A Bond

A Bond
bab 44


__ADS_3

selamat membaca


semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


"Intan, bisa antar mama suatu tempat?!" tanya mama saat kami mengepak-ngapak barang di kosku.


"Kemana ma?!" tanyaku penasaran.


Mama tidak menjawab tapi hanya tersenyum.


Aku benar-benar terkejut saat mama membawaku ke sebuah rumah yaitu rumahnya alexsander!! oh tuhan bagaimana ini!!

__ADS_1


Asisten rumah tangganya masih mengingatku saat dia membukakan pintu dan mengatakan bahwa alexsander dan mamanya ada di atas.


Deg!! deg!! deg!!


Jantungku seolah berhenti berdetak, apa yang harus aku lakukan saat kami nanti bertatap muka?! bagaimana ekspresi alexsander nanti bertemu mamaku?! dan bagaimana dengan mamanya melihat mamaku?! nafasku menjadi sesak sekali, berkali-kali aku menghirup udara untuk mengatur nafas.


"Ma...ayo ma kita pulang aja" bisikku menarik lengan mama pelan.


Mama hanya menggeleng dan tersenyum lalu memegang erat tanganku.


Kami sudah menaiki jenjang satu per satu menuju lantai atas mengikuti asisten rumah tangga alexsander yang mengantar kami menuju kamar atas.


"Ma..ada tamu ma..." alexsander mendorong kursi roda mamanya untuk menatap kami yang masih berdiri di pintu.


Saat ini aku mematung dan hanya sebagai penonton, melihat mama berjalan mendekati alexsander dan mamanya. Ya...aku tau mama melakukan semua ini demi aku. mamaku mengusap air matanya yang berlinang di pipi dengan perlahan dan sangat-sangat mengejutkan tiba-tiba mamaku bersimpuh di depan mamanya alexsander dengan tangisan dan air mata yang deras.


"Maafkan saya mbak..maafkan saya..tolong maafkan saya..saya salah..saya sangat berdosa" isak mama dalam tundukannya. mama terus mengutuki dirinya sendiri.

__ADS_1


"Maafkan saya sudah membuat mbak seperti ini, maafkan saya menghancurkan keluarga mbak..maafkan saya..maafkan masa lalu saya mbak, maafkan keluarga saya..." kembali mama terisak-isak dan semakin membuat hatiku remuk.


Aku menundukan wajah tidak tega melihat keadaan semua ini, kedua wanita ini sama-sama terluka oleh masa lalu mereka dan kedua anak mereka pun sama-sama terluka, aku mengusap air mataku dengan cepat sebelum akhir menatap alexsander yang ternyata sedang menatapku dengan mata yang berkaca-kaca. semuanya lengkap tersaji di depanku menjadi pemandangan yang memilukan hati, bagai sebuah drama yang aku tonton dan saat ini berada di akhir episode.


Sedangkan aku??!


Aku termenung berfikir, mungkin tidak semua pertemuan akan berakhir bahagia. Terkadang beberapa orang di pertemukan hanya untuk mengubah masa lalu dan memperbaiki kisah masa lalu yang belum usai sebagai pelajaran dan sebagai perantara untuk hubungan lain yang lebih baik.


Dan ya...inilah kisahku Intan Wahyu illahi bersama sosok laki-laki bernama alexsander yang tidak pernah aku lupakan seumur hidupku.


jadi inikah rasanya ungkapan yang dinamakan cinta tak harus memiliki?! "kami saling mencintai tapi tak bisa bersama".


TAMAT


Hallo kak ini udah endingnya ya..gimana menurut kakak ini endingnya, sad kah?? maaf ya end-nya kurang dapat feel-nya. Terima kasih udah setia baca cerita ecy dan terus baca cerita ecy yang lainnya. Habis ini ada cerita ecy yang baru jadi ikutin terus ya..Terima kasih udah beri dukungannya vote, komentar dan ngelike juga dari awal sampai akhir.


**Ragga D'Lory 🥰🥰

__ADS_1


Ssttt..tungguin ya ada extrapartnya kok..see you di cerita ecy lainnya ya..♥️❤️**


__ADS_2