A Bond

A Bond
bab 36


__ADS_3

Selamat membaca


Semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


"INTAN..."


Aku menatap nabila dengan nafas naik turun ngos-ngosan berlari mendekatiku.


"Alexsander...alexsander....


"Alexsander kenapa?!" dia kenapa?!" aku menajamkan mata pada nabila mengoyang-goyangkan tubuhnya.


"Hari ini dia masuk kuliah lagi setelah selesai skors" jawab Nabila yang masih mengatur nafasnya.


Aku segara berlari menaiki tangga fakultas kedokteran hewan, aku berlari melewati gedung-gedung lain sebelum akhirnya sampai di fakultas kedokteran hewan.


Jantungku berdebar saat langkah kakiku menuju ke arahnya dan aku ingin sekali memeluk tubuhnya.


"Eh Tan..!" Samuel menyadari kedatanganku di susul semua orang menyadari kedatanganku termasuk alexsander.


"Al......" panggilku setelah kami berhadapan, aku melihat sorot matanya sedikit terkejut namun dalam sekejap sorot matanya berubah dingin.


"Dua hari nggak ngasih kabar, kamu kemana?" tanyaku.


Dia tidak menjawab malahan membuang pandangan ke arah lain.


"Kamu dengerin aku ngomong nggak sih Al?" sambil meremas ujung kemejaku.


Alexsander menatapku dengan senyum sinis yang tak aku ketahui apa maksudnya.

__ADS_1


"Cukup Tan!" katanya kemudian.


"Cukup?! tanyaku mengerutkan kening.


Dia mengangguk.


"Iya..." jawabnya datar.


"Jelasin apa maksudnya cukup?" saat aku cekal lengan tangannya.


"Iya cukup, gue sama elo" jawabnya sambil menghela nafas dan menatapku dengan intens.


"Maksud kamu, kita......?! aku tidak mampu meneruskan kalimat.


"Kita PUTUS..!! dia mengangguk.


"Kenapa?" kamu bohong kan?! kamu becanda kan?! sementara air mataku sudah tidak bisa aku bendung lagi.


"Apa masih kurang jelas yang gue bilang tadi?" alexsander tertawa sinis.


"Kita PUTUS, Lo nggak dengar hah?! kita PUTUS!! serunya lantang.


"Enggak!! jawabku cepat.


"Gue pengen putus karena gue udah menang taruhan sama teman-teman gue. kalau gue bisa ngajak elo pacaran dan sampai bisa tidurin elo gue menang! serunya.


"Dan see..... gue menang bisa ngajakin elo tidur sama gue, apa Lo pikir gue udah berubah? nggak intan!! gue ini tetap cowok brengsek. Jadi Lo nggak usah cengeng karena kenyataannya gue emang nggak pernah cinta sama Lo!!!


"PLAK...!!!


Sebuah tamparan dariku, tanganku bergetar. benarkah yang dia katakan?


"Aku nggak percaya!! seruku.


"Terserah" jawab alexsander datar. yang jelas kamu hanya bahan taruhan bagi gue dan teman-teman gue.

__ADS_1


"Enggak!!"...enggak...enggak aku menjerit dan aku menutup telingaku.


BUGH...BUGH..BUGH.." Lo jadi cowok kenapa brengsek sih!! Nabila memukul alexsander dengan tasnya.


Alexsander hanya diam di pukuli.


"Bil.. udah..udah..." aku menarik nabila menjauh dari alexsander tapi sia-sia.


"Tan, buka mata Lo" dia ini cuma cowok brengsek dengan mulut kotor ujar Nabila emosi.


"Lo pikir sahabat gue barang mainan?! HAH?! ujar Nabila lagi.


"Pukul..ayo pukul gue lagi" emang kalau Lo berdua marah akan ngebalikan dia perawan lagi?! enggak kan!! kata alexsander.


"Dasar Lo cowok brengsek yang nggak punya hati" Nabila kembali memukul alexsander dengan tasnya lalu mendorong alexsander sampai terjatuh.


"Kamu nggak apa-apa kan, Al?! aku berusaha membantunya berdiri namun kembali tanganku di tepis dengan kasar.


"Brengsek!!" Nabila kembali ingin memukul alexsander.


"Jangan bil..please..udah.. udah cukup!!" aku memohon pada Nabila agar tidak memukul alexsander lagi.


"Gue udah ngasih elo peringatan ya, Lo udah janji sama gue jagain intan waktu itu sama gue tapi Lo ingkari, jadi mulai sekarang Lo jauh-juah dari gue, NGERTI?? tukas Nabila tegas.


"Gue nggak bakalan nyariin dia lagi, Lo tenang aja!! ucap alexsander sinis.


"ayo Tan!! kita pergi dari sini, gue muak lihat cowok brengsek seperti dia. Nabila menunjuk alexsander.


"Tapi.........


"Ayo cepat, ujar Nabila berjalan sambil menyeret tanganku.


Gimana-gimana?! udah kayak sinetron-sinetron belum kak?! hehehee


Ragga D'Lory🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2