
Angel yang sedang menggalau di kamarnya karena sudah beberapa hari ini tidak mendapatkan kabar dari Arsen kaget ketika angin cukup kencang tiba-tiba berhembus masuk melalui jendela kamarnya yang terbuka..dan ..brak..ada sesuatu yang terjatuh.
Angel mematung ketika melihat yang terjatuh ternyata photo pernikahan dirinya dengan Arsen sewaktu di Surabaya.
Tubuhnya Angel bergetar saat menatap serpihan kaca yang berserakan di lantai..ada apa ini ? hatinya tiba-tiba menjadi tidak tenang.
Angel keluar dari kamarnya kemudian menyuruh pelayan untuk membersihkan serpihan kaca dari pigura yang hancur.
"Apa yang jatuh Ngel ?" tanya Mama nya ketika melihat pelayan membawa serpihan kaca dari kamar Angel.
"Pigura photo Ma, barusan anginnya kencang..aku lupa belum menutup jendelanya " jawab Angel
"Ooh "
Sejak Rudi mengalami kecelakaan, orangtua Angel memang belum pulang ke Surabaya.
Orangtua Angel memutuskan tinggal sementara di Jakarta sambil menemani Angel yang sering ditinggalkan Arsen ke luar kota.
Walaupun definisi menemani menurut orangtua Angel adalah pergi belanja barang-barang branded bersama agar putri kesayangannya itu tidak kesepian.
Seperti hari ini, untuk meredakan kegalauan hatinya Angel pergi mengajak ibunya belanja.
Angel dan ibunya membeli beberapa tas branded yang harganya selangit.
Meski menghabiskan uang ratusan juta untuk memuaskan hasrat belanjanya namun tidak membuat perasaan Angel menjadi lebih baik.
Pikiran Angel tetap tertuju kepada Arsen yang entah sekarang sedang berada dimana.
Angel tidak tau jika sekarang suaminya itu sedang menikmati acara bulan madu singkat nya di Bali dengan istri mudanya.
Rasa hampa Angel semakin terasa ketika orangtuanya kembali ke Surabaya.
* * * * *
Kanaya terbangun ketika matahari sudah sangat tinggi. Di sampingnya Arsen masih tertidur dalam keadaan telanjang sama seperti dirinya.
Perlahan Kanaya mengelus bibir tipis yang semalam tidak berhenti mencumbu setiap inci tubuhnya.
Merasa ada yang menyentuh bagian wajahnya Arsen pun membuka matanya.
Senyumnya langsung mengembang ketika melihat Kanaya tengah menyentuh bibirnya.
"Kenapa ganggu Daddy tidur..apa mau lagi hmm ? " tanya Arsen.
__ADS_1
"Tidak Dad.. aku masih sakit " Kanaya menunjuk bagian bawah tubuhnya.
"Maaf ya Sayang..Daddy telah melukai kamu " Arsen meraih tubuh polos Kanaya kedalam pelukannya.
"Daddy..kita akan disini sampai kapan ? aku tidak bisa terlalu lama ijin tidak masuk sekolah karena sebentar lagi ujian "
"Nanti sore kita kembali ke villa, dan besok kita kembali ke Jakarta " jawab Arsen.
"Iya Dad " jawab Kanaya sambil menyusupkan wajahnya di dada Arsen.
Hari itu Kanaya dan Arsen pamit pulang. Arsen terpaksa menolak ajakan untuk menginap lebih lama karena Kanaya harus kembali masuk sekolah. Ketiga teman Arsen pun mengerti.
Sorenya Arsen dan Kanaya kembali ke villa milik Arsen dan menghabiskan malam terakhir disana.
Sepasang pengantin baru itu memilih menghabiskan sisa waktu mereka di kamar.
Meskipun siangnya Kanaya mengaku masih merasa kesakitan namun pada kenyataannya Kanaya tidak dapat menolak ketika Arsen mulai melancarkan serangan mautnya.
Kanaya yang baru selesai mandi terpekik ketika Arsen langsung memerangkap tubuhnya dan memelorotkan handuk yang melingkar di tubuhnya.
"Daddy..bikin kaget saja " Kanaya memegang dadanya dan berusaha mempertahankan handuknya.
Namun pertahanan Kanaya jebol ketika Arsen berhasil membuang handuknya ke sembarang arah kemudian menggiringnya ke atas ranjang.
