A Bond

A Bond
bab 35


__ADS_3

*selamat membaca


* semoga kita semua sehat selalu


*


*


*


Mobil melaju dengan kecepatan sedang namun aku tak tau kemana dia akan mengajakku, sesekali aku melirik alexsander yang sedang fokus mengemudi sesekali aku melihat pemandangan keluar ad langit orange yang mulai meredup yang akan di sambut malam.


Suasana di sekitar kami cukup sepi karena saat ini kami sedang di atas suatu bukit duduk di atas kap mobil, hanya ada beberapa meter dari jarak kami ada warung-warung di dominasi anak-anak muda.


"Tau dari mana tempat ini? tanyaku sambil menoleh padanya.


"Dulu sering kesini saat kalau pikiran sedang pusing" jawabnya.


"Sendirian?!" tanyaku lagi.


"Iya......"


"Kenapa nggak ajak aku?!


Alexsander tertawa, lalu mengambil jemariku dan menggenggam tanganku dan melihatku...


"Kamu masih di sana, di salah satu rumah yang memiliki cahaya" tunjuk alexsander ke bawah.


Alexsander tersenyum tulus dan aku pun membalas senyumnya.


"Intan....." alexsander menyebut namaku.


"Hmmm...

__ADS_1


"Aku mencintaimu"


Deg..


"Apa?" tanyaku yang sedang berusaha menyembunyikan rasa gugupku, ungkapan cinta darinya membuat jantungku mendadak berdetak cepat.


"Terima kasih........" lanjutnya.


"Buat apa?!


"Buat waktu dan semuanya yang sudah kamu berikan padaku" jawabnya tenang. aku tau kamu berusaha mengimbangiku untuk nyaman dengan kehidupanku...."


"Al...." aku memotong kalimatnya dan meremas tangannya. Aku baik-baik saja dan jangan pernah mengatakan hal seperti itu lagi, aku tidak berusaha mengimbangimu kerena aku memang nyaman sama kamu kataku.


Aku menyandarkan badan di bahunya dan memejamkan mata merasakan angin lembut membelai pipiku, beriringan dengan deru angin dia mengecup bibirku ********** dengan penuh cinta dan melakukan sesi ciuman panjang nan penuh perasaan.


Aku percaya bahwa alexsander tidak seperti yang orang-orang bicarakan, dulu mungkin dia seorang playboy hanya karena dia belum menemukan yang benar-benar di cintainya. Dan aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan pernah meninggalkannya dalam keadaan apa pun.


"Baiklah..aku akan menemui mamamu besok ya!! ujar alexsander.


"Ketemu sama mama?! jangan....!! kataku. aku hanya ingin memberi tahu saja bukan bermaksud menyuruh kami temui mama sangkalku.


"Kenapa?! kamu takut mama kamu menolak aku?!" dia seakan tau pikiranku.


Alexsander menarik daguku untuk menatapnya, lalu pandangan kami bertemu dan disertai senyum tipis dari bibirnya.


"Aku tidak akan mundur jika mama kamu menolak ku sayang!!" aku akan mencari cara supaya bisa di terima, jadi izinkan aku bertemu dengannya, oke?! jawabnya pelan.


Aku menarik nafas sedikit ragu tapi aku pun mengangguk meletakan rasa yakin itu pada alexsander.


***


Kami sengaja tak memesan apa-apa kerena menunggu alexsander namun sudah lebih dari 1 jam sejak dia memberi kabar padaku tapi sampai sekarang belum juga datang apalagi telfonku juga tidak di angkat-angkat.

__ADS_1


"Jadi dimana cowok kamu itu Tan?!" mama bertanya dengan wajah sedikit kesal.


"Tunggu sebentar lagi ya ma mungkin kena macet" aku menatapnya dengan belas kasih.


"Coba si telfon lagi, siapa tau di angkat" kata mama.


Aku mengganguk mencoba lagi menelfon tapi tetap tidak di angkat.


"Gimana?!" tanya mama.


Aku menggeleng lesu.


"Tapi ma...."


"Enough Tan", mama memotong kalimatku, dia sudah menyia-nyiakan kesempatannya jawab mama tegas.


Setelah mama pulang, aku bergegas mencari alexsander ke kost nya tapi nihil kamarnya rapi dan dingin berarti dia belum pulang. Lalu aku bergegas ke rumahnya namun perasaan kecewa saat sosok yang muncul di balik pagar adalah sopir pribadi mamanya dan bilang alexsander belum pulang beberapa hari ini.


Harapan terakhirku adalah menghubungi teman-temannya Bagas dan samuel.


"Alexsander?" gue belum ketemu dia dari kemaren itulah jawabnya samuel.


"Lo aja ceweknya aja nggak tau apalagi kita Tan" ujar bagas.


Malam ini aku putuskan untuk menunggunya di kostnya meringkuk di balik selimut dengan mata terpejam menangis.


Kamar ini dingin dan asing tanpanya, sepi..


Tak ada kehangatan seperti biasa yang aku rasakan..


Aku menunggumu..Alexsander...


Ragga D'Lory 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2