
*selamat membaca
*semoga kita semua sehat selalu
*
*
*
"Keluargaku..!! gumannya dengan expresi yang tidak bisaku baca. untuk beberapa saat dia lebih memilih diam dan menciumi puncak kepalaku. hening sesaat.
Tiba-tiba, aku sudah mengantuk?! alexsander mengalihkan pembicaraan, dia lantas beranjak ke tempat tidur, hari sudah malam dia merebahkan tubuhnya dan menepuk-nepuk sebelahnya menyuruhku merebahkan diri.
__ADS_1
Aku kecewa, bukan itu yang aku ingin dengar darinya, mungkin alexsander belum bisa terbuka tentang keluarganya padaku jadi aku tidak memaksa. aku akan tidur nyenyak malam ini kataku sambil memeluknya memejamkan mata, eits...kami benar-benar tidur lho.
Pagi ini kampus heboh saat melihatku turun dari mobil alexsander dan bergandengan tangan, mereka memandang dengan wajah yang terkejut lalu berbisik-bisik. Mungkin mereka berfikir bagaimana bisa seorang sepertiku bisa berpacaran dengan alexsander yang jelas-jelas cowok playboy mesum yang suka bercinta dengan semua wanita.
"Lo gila ya Tan?! Nabila menaikan nada suaranya bahkan mata melotot hampir keluar. Bagaimana bisa hah?! memundurkan langkahnya memberi ruang pada kak nindi si calon kakak iparku untuk mengeluarkan pendapatnya juga.
"Intan, kamu yakin sama keputusan kamu?! kamu kan tau sendiri dia seperti apa?! jangan sampai nyesal suara kak nindi lebih lembut dan terkesan sahdu. aku menatap kak nindi dari pada rasa marah aku lebih melihat rasa kekecewaan yang sangat besar.
Please......kak jangan bilang sama Abang Gani sama ayah dan mama ya kak lalu aku memegang tangan kak nindi. kak nindi tidak menjawab namun sorot mata cukup jawaban untukku bahwa dia tidak akan mengatakan pada siapapun.
Apa sih yang salah dari alexsander?! todongku tak terima.
Intan....gue tau kalau cinta itu buta tapi nggak harus menutupi hati kamu juga kan?! kamu amnesia ya?! dan kamu ingat nggak apa yang kamu omongin tentang dia kemaren?! kamu nggak lupa kan siapa alexsander cerocos Nabila tanpa henti. dia meraih ke dua tanganku meremas dengan erat seolah-olah rasa sakit yang dia timbulkan di tanganku akan membuat aku sadar akan pilihanku yang salah.
__ADS_1
aku lantas menengok kak nindi yang hanya mematung mungkin dia tidak punya kata-kata dan sumpah serapahnya untuk berikan padaku yang tak sanggup dia berikan padaku.
Please..!! dont jugde him like this!! jawabku pelan.
Ya tuhan intan..aku sama kak Nabila cuma pengen kamu nemuin cinta yang nggak salah, sebab cukup aku aja yang rusak tapi kamu jangan!!
Buat aku meskipun semua orang menggangap alexsander adalah cowok brengsek tapi masih ada kebaikan dalam dirinya yang nggak kalian tau!! paparku bersikeras, sejujurnya ucapanku kali sangat keras sehingga membuat Nabila terdiam matanya berkaca-kaca lalu dia pergi begitu saja.Bukan maksud perkataanku ingin menyakitinya tapi aku hanya ingin tak satu orang pun merendahkan pacarku.
Ila..Nabila..panggil kak nindi namun Nabila terus saja berjalan menyusuri lorong hingga belokan tangga menuju lantai satu.
Kak nindi lalu memupuk pundakku pelan, kakak bukannya enggak terima keputusan kamu tan tapi kakak mohon tolong pikir ulang keputusan kamu ya, kakak nggak ingin kamu menyesal katanya pelan tersenyum kecil lalu mengulurkan tangannya menyelipkan sisa rambutku ke belakang telinga.
"kakak percaya sama kamu" ucapnya lagi.
__ADS_1
Ragga D'Lory🥰🥰