A Bond

A Bond
bab 37


__ADS_3

Selamat membaca


Semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


Isak tangisku belum juga berhenti di padahal sudah dua jam yang lalu kami berada di kost. Nabila sejak tadi juga diam saja di sampingku dan sesekali menepuk punggungku, dia tahu mungkin tak ada gunanya menghiburku yang dalam fase denial dengan tidak bisa menerima masukan apa pun dari orang lain.


"Harus kamu ngebiarin aku untuk bikin perhitungan sama cowok brengsek itu seru Nabila dengan kesal.


"Udah deh bil, biarin aja! jawabku lesu.


"Gimana aku ngebiarin dia Tan, dia itu udah..udah..udah...akhh....Nabila bersungut-sungut.


"Udah nidurin aku?! maksud kamu?! gumanku.


"Seharusnya kamu nggak usah begituan sama dia, dia itu jelas-jelas cowok brengsek, udah bakat dan jelas udah pro!!


"Aku nggak nyesal bil gumanku. aku nggak nyesel dan nggak akan pernah nyesel ngasih milik aku yang paling berharga sama dia. aku menarik nafas yang aku sesalkan cuma kenapa aku nggak tau apa yang ada dalam pikirannya sekarang?!

__ADS_1


"Tan, dia udah bilang kan, kalau dia cuma anggap kamu taruhan, TARUHAN..!! ujar Nabila menatapku.


"Ya....tapi aku nggak percaya sama apa yang dia bilang bil, pasti ada sesuatu" tegasku.


"Kamu benar-benar bodoh ya Tan!! Nabila mengusap wajahnya frustasi.


"Memang" jawabku. bukankah cinta memang bisa membuat seseorang jadi bodoh, bil?!!


***


Jujur, hubungan ini yang aku kira luar biasa dan hubungan yang akan aku kira mampu aku jaga selamanya ternyata berakhir sia-sia. Hati ini sakit, sakit saat melihat dia bergandengan dengan cewek lain meskipun aku tidak percaya dengan alasannya untuk meninggalkanku.


"Ini susu yang kamu pesan...suara Nabila menyadarkan aku dari lamunan.


"Tan, please jangan menyiksa diri gini, Nabila kembali menyodorkan segelas susu padaku.


"Eh, nanti malam kita ke mall yuk? beli baju yang udah aku incar lama sekalian kita nonton tukas Nabila.


"Aku ada kelas sore jawabku pelan.


"Bolos aja gimana?! Nabila menatapku.


"Kalau absensi aku kurang bisa dapet nila D" kataki sambil menggeleng.

__ADS_1


"Hmm gimana kalau ntar malam nginap di kostku? cecar Nabila lagi.


"Bil...nggak usah berusaha menghibur aku ya, aku cuma butuh sendiri sambil menghela nafas.


Aku melihat alexsander bersama Bagas dan Samuel serta seorang cewe rambut pirang yang cantik. meskipun akhir-akhir ini aku melihat dia kembali bergonta-ganti cewek setiap hari. aku mematung saat alexsander berjalan di depanku, kami sempat berpadangan sebentar sebelum akhirnya dia memutuskan membuang muka.


"Al..kita perlu bicara" kataku pelan menatapnya masih berdiri membelakangiku.


Tanpa menoleh sedikitpun....


"Nggak ada yang perlu di bicarakan lagi" jawabnya ketus. Dan Lo jangan ganggu-ganggu gue lagi!! lalu berjalan menjauhiku mengambil tempat duduk di pojok bersama teman-temannya untuk menghindariku.


Mataku terasa memanas, sakit sekali di abaikan oleh orang yang kita cintai dengan sekejam ini.


"Tan, kamu nggak apa-apakan?! kita pulang aja yuk tukas Nabila.


"Aku baik bil, jawabku sambil meninggalkan caffe ini karena mungkin besok dan seterusnya caffe ini akan menjadi black list untukku.


ini masih menuju konflik ya tapi kayaknya masih jauh hmm..!! yuks baca terus ya kakak.


hari ini aku mau crazy up 4x deh ini udah yang up yang ke 3 hari ini nah tinggal 1 up lagi ya.


Ragga D'Lory 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2