
*selamat membaca
*semoga kita semua sehat selalu
*
*
*
"Hari ini aku tidak fokus dengan kuliahku karena memikirkan ajakan alexsander, kali ini kemanakah dia akan mengajakku pergi?! jika kemaren dia mengajakku balapan liar dan di kejar-kejar polisi apa mungkin dia mengajakku yang lebih extream seperti terjun dari tebing tanpa pengaman atau bisa saja mengajakku ke tempat perjudian. Ya siapa yang tau kan.
__ADS_1
Setelah perkuliahan terakhir siang ini setelah berbasi-basi pada nabila sedikit berbohong tidak bisa ikut karena dia mau ngajakku nonton sore ini akhirnya aku menuju jalan besar dimana aku janjian dengan alexsander yang sudah menungguku dengan mobil hitamnya. jadi kita mau kemana?! setelah aku duduk di sampingnya, wajarkan aku harus waspada tapi anehnya mengiyakan ajakannya itu.
"ikut aja" jawabnya singkat.
Heran deh kenapa harus rahasia-rahasia segala apa susahnya dia bilang aja tujuannya toh aku juga nggak bisa menghindar lagi karena udah di dalam mobilnya yang sudah melaju, enggak mungkin kan aku tiba- tiba melompat keluar mobil seperti di film-film action segala. Dan aku sedikit penasaran sih dengan hal-hal apalagi yang dia lakukan.
Aku kira hidup alexsander jauh dari kata monoton karena mungkin setiap hari dia melakukan hal-hal yang berbeda dan aku rasa mungkin itu sedikit asyik. Tidak sepertiku yang datar-datar saja seperti sekolah,kuliah,kos rumah,orangtua,teman dan abangku, semua itu positif tapi belakangan ini aku berfikir mungkin sesekali dalam hidup harus membuat kesalahan agar bisa belajar dan menghargai orang lain. ya kan?!
Melintasi jalan tol, jalur pinggiran kota, masuk kantor dan entahlah aku tidak tau persis tempatnya dimana karena aku sempat tertidur tadi sewaktu di perjalanan.
"ini dimana?!" tanyaku, dia tak menjawab tapi turun dari mobil lalu membuka bagasi belakang, meskipun agak linglung aku mengikutiny dan mendekatinya.
__ADS_1
" ini sebenarnya dimana sih?! aku mengedarkan pandangan hawa panas sekali, di sekeliling kami terdapat banyak kali gerbong-gerbong kereta api juga rel yang sudah tua tak terpakai dan bunga-bunga ilalang yang sudah tinggi-tinggi sekali yang hampir menutupi gerbong-gerbong tersebut.
"Bawain nih.." alexsander menyentakan lamunanku, menyerahkan sebuah kardus di tanganku sedangkan dia juga membawa kardus tapi lebih besar daripada kardusku.
"Berat banget" jawabku.
" cuma sebentar" katanya berjalan mendahuluiku, tak ada pilihan selain mengikutinya dari belakang dan berharap kali ini dia tidak mengajakku ke tempat yang aneh-aneh di luar nalar. alexsander terus berjalan bahkan dia berjalan sedikit cepat hingga aku kewalahan mengikutinya serta tanganku mulai pegal membawa kardus. kami berjalan menyusuri gerbong-gerbong usang tak terpakai sedikit berkarat dan tiba-tiba...........
"kak Ale..........." sebuah suara riuh memfokuskan penglihatan. Aku tertegun tak jauh dari kami ada banyak sekali anak kecil tengah melompat-lompat melambaikan tangan dengan kegirangan, mereka tampak kucel dan kumuh serta lusuh terus di antara mereka ada yang memakai baju sobek-sobek. aku menatap punggung alexsander dengan seribu pertanyaan, apa yang sedang terjadi?! siapa anak-anak itu?! dan mengapa alexsander berada disini dan mengajakku?!
"kak ale...kami sudah tungguin daritadi pagi lho!" seru seorang anak laki-laki yang berumur kira-kira 7 tahun menyambut alexsander dengan senyum walau dengan wajah yang kotor dan baju kaos yang sudah pudar warnanya.
__ADS_1
"Arlan.....!!" alexsander berjongkok dengan salah satu kakinya, maaf ya tadi kak Ale nungguin teman dulu jadi sedikit terlambat datang. maafin kak Ale ya.
"Ragga D' Lory 🥰🥰