Keesokannya Arsen dan Kanaya kembali ke Jakarta dengan penerbangan pagi dan siangnya mereka sudah kembali berada di apartemen.
"Sayang..nanti sore Daddy pulang dulu ya. Kalau Daddy terlalu lama tidak pulang nanti Angel curiga " ucap Arsen ketika mereka sedang berbaring diatas ranjang Kanaya.
"Iya..tapi pulangnya jangan lama-lama..nanti aku kangen " jawab Kanaya manja.
"Daddy akan usahakan sering kesini " jawab Arsen sambil mengelus kepala Kanaya yang sedang rebah di dadanya.
Kanaya mengangguk sambil tangannya jahil mempermainkan dada Arsen.
"Aku tuh mau ya Daddy disini saja.. jangan pulang kesana "
"Iya..setelah Daddy menceraikan Angel Daddy pasti tidak akan kesana lagi " jawab Arsen yakin.
"Daddy akan menceritakan Mami Angel ?" mata Kanaya membola.
"Ya..Daddy sedang menunggu waktu yang tepat. Kamu yang sabar ya !"
"Iya Dad " jawab Kanaya
__ADS_1
"I love you Sayang " bisik Arsen
"Aku juga " balas Kanaya
Arsen pun memagut bibir Kanaya dan mereka pun kembali memadu kasih sebelum Arsen pulang ke rumah Angel beberapa jam lagi.
Saat memadu kasih dengan Kanaya, Arsen tidak menyadari jika Kanaya sengaja meninggalkan beberapa jejak cinta di belakang telinga Arsen.
Sekilas memang tidak terlihat, bahkan Arsen pun mungkin tidak akan menyadarinya.
Kanaya berharap Angel akan jeli dan menemukannya. Kanaya tidak sabar ingin melihat kehancuran hati Angel seperti yang mamanya rasakan dulu.
Setelah membuat Kanaya tertidur karena kelelahan , perlahan Arsen beranjak ke kamar mandi dan setelahnya ia a pun berkemas untuk pulang ke rumah Angel.
"Tidur yang nyenyak ya Sayang, Daddy janji tidak akan lama disana " bisik Arsen sambil mencium kening Kanaya.
Angel menyambut kepulangan Arsen dengan suka cita. Sebetulnya Angel hari ini ada janji dengan teman-teman sosialitanya, namun karena Arsen pulang maka Angel pun membatalkan rencana kepergiannya.
Angel ingin menghabiskan waktu di rumah dengan suami yang sudah sangat ia rindukan.
Begitu sampai di rumah Arsen langsung tertidur. Tidak bisa dipungkiri jika ia merasa lelah setelah pulang dari Bali dan meniduri istri kecilnya tentunya.
"Sayang..aku kangen tau sama kamu " Angel berusaha menggoda Arsen dengan memakai lingerie nya namun Arsen tidak bergeming dalam tidurnya.
Angel tentu saja sangat kesal, namun ia berusaha menahan kekesalannya itu karena takut Arsen semakin tidak respek kepadanya dan akhirnya semakin menjauhinya.
Akhirnya Angel tidak berani mengganggu tidur Arsen lagi. Ia hanya memeluk tubuh Arsen.
Arsen yang merasa tidak nyaman membalikkan tubuhnya memunggungi Angel.
Dalam posisi memunggunginya mata Angel langsung melotot menatap kearah leher Arsen. Angel mendapati beberapa kissmark disana tepatnya di dekat telinga Arsen.
Jantung Angel bergemuruh, semua ketakutannya semakin terlihat nyata..Angel semakin yakin jika selama ini Arsen memiliki wanita lain.
Disaat Angel sedang bimbang antar harus membangunkan Arsen untuk meminta kejelasan atau tidak mengganggunya tidur dulu , satu notifikasi pesan masuk di gawainya dari nomor yang tidak dikenal.
Orang yang tidak dikenal itu ternyata mengirimkan sebuah photo kepada Angel.
Kedua bola mata Angel nyaris keluar ketika melihat photo itu adalah Arsen yang sedang bercumbu dengan seorang wanita yang memakai bikini seksi di sebuah jaccuzi.
Sayang wanita yang sedang berada dalam pelukan Arsen itu tidak terlihat wajahnya karena diambil dari arah belakang.
Namun Angel akui jika wanita itu terlihat memiliki tubuh yang indah dengan kulit yang putih mulus..dan sepertinya cantik.
__ADS_1