
*selamat membaca
*semoga kita semua sehat selalu
*
*
*
" kenapa?! ada apa?! alexsander mendekatiku sambil membawa dua gelas kopi yang di letakan di meja. Itu...itu...k****m ya?! tunjukku ke arah lantai sambil meringis. alexsander menatapku aneh lalu tertawa, dia berlutut dengan salah satu kakinya memasukan lagi si pengaman yang berserakan ke dalam toples.
"Biasa aja kali, kayak belum pernah liat Lo". dia kembali meletakan toples ke tempat semula.
"emang belum" gumanku pelan.
"Hah?!! dia menatapku kaget, jadi elo masih.....?!! keningnya mengkerut menghentikan ucapannya.
"Perawan?!" ya jelaslah!! aku mengatakan itu dengan bangga dan berseri-seri, bayangkan aja zaman sekarang jarang-jarang adacewek yang masih bisa menjaga mahkotanya hingga kuliah. itu kan sangat luar biasa!!
"jangan bilang kalau..........."
"kalau apa?!"
"kalau ciuman itu........." ujar alexsander sambil menatapku.
__ADS_1
" aku langsung gelagapan mengambil gelas kopi menyesapnya sedikit. aku tak ingin dia tau bahwa ciuman yang kemaren itu adalah yang pertama untukku bisa-bisa dia bangga karena mendapatkannya. "aku mau tidur" untuk menghilangkan kegugupanku langsung menuju tempat tidur.
"Oh oke baiklah tapi Lo mau tidur pakai baju kayak gitu?! ucap alexsander. aku terdiam dan menunduk menatap bajuku setengah basah, memangnya kenapa?! ujarku. kalau mau hipotermia ya silahkan saja dia mengedikan bahu sambil berjalan ke arah lemari mengambil sebuah kaos dan celana training panjang di berikan padaku. aku menimbang-nimbang sebelum akhirnya aku masuk ke dalam kamar mandi untuk menganti pakaian.
" pakaian yang aku pakai ini sudah mirip daster tapi rasanya lumayan nyaman dari pada baju setengah basah tadi dan telapak tanganku juga sedikit menghangat, aku akui dalam hal-hal kecil dia sangat memperhatikannya. buktinya dia lebih tau kakiku infeksi dan dia tau pakaianku basah memberikan gantinya.
"aku melihatnya menonton televisi duduk di lantai bersandar pada tepian tempat tidur, dia menoleh melihatku lalu mengulas senyum samar.
"thanks...."kataku sambil menyusul duduk di sampingnya.
"for what?!" dia tak menoleh. asyik melihat film action yang di putar di salah satu televisi swasta.
"Tumpangannya....."
"dia berdecak lirih dan menoleh sebentar padaku. jadi elo udah nggak takut lagi sama gue?! tanyanya.
" tenang aja, gue nggak bakalan menggigit kok.
Kami berdua hening dan fokus menonton layar tv besar di depan sana, hingga akhirnya jerit lagu here's your perfect menggema, namun kali ini kali aku yakin itu berasal dari ponselku bukan ponselnya karena getarnya terasa dalam saku celana yang aku pakai. sebelum aku ambil benda pipih itu aku lirik alexsander sepertinya kebingungan dengan suara itu. setelah aku menunjukan layar ponselku yang bertulisan mama barulah dia paham dan kami pun saling tersenyum sebelumnya akhirnya aku mengangkat telfon tersebut.
"halo ma......"
"halo sayang, lagi apa?!"
"Em...ini lagi ngerjain tugas" aku melirik alexsander kelihatanya dia tidak terpengaruh pada kebohonganku pada mama.
__ADS_1
"Udah tengah malam lho, jangan lupa istirahat"
"Iyah mama, emang mama ngapain nelfon?!
"Enggak ada, tiba-tiba kangen kamu aja"
"Miss you too ma..." aku mengulas senyum lalu mematikan telfon tersebut dan memasukan ponsel ke dalam saku.
"here's your perfect" juga?! tanyanya.
" aku mengangguk" tapi bukan berarti gue nyontek nada dering Lo ya, gue pakai lagu ini sejak lagu ini di liris aku membela diri.
"alexsander tertawa". Bodo,emang gue pikirin" sahutnya. besok ada kuliah sampai jam berapa?! tanyanya acuk tak acuh.
"sampai jam 2 siang. Emang kenapa?!
"gue jemput di kampus, oke!!
"aku menaikan alis, mau kemana lagi?! kalau ke tempat yang extrem lagi gue nggak mau.
" tempat rahasia" ujarnya.
"jawab dulu mau kemana?! tanyaku lagi.
" Dia beranjak dari tempat duduknya mematikan tv, udah sana pergi tidur besok juga tau jawabnya sambil mengambil bantal dari atas kasur dan menuju sofa merebahkan diri.
__ADS_1
"Ragga D'Lory🥰🥰
terima kasih kakak sudah setia membacanya apalagi kalau di like,komen/vote ya...