A Bond

A Bond
extrapart


__ADS_3

5 Tahun kemudian..


Aku tersenyum lega pekerjaan kantorku sudah selesai tepat waktu walaupun aku yang terakhir pulang. Besok adalah akhir pekan jadi aku ingin santai papa dan mama atau sekedar malas-malasan di kamar sambil nonton Drakor.


Melangkahkan kaki keluar kantor menunggu taxi online yang aku pesan, sebuah tepukan pelan mendarat di bahuku, aku pun menoleh lalu tersenyum.


"Nabila..." apa kabar?!" tumben kamu ke sini ucapku.


"Kenapa?! tidak boleh?! padahal aku mau menemani kamu yang jomblo ini di akhir pekan" ejek Nabila.


Aku mencebik.


Nabila tergelak.


"Eh.. Tan, besok ke Jakarta yuk!!" ujar Nabila.


"Ngapain?!"


"Ada acara dies natalis di kampus kabarnya bakalan seru ada pameran lukisan, temenin aku ke sana ya?!" please..Nabila mulai merayu.

__ADS_1


Aku berdecak. Dari pada di kamar mending pergi aja sekalian ganti suasana.


"Oke deh, jam berapa berangkat?"


"Horeeeee.." senangnya. jam 8 pagi kita berangkat aku yang jemput kamu ke rumah.


***


Aku pejamkan mataku sesaat, kembali memutar kenangan perjalanan hidupku selama 5 tahun yang lalu di tempat ini, ternyata benar semua hal akan menjadi indah ketika menjadi kenangan dan lebih berharga jika kembali di ingat.


Di sana sini banyak terdapat lukisan-lukisan pemula dari tingkat SD sampai perguruan tinggi, tadi Nabila sempat bilang acara ini khusus mencari bakat-bakat terpendam bagi pemula bagi lukisan yang terpilih akan di lelang dan dana yang terkumpul akan di donasikan untuk anak-anak yang kurang mampu.


Pandanganku tertuju pada sebuah lukisan yang sebenarnya biasa saja tapi tidak untukku yaitu sebuah lukisan gerbong kereta api tua dengan ilalang yang menguning di sekitarnya.


"Oh astaga, Arlan...!! pekikku. kamu ngapain disini?!" tanyaku.


Arlan tersenyum lalu menunjuk gambar lukisan gerbong kereta api itu. Jadi ini lukisannya. kami lalu bercerita panjang lebar setelah sekian lama bertemu.


***

__ADS_1


Sebelum ke bandung aku meminta izin ke Nabila untuk ke aula besar lagi, padahal kami sudah di parkiran bersiap-siap pulang. Pengunjung sudah mulai meninggalkan pameran satu per satu, hanya ada beberapa orang di sana termasuk aku. Ada sesuatu yang menarikku untuk kembali ke sini meskipun hanya sebentar untuk menatap lukisan gerbong sedikit lebih lama lagi, kembali mengingat kenangan-kenangan bersama anak-anak dan tentunya bersama alexsander.


Aku tersenyum, seakan kembali larut dalam masa lalu, sedang asyik-asyiknya bergelut dengan kenangan tiba-tiba saja aku di kejutkan oleh seseorang yang berlari arah sampingku dan menabrakku membuat tasku terjatuh ke lantai.


Aku berdecak, ingin berteriak memarahi orang tersebut tapi dia sudah menjauhiku. Aku menunduk hendak mengambil tasku namun baru saja tanganku terulur, sebuah tangan dengan jam berwarna hitam lebih dulu mengambil tasku dan memberikannya padaku.


"Terima kasih...terimaka...aku tak melanjutkan kalimatku. Tubuhku membeku saat tau siapa yang kini berada di hadapanku.


Dia tersenyum sangat manis, sebuah senyuman hangat yang selama 5 tahun ini aku rindukan, sebuah senyuman hangat yang terus datang ke dalam mimpi-mimpi sepanjang malam dan kalian tahu pemilik senyuman itu sekarang nyata di hadapanku.


Cukup lama kami saling tatap tanpa mengeluarkan kalimat satupun, sebelum akhirnya lagu here's your perfect mengalun nyaring di aula yang mulai sepi.


Aku terkejut, begitupun dia. Kami sama-sama meraba saku jeans yang kami pakai masing-masing dan mengeluarkan ponsel kami masing-masing.


Sedetik kemudian kami saling pandang dan tertawa lepas. Rupanya kami masih memiliki nada dering yang sama.


Here's your perfect dari jamie miller.


Hay kak..ini beneran tamat ya..jadi ending yg sebenarnya silahkan persepsi kakak masing-masing mau nya gimana..kalau maunya happy ending berarti intan sama alexsander menjalin ikatan untuk bersama lagi waktu bertemu di pameran lukisan nah kalau maunya sad ending ya waktu bertemu di pameran mereka hanya menjalin ikatan sebagai sahabat..jangan hujat aku ya..

__ADS_1


yuk pindah ke cerita ecy yang baru judulnya "Rahasia suami?" Cerita juga ringan kok dan alurnya beda dari yang lain 🥰🥰 terima kasih keluarga onlineku.


Ragga D'Lory


__ADS_2