Affair with my Stepfather

Affair with my Stepfather
Kita Hadapi Berdua


__ADS_3

Mengandung konten dewasa harap bijak dalam membaca 🙏🙏🙏


Sopir yang mengantarkan Kanaya langsung pergi setelah nona mudanya itu turun tepat di jalan depan rumah Meta.


Setelah mobil itu pergi Kanaya pun masuk ke mobil Arsen yang sudah menunggunya sejak beberapa menit yang lalu.


"Daddy kangen banget sama kamu Sayang " Arsen langsung memeluk Kanaya erat dan menciumi wajahnya.


Tinggal dalam satu apartemen yang sama saja mereka hanya memiliki waktu terbatas apalagi sekarang Kanaya tinggal di rumah papanya yang memiliki penjagaan cukup ketat membuat mereka semakin sulit bertemu.


"Aku juga kangen banget sama Daddy " Kanaya memeluk leher Arsen erat.


"Mumpung pagi kita harus segera berangkat " Arsen melepaskan belitan tangan Kanaya di lehernya. Kini tangan mungil itu berpindah membelit perut Arsen dan pria bule itu membiarkannya.


Arsen melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kearah luar Jakarta.


Di jalan mereka mampir ke sebuah minimarket untuk membeli makanan dan minuman sebagai bekal di perjalanan.


Sepanjang perjalanan ke puncak Kanaya terus memeluk perut Arsen seolah takut jika pria bule itu akan pergi meninggalkannya..sesekali Arsen mengecup puncak kepalanya dengan lembut.


Setiap mereka terhadang lampu merah, Kanaya dan Arsen saling Melu mat bibir dan baru saling melepaskan ketika lampu hijau mulai menyala.


Setelah melalui perjalanan hampir dua jam akhirnya mereka pun tiba di villa milik Arsen.


Villa milik Arsen itu berada di pinggir sebuah danau yang sangat indah.


Kamar utama yang akan ditempati oleh Kanaya dan Arsen memiliki teras yang menghadap langsung kearah danau itu.


Setelah turun dari mobil, Arsen membawa tas milik mereka ke kamar.


"Wooow..indah sekali " Kanaya membuka pintu kamar yang mengarah ke danau.


Udara sejuk langsung masuk ketika Kanaya membuka pintu itu selebar mungkin.


Kanaya yang masih terlihat takjub dengan pemandangan di depannya terjungkir ketika Arsen tiba-tiba memeluk nya dari belakang.


"Kamu suka Sayang ?" tanyanya sambil mencium leher Kanaya dari belakang.


"Suka sekali " jawab Kanaya sambil mengelus-elus tangan Arsen yang melingkar di perutnya.


Arsen menghirup dalam-dalam aroma rambut Kanaya yang wangi.

__ADS_1


Perlahan Arsen membalikan tubuh Kanaya hingga menghadap kearahnya dan merekapun saling berpelukan dan meluapkan semua kerinduan dalam ciuman yang panjang tepat di pinggir danau.


Udara yang cukup dingin karena gerimis mulai turun membuat Arsen membawa Kanaya masuk dan menutup pintu rapat-rapat.


Di kamar itu Arsen menghangatkan tubuh kecil Kanaya dengan caranya yang sangat Kanaya sukai.


Arsen menggendong tubuh mungil Kanaya dan menurunkannya dengan hati-hati diatas ranjang.


Dengan cepat ia menarik kaos Kanaya keatas hingga terlepas dan kemudian menarik rok mininya melalui kaki jenjangnya hingga hanya menyisakan bra dan ce Lana dalam berwarna merah muda.


Kanaya berbaring manis menunggu Arsen yang juga melepas semua pakaiannya hingga menyisakan sweatpants ketat yang mengurung sosis jumbo miliknya.


Perlahan Arsen merangkak naik keatas tubuh Kanaya dan mulai menikmati hidangan terlezatnya.


Kanaya tidak protes sama sekali ketika Arsen pada akhirnya melepas dua kain yang tersisa dan juga membebaskan adik kecilnya yang sudah meronta ingin dilepaskan.


Kanaya pun menyambutnya dengan penuh kepasrahan dan membiarkan pria bule itu membawanya terbang ke langit ketujuh.


Arsen baru melepaskan Kanaya ketika tiba saat makan siang. Mereka memilih makan di dalam kamar sambil menikmati pemandangan danau yang mulai diselimuti kabut tipis.


Setelah selesai makan mereka menghabiskan waktu dengan bercengkrama di kamar sambil menatap hujan..dan setelahnya Arsen kembali membawa Kanaya terbang ke langit ketujuh.


* * * * *


Angel tidak mempercayai pada penglihatannya sendiri.


"Bagaimana mungkin Kanaya dan Arsen bisa se mesra ini ?" Angel geleng-geleng kepala masih tidak percaya pada penglihatannya.


Ada dua photo yang dikirim anak buahnya. Photo pertama adalah ketika Kanaya masuk kedalam mobil Arsen..disana tampak terlihat biasa dan tidak ada yang mencurigakan.


Di photo kedua Angel langsung terlihat meradang karena di photo itu tampak Arsen dan Kanaya masuk ke sebuah minimarket dengan tangan keduanya saling menggenggam.


Angel berpikir, bagaimana Arsen dan Kanaya bisa sedekat ini ? melihat Arsen dan Kanaya berjalan saling menggenggam saja tak urung membuat hati Angel terbakar.


Jika saja anak buah Angel tidak kehilangan jejak sudah pasti mereka