
*selamat membaca
*semoga kita semua sehat selalu
*
*
*
"Lagu here's your perfect itu mengekspresikan diri gue" yang bebas, lepas dan mencoba untuk tak terikat apapun serta walaupun tidak sempurna tapi ikhlas jawab alexsander. kalau Lo?! nggak mungkin kan lagu itu wujud kepribadian lo secara yang gue tau kehidupan lo itu lurus-lurus aja kayak angka satu ujarnya alexsander.
Aku tertawa kecil ternyata bersama alexsander bisa senyaman ini, gue...hanya saja...hmmm lagu itu penyemangat aja saat gue bosan dengan hidup yang monoton ujarku.
__ADS_1
Dia tertawa, jadi lo ngerasa nggak kalau selama ini hidup Lo nggak bebas?! ujarnya lagi. aku mengangguk mengiyakan, meskipun gue bisa pergi kemana saja yang gue mau atau melakukan apa yang gue mau tapi tetap saja kaki sebelah gue terasa di ikat rantai oleh orangtua terutama mama karena segala gerak gerik gua di pantau.
Dia tertawa lagi atau mungkin mentertawakan kalimat aku yang terlalu berlebihan.
Nah mari gue tunjukin makna kebebasan buat elo....,alexsander menarik tanganku membawaku menyusuri lagi gerbong-gerbong hingga akhirnya tiba di sebuah Padang ilalang yang luas, sinar matahari sore membuat suasana indah dan begitu damai.
"Sekarang Lo teriak" lepasin semua yang ada di hati dan fikiran lo, bebas bukan berarti harus kayak gue ya Tan!! setiap orang pasti memaknai bebas dengan cara tersendiri tapi bisa juga dengan damai mengusir rasa lelah dan penat yang singgah di fikiran lo.
Aku mengangguk, dalam hitungan ke tiga.
Gimana?! alexsander mendekatiku lalu menyisir rambutku yang berantakan dengan tangan ke belakang. aku tersenyum puas "luar biasa" jawabku.
Dia memandangku dengan sorot mata yang sangat lembut lalu tersenyum, sumpah demi apa aku terhipnotis oleh senyuman dan tatapan itu. Entahlah apa yang terjadi dia semakin mendekatkan tubuhnya padaku, menangkup pipiku dengan kedua tangannya dan mencium bibirku. Aku menahan nafas karena sesuatu asing bagi rasa yang menggelitik hatiku saat dia mulai ******* bibirku. Ya tuhan....rasa apa ini sebenarnya?!! apakah ciuman sememabukan ini ya?!
__ADS_1
Aku sama sekali tak menolak dengan perlakuan alexsander padaku, berarti apakah aku sudah kalah olehnya?! apakah aku sudah jatuh begitu saja padanya?! secepat inikah?! aku mulai tersadar lalu ku dorong tubuhnya dengan nafas yang terengah, kami saling menatap untuk waktu yang lama sebelumnya akhir aku melepaskan tangannya dari pipiku dan menjauh.
"Mari pulang....!!" ujarku sambil berdiri dan berjalan mendahuluinya, ya aku rasa ada sesuatu yang salah pada hatiku sekarang.
***
Semenjak hari itu aku tak pernah melihat alexsander lagi di kampus. padahal aku sangat ingin bertemu dengannya menanyakan maksud dari ciuman itu. Batinku ingin sekali menemui teman-temannya di kampus dan bertanya keberadaannya atau nomor telfonnya namun aku kembali berfikir siapa aku?!! aku harus sadar diri.
" Kamu akhir-akhir ini kenapa sih?!" nabila bertanya sambil mengunyah Snack keripik kentang yang di pegangnya. Emangnya aku kenapa?! tanyaku penasaran. kamu enggak sakitkan?! tanya Nabila lagi. "Enggaklah, i am fine!! jawabku tegas. Aku rasa kamu kelihatan nggak segar gitu atau mau aku beliin vitamin?! Nabila menggeser tubuhnya mendekatiku lalu memeluk pinggangku soalnya kan kamu anak mama jadi wajar aku khawatir kata nabila cengegesan membuat suasana biar santai.
Aku melototkan mata, nggak perlu lah bil!! mungkin aku butuh istirahat aja, terkadang nabila, calon kakak iparku nindi serta Abang Gani menggangapku seperti anak kecil.
Eh, kamu udah makan belum Tan, tanya Nabila lagi. Aku menggeleng kerena sejak tadi pagi aku cuma makan roti dan kopi, akh kopi kenapa akhir-akhir ini aku suka dengan kopi. makan bareng aja yuks Nabila mengajakku ke caffe depan dekat kampus.
__ADS_1
Hay kak salam kenal ya. misteri sama konfliknya belum nonggol tapi konfliknya ringan kok. Terus baca maraton ya. like,koment atau vote jangan lupa ya. terima kasih.
Ragga D'Lory🥰🥰