Affair with my Stepfather

Affair with my Stepfather
Pengalihan Aset


__ADS_3

Atas saran dari Arsen, Hana dan Kanaya menghubungi Yohan pengacara Widianto untuk mengurus pengalihan nama semua aset peninggalan Widianto menjadi atas nama Kanaya.


Dalam waktu singkat semua aset tersebut kini sudah beralih menjadi atas nama Kanaya.


Angel yang masih berniat untuk menjual beberapa aset milik Kanaya akhirnya menjadi uring-uringan karena semua sudah dibalik namakan atas nama Kanaya.


Kini Angel hanya bisa bergantung dari penghasilan di perusahaan saja itupun Angel tidak bisa seenaknya karena perusahaan memiliki tim audit yang sangat setia kepada Widianto.


Jika sebelumnya Angel tidak terlalu ambil pusing karena ia memiliki suami yang kaya raya seandainya ia harus lengser dari perusahaan jika Kanaya selesai kuliah atau menikah.


Jika ingin menguasai seluruh harta Kanaya jalan satu-satunya adalah dengan menyingkirkan Kanaya.


Seandainya tidak berhasil juga maka Angel harus mengambil jalan kedua yaitu berusaha mendapatkan Arsen kembali.


Arsen dan Kanaya adalah kunci kemakmuran Angel dan keluarganya.


Demi melancarkan niatnya Angel menyuruh orang untuk mencari informasi mengenai tempat tinggal Kanaya sekarang ini.


Keesokannya Angel dibuat tercengang ketika orang suruhannya melaporkan jika sekarang Kanaya tinggal di sebuah apartemen dan yang lebih membuat Angel shock adalah ternyata di apartemen itu Kanaya tidak tinggal sendirian melainkan dengan Hana ibu kandungnya.


Ternyata Hana sudah berhasil menemukan keberadaan Kanaya.Hana ternyata satu langkah lebih maju dari Angel.


Mendengar Kanaya kini tinggal dengan ibu kandungnya tentu Angel harus merubah strategi. Bukan hanya Kanaya saja yang harus ia singkirkan namun ibunya juga.


Jika hanya Kanaya yang ia singkirkan tentu harta peninggalan Widianto akan kembali kepada Hana dan itu artinya mementahkan kembali usaha yang sudah ia lakukan selama belasan tahun yang lalu.


Lain halnya jika Hana juga ia singkirkan maka semua harta peninggalan Widianto akan jatuh ke tangannya.


* * *


Akhir pekan ini Kanaya dan Hana berniat akan pergi berbelanja kebutuhan pokok. Pada saat akan pergi mereka mengalami sedikit masalah karena mobil milik Hana mogok karena mobil Hana memang sudah tua.


Kanaya dan Hana akhirnya pergi dengan taksi namun tujuan mereka adalah rumah Angel.


Angel yang pagi itu masih tertidur tentu saja kaget dengan kedatangan Kanaya dan Hana yang tiba-tiba. Terlebih niat mereka adalah untuk mengambil mobil yang ada di garasi.


Angel memberikan salah satu kunci mobil dengan sedikit dilempar keatas meja. Kanaya hendak marah namun dicegah oleh Hana.


"Kamu tidak lihat kami datang berdua ? jadi kami akan membawa dua mobil " ucap Kanaya membuat Angel langsung melotot.


"Dua mobil ?"

__ADS_1


"Lebih baik mama yang pake mobil aku daripada Rudi " ujar Kanaya santai.


Dengan menggerutu Angel pun kembali melemparkan satu kunci mobil lagi ke atas meja..benar-benar tidak sopan.


Kanaya dan Hana pun membawa dua mobil yang ada di garasi. Besok-besok mereka akan datang lagi untuk mengambil mobil yang lainnya.


Setelah mengambil mobil dari rumah Angel barulah mereka pergi berbelanja kebutuhan pokok.


Sepulang dari belanja Hana pun langsung masak dengan dibantu oleh Kanaya.


"Ma..boleh tidak malam ini aku menginap di rumah Meta ?" tanya Kanaya pada saat mereka sedang makan.


"Memangnya kenapa harus menginap ?" tanya Hana.


