A Bond

A Bond
bab 14


__ADS_3

*selamat membaca


*Semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


" Siapa dia?!" Perempuan itu baru menyadari bahwa sejak tadi ada seorang yang sedang takut bersembunyi di belakang alexsander. Alexsander tersenyum lalu menarik diriku ke sampingnya.


"Cewek gue" Hallo..my name natasha. Don't worry we are just friends, dia mengulurkan tangan padaku dan aku menerimanya dengan ragu-ragu. "Finally...Lo akhirnya bisa juga ngajak dia ya, al?!! Samuel menyikut lengan bagas. Gue udah tau nama lo intan kan?! Aku tersenyum kaku lalu mengangguk, sumpah demi apa ini bukan duniaku dan aku tak suka ini.

__ADS_1


" Dia tipe idealnya alexsander banget guys!! Samuel menyampirkan tangannya ke bahu ethan. Eh, by the way..Lo udah tau kan siapa alexsander?!! Cowok itu memandangku dengan senyum tipis. Aku pun melongo, harus aku jawab apa pertanyaan bodoh ini?!


"Udah..udah stop..Lo siap kan Al untuk pertandingan hari ini?! Ethan yang dari tadi diam angkat bicara, mengalihkan percakapan karena di depan mereka sudah ada dua motor sport di tengah jalan. "Oke,gue siap" jawab alexsander dan Lo tunggu disini ya. "Ini perintah!!"katanya padaku.


Aku memutar bola mata dengan malas, iyalah gue tunggu di sini,emang mau kemana?! Pulang?! Gue nggak tau jalan lagian kalau tau udah dari tadi gue pergi ucapku. Bagus!! Dia melirik lagi sebelum naik ke atas motor yang berwarna merah.


Dari arah berlawanan datang cowok berperawakan yang hampir sama dengan alexsander tersenyum sinis tak bersahabat dan dia meludah begitu saja dengan tidak sopan. Namanya edgar musuh besar alexsander jika di jalanan Natasha berbisik padaku dan aku cuma mengangguk kecil toh aku tidak peduli juga tau mau tau.


Perlombaan di mulai, suara motor di geber oleh alexsander dan edgar seorang gadis berpakaian seksi maju ke tengah arena sambil mengacungkan sapu tangan tinggi-tinggi lalu dalam hitungan ke tiga mengayunkan tangannya dalam sekejap antara alexsander dan edgar memacu kendaraannya tak terkendali. Sorak sarai terdengar riuh, aku menggigit bibirku karena cemas,khawatir,deg-degan atau apalah itu karena melihat pertama kali balapan yang seperti ini dengan secara live


**Sssttt..buat kalian yang baca jangan coba-coba ya kayak si alexsander nggak ada faedahnya.kalau kalian suka atau hobi balapan atau mau menekuni dunia balap ya carilah "tempat balapan" yang memang pada jalurnya bukan yang ilegal, oke.


" Jadi, udah berapa kali Sama alexsander?! Natasha menatapku, suaranya tidak terlalu terdengar karena riuh. Apa? Ucapku. Lo udah berapa kali sama alexsander? Agak sedikit mengeraskan suaranya. Maksudnya? Aku nggak ngerti.

__ADS_1


" Tidur sama dia" ucap Natasha lagi.


" Aku menggeleng, tidak, aku tidak tidur dengannya dan enggak akan pernah.


" Natasha tertawa, oh, really?!"


"Hmm..aku mengangguk dengan pasti.


Alexsander datang!! Sorak Sorai makin ramai, dia di sambut bagai pahlawan yang baru saja memenangkan pertarungan. Berbeda dengan tim lawan di seberang sana mereka menatap kesal dan benci tidak ada senyum dan ucapan selamat, bahkan edgar terluka di kaki dan dengkul yang sobek. " Curang" dia membanting helmnya matanya menatap alexsander Lo buat gue jatuh, Sialan!!!


Alexander menatap datar, hey..pecundang, Lo yang jatuh sendiri kenapa nyalahin gue,hah?! Dia tampak tak terima berjalan mendekati Edgar. Atmosfirnya memanas aku menggigit bibirku,aku merinding dan ketakutan bagaimana mereka tawuran,dan nasibku Gimana?! Habislah sudah diriku.


Orang kalah kalau mengakui kesalahannya itu berjiwa besar tapi kalau menyalahkan orang itu namanya ayam, petok..petok ucap alexsander. "Dasar anjing Lo!" Tanpa menunggu lama sebuah pukul mengenai wajah alexsander. Beberapa cewek menjerit tentu termasuk aku bagaiman tidak melihat alexsander dan edgar saling memiting dan berguling-guling di aspal. Aku menutup mulutku saat orang-orang di belakangku membantu alexsander serta Edgar dari kubu masing-masing. Semuanya menakutkan bagiku.

__ADS_1


Polisi-polisi!! Sebuah suara yang berasal dari mana menghentikan mereka semua dan membuat keadaan tambah panik. Keadaan semakin kacau semua yang berada di situ berlarian menyelamatkan diri dari kejaran polisi bagaimana tidak lari jika tertangkap pastilah masuk penjara karena melakukan tindakan yang ilegal. Dalam perasaanku yang menegang di antara riuh manusia berlarian menyelamatkan diri sebuah tangan kekar mengaitkan jemariku, aku menaikan dagu dan melihat alexsander di depanku menggenggam tanganku kuat. Dan untuk pertama kalinya aku menerima ajakannya untuk "pergi" bersamanya.


Ragga D'Lory🥰🥰


__ADS_2