan masalah video itu tersebar atau nggak tapi yang aku takutkan adalah bagaimana jika si playboy mesum itu tau kalau video itu hasil rekaman aku?! "ila, aku harus gimana coba?! giman kalau Alexander tau video itu aku yang rekam. Nabila mengusap lenganku semoga saja dia nggak tau, percaya deh sama aku Nabila menenangkan aku dengan kalimat yang tentu saja tidak membuat mood ku tidak membaik.


Seharian ini aku sangat was-was, kalau-kalau si Alexander itu datang melabrakku dan memberikan sumpah serapahnya karena kelakuanku yang berdampak besar baginya. setelah jam perkuliahan habis aku bergegas pulang ke kos karena aku mendengar jika Alexander marah besar setelah di berikan skors selama satu bulan penuh.


aku membuka pagar kos ku melihat halaman kos ku sepi hanya ada motor metik di parkiran menandakan sebahagian penghuninya belum pulang. aku langkahkan kaki mensyuri koridor ke arah kamar sambil menikmati bunga-bunga yang di tanam ibu kos yang membuat tempat ini menjadi lebih asri. saat hampir sampai kamar aku mendengar suara.


"Gue tungguin lama amat sih"

__ADS_1


Ragga D'Lory🥰🥰


terima kasih


__ADS_2