"Mama papanya sedang keluar kota , Meta disuruh jaga rumah sendirian " jawab Kanaya


Maafkan aku Ma..aku terpaksa bohong, padahal aku akan menemui suamiku


"Ya sudah mama ijinkan..tapi kalian tetap di rumah dan tidak boleh kemana-mana" pesan Hana


"Baik Ma..tapi euumm..boleh tidak aku bawa makanan ? soalnya Meta pasti tidak masak paling makannya mie instan "


"Tentu boleh dong sayang..sebentar mama siapkan dulu " jawab Hana senang.Ia pun beranjak mengambil dua kotak makan dan mengisinya untuk bekal Kanaya menginap.


"Iya.. hati-hati sayang "pesan Hana.


Kanaya keluar dari unit apartemen miliknya kemudian naik menuju lantai 5 tempat unit Arsen berada.


Arsen yang baru selesai mandi kaget ketika mendapati Kanaya sudah ada di dapur dan sedang menyusun makanan diatas meja makan.


"Sejak mama kamu tinggal di apartemen sama kamu Daddy sering makan enak " Arsen memeluk Kanaya dari belakang.


"Masakan mama adalah masakan terenak menurut aku " jawab Kanaya.


"Kamu juga lezat sayang " Arsen mencium bahu Kanaya .


"Memangnya aku makanan " Kanaya terkikik.


"Mama kamu tidak curiga sering kehilangan makanannya hmm ?" tanya Arsen.


"Ini malah mama yang siapin, aku bilang sama mama kalau mau menginap di rumah Meta " jawab Kanaya sambil membalikkan badannya menghadap kearah Arsen.

__ADS_1


"Iih..Daddy seksi sekali " Kanaya melotot, ia baru menyadari jika Arsen hanya memakai handuk melilit di pinggangnya.


"Jadi malam ini kamu menginap disini ?" tanya Arsen. Kanaya mengangguk.


"Istri pintar " puji Arsen sambil mencubit ujung hidung Kanaya dengan gemas.


"Daddy makan dulu gih..aku sudah makan sama mama tadi " Kanaya menyiapkan piring untuk Arsen.


"Daddy pake baju dulu " Arsen beranjak ke kamarnya untuk berpakaian. Tidak lama kemudian pria bule itupun duduk dan mulai makan.


"Enaknya setiap hari makan masakan mertua " ujar Arsen sambil makan dengan lahap.


"Enak tidak Daddy ?" tanya Kanaya.


"Hmm..enak banget " jawab Arsen.


"Kalau begitu setiap hari aku akan anterin makanan kesini " ujar Kanaya sambil menopang dagunya memperhatikan si bule tampannya yang sedang makan.


"Sampai kapan kita akan terus begini sayang ? " Arsen menghentikan sejenak makannya untuk menatap wajah imut Kanaya.


"Aku tidak tau Dad " jawab Kanaya.


"Sebetulnya Daddy ingin segera memberitahukan pernikahan kita sama mama kamu agar kita tidak selalu kucing-kucingan terus seperti ini " tutur Arsen dengan wajah yang serius.


"Aku takut mama tidak akan merestui kita..aku tidak mau mengecewakan mama..aku masih ingin menikmati kasih sayang mama yang baru aku rasakan lagi setelah lama hilang " ucap Kanaya dengan wajah sendu.


"Iya Daddy mengerti " Arsen memutuskan tidak membahas masalah itu dulu karena tidak ingin membuat Kanaya sedih.


Arsen meneruskan makannya hingga habis dan perlahan wajah sendu Kanaya pun perlahan memudar.


"Daddy..tadi pagi aku dan mama pergi menemui Angel.


"Untuk apa sayang ?" Arsen langsung melotot.


"Aku ambil mobil aku disana dua " Kanaya mengacungkan dua jarinya sambil nyengir.


"Serius sayang ?" Arsen menatap tidak percaya akan keberanian Kanaya.


"Mobil mama mogok karena memang mobil mama sudah tua makanya aku bawa mobil untuk mama, daripada dipakai oleh Rudi " jawab Kanaya.


"Pinter istrinya Daddy " Arsen mengacak rambut Kanaya gemas.

__ADS_1


Setelah Arsen selesai makan, Kanaya membereskan semua perabot hingga bersih kemudian mereka duduk bersantai sambil menonton tv.


Arsen dan Kanaya memutuskan tidak pergi kemana-mana Karena mereka ingin menghabiskan banyak waktu berdua.


__ADS_2