A Bond

A Bond
bab 34


__ADS_3

*selamat membaca


*semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


Aku melambaikan tangan lalu tersenyum berjalan ke arahnya, alexsander pun membalas dengan senyuman lalu memelukku dengan erat.


"Aku kira kamu kembali besok?! tanya alexsander.


"Aku merindukanmu" senyumku. Sebenarnya aku malas di rumah karena perdebatanku kemaren dengan mama.


"Eh, barangnya kamu bawa kan? tanyaku saat kami sudah masuk ke dalam mobil.


"Bawa dong, itu di belakang jawab alexsander.


Aku menoleh ke belakang, di sana sudah ada pakaian anak-anak yang waktu itu aku beli bersamanya, mobil pun melaju tempat anak-anak gerbong.


Dan seperti biasa ketika melihat kami mereka sangat senang sekali.


"Kak alex...kak intan...."


Aku tersenyum, mereka memelukku satu per satu tanpa canggung seakan mereka menuntaskan rindu yang sudah lama tak menemui mereka.


"Kakak sudah lama nggak kesini kenapa?" Arlan menatapku penasaran.


"Maaf ya kakak lagi sibuk dan pulang kampung juga jawabku sambil mengelus kepalanya. kalian masih tetap belajar kan walaupun kakak nggak ada?!


"Belajar kak" jawab mereka serempak lalu tertawa.


"Wah pintarnya ujarku, kelak kalian harus jadi orang yang sukses ya!!

__ADS_1


"Arlan..Wendy..!! alexsander menyodorkan kardus yang di bawanya, jangan berebut ya semua pasti kebagian.


Sejujurnya aku sangat sedih, melihat bagaimana mereka antusias mendapatkan baju baru padahal kalau di bandingkan denganku karena dalam sebulan aku sering menghabiskan untuk membeli baju-baju keluaran terbaru dan tak pernah terfikir apakah baju itu nantinya aku pakai atau tidak dan ternyata masih banyak orang yang tidak seberuntung aku.


"Intan..." Suara alexsander menyadarkan aku dari lamunan.


"Iya? ada apa? senyumku.


Alexsander menghela nafas berat.


"Katakan saja..... ujarku sambil meraih dan menggenggam tangannya.


"Besok sore ada balapan" jawabnya pelan, edgar mengajak kembali bertanding.


"Aku......."


"Intan..kamu tau kan Edgar tidak akan menyerah, alexsander memotong kalimatku dengan cepat.


Aku tau Edgar adalah lawan alexsander di balapan waktu itu dan dia bukan cowok baik-baik.


"Intan...bagaimana rasanya perasaan kamu jika aku melarang kamu sesuatu yang kamu sukai?! kalimat alexsander sangat menohok untukku.


"Aku mohon, please Tan, sekali ini saja ya izinkan aku memenuhi tantangan edgar dan setelah ini aku janji meninggalkan balapan selamanya demi kamu.


"Baiklah..." asal aku ikut bersama kamu.


"Apa kamu tidak takut sama teman-temanku?! sambil memelukku.


Aku menggeleng dalam pelukannya lalu berkata " aku percaya jika kamu akan melindungiku" jawabku yakin.


***


Suara-suara motor memekakkan telingaku membuatku tidak nyaman apalagi di tambah alkohol dan wanita-wanita yang berpakaian minim.


"Apa kamu enggak nyaman, Tan?! alexsander melingkarkan tangannya di pinggangku dan memelukku erat. "Maafkan aku ya intan..." lanjutnya lalu menarik tubuhku untuk menghadap ke arahnya dan mengelus ujung kepalaku.

__ADS_1


"Enggak masalah, aku akan menunggu kami di sini". pulanglah dengan kemenangan, paham?! kataku untuk memberikan dia semangat.


Alexsander tertawa mendengar kalimatku lalu mengecup singkat keningku.


"Gimana Lex?! udah ready?! max muncul di balik kerumunan bersama samuel,Bagas dan Natasha.


"Sweety..are you ready now?? Natasha hendak menghambur mencium alexsander Namun alexsander menepisnya dengan lembut.


"Sorry...i have Girlfriend now natasha jawab alexsander menatapku penuh cinta.


"Sorry.. udah kebiasaan ujar Natasha melirikku. Aku balas dengan anggukan saja.


"Udah..udah..max menengahi, gimana Lex Lo udah siap?!


"Gue siap" alexsander mengganguk. Tunggu aku ya!! alexsander mengelus rambutku. Gas..Sam..lu berdua jagain cewek gue kata alexsander lagi.


Bagas dan Samuel mengajakku mendekati arena, aku melihat alexsander sudah di atas motor begitupun dengan Edgar.


Beberapa saat kemudian, suara riuh penonton manakala ada sebuah cahaya lampu motor mendekat ke arah kami dan membuatku harap-harap cemas.


"Alexsander!!!!" suara penonton semakin riuh saat mereka tau siapa yang tiba lebih dulu. aku pun bernafas lega dan menghamburkan diri dan memeluk erat pada kekasihku itu penuh dengan perasaan lega.


"Kamu nggak apa-apa kan? aku menatapnya.


"As you can see..jawabnya tersenyum lalu mengecup puncak kepalaku dengan lembut.


"Jadi kali ini gue nggak curang kan? alexsander melepaskan pelukannya padaku dan menatap edgar.


"Lo tunggu aja...." desis Edgar menatap alexsander penuh kebencian lalu pandanganya tiba-tiba tertuju padaku. "itu cewek Lo?! boleh juga!! senyumnya miring mengejek.


"Iya ini cewek gue dan elo jangan macam-macam!!" suara alexsander meninggi. kenapa hah?!


"Edgar tertawa, santai man...gue cuma tanya nggak ada maksud apa-apa. Edgar menarik nafas panjang. "Oke, i see..untuk hari ini aja gue bakal nerima kekalahan gue tapi untuk selanjutnya Lo yang akan kalah lalu mengajak teamnya pergi.


hai kak,gimana kabarnya? maaf ya beberapa hari ini aku kurang up ntah kenapa sifat malesku datang.

__ADS_1


Ragga D'Lory🥰🥰


__ADS_2