A Bond

A Bond
bab 27


__ADS_3

*selamat membaca


*semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


"Aku menarik nafas, melirik Nabila yang duduk beberapa bangku di depanku, ya memang sejak kejadian waktu itu dia tidak pernah menghubungiku dan tak pernah membalas pesanku serta menghindari aku saat berpapasan. Mungkin kalimatku pada waktu itu benar-benar membuat hatinya terluka maka hari ini aku berencana meminta maaf dan mengajaknya mengobrol di kantin. aku sangat berharap dia menoleh kepadaku namun apa yang aku dapat?! saat mulutku hendak terbuka dia begegas pergi tanpa menatapku keluar ruangan karena perkuliahan hari ini sudah selesai.


Kopi yang aku minum tinggal setengah saat kak Nindi datang menemuiku dengan wajah masam dan tak ada senyum.


Ada apa kak?! kataku tanpa basi-basi.


Kemaren kakak ke kos kamu tan!! katanya sambil duduk di berseberangan denganku, matanya menatapku tajam seperti seorang ibu yang hendak mengintrogasi anaknya yang nakal. Dan ibu kos kamu bilang, kamu sering nggak pulang ke kos dan kamu pernah keluar pada saat jam malam, coba jelaskan semuanya!! apa yang merubah kamu jadi kayak gini?! kak nindi menatapku.

__ADS_1


Aku milirik kak nindi, aku sekarang punya cowok kak jawabku.


Jadi maksud kamu, selama ini kamu tidur di kos cowok kamu tan?! suara kak nindi sedikit meninggi. ya Allah intan!! kamu sadar nggak sih apa kamu lakukan ujar kak nindi lagi sambil mengusap wajahnya.


Aku mengangguk pelan, kami memang tidur bersama tapi memang dalam artian tidur yang sebenarnya kak, nggak ngapain-ngapain juga, lagian apa hak ibu kos itu mengatakan pada kakak. itu sama aja mengusik privasi sengitku.


Ibu kos melakukan itu karena niat baik beliau tau kalau kamu masih tanggung jawab kakak, jadi nggak ada salahnya kan dia melaporkan apa kamu lakukan di luar sana pada kakak?! dan sejak kapan kakak menjadi orang lain buat kamu?!


kakak......suaraku melunak. aku tidak mau bertengkar lagi cukup dengan nabila tapi tidak dengan calon kakak iparku yang cantik ini.


Intan...kakak cuma takut dia menyakiti kamu.


Dia mengangguk.


Tidak akan kak, tenang aja. aku mencoba menyakinkan kak nindi seulas senyum menghiasi bibirku, dia cowok yang baik kak.


Tapi intan......

__ADS_1


Kak, please banget,kakak boleh jagain aku tapi jangan pernah terlalu dalam ikut campur urusan pribadi aku, aku tau kakak sangat mencemaskan aku tapi bisa kok jaga diri dan dia nggak akan macam-macam sama aku jadi tolong percaya sama aku ya dan hilangkan fikiran negatif itu. aku melihat kak nindi mengangguk walaupun aku tau tidak ada ketulusan dalam anggukan itu.


Intan, sebuah suara bariton membuatku menoleh. panjang umur!! alexsander datang saat kami membicarakannya.


Aku berdiri menyambut pelukan kecilnya. kenalin ini kakak aku, nama nya kak nindi pacarnya Abang Gani tapi dia udah aku anggap kakak sendiri ungkap ku. alexsander tersenyum sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman. Alih-alih menerima uluran tangan, bisa bicara sebentar kak Nindi justru mengatakan hal yang lain. Tentu, kata alexsander sambil menurunkan tangannya.


Ikut aku, kak Nindi lantas menjauhiku yang di ikuti alexsander berjalan santai. sedangkan aku menunggu di meja dengan mata yang menatap mereka yang berdiri di sudut sambil saling melemparkan percakapan.


Setelah sekitar 10 menit kak nindi mendekatiku lalu mengambil tasnya, hati-hati ya!! kalau ada apa-apa beri tau kakak lalu meninggalkanku.


Oke, hari ini kita akan kemana?! alexsander menyadarkan lamunanku. Hmmm..kak nindi bilang apa aja?! tanyaku.


Alexsander mengangkat bahu, nothing!!


Please tell me!! apa yang di katakan kak nindi sama kamu?!


alexsander melihatku, hanya pecakapan antara kakak adik yang biasa jawabnya penuh ambigu.

__ADS_1


Ragga D'Lory🥰🥰


__ADS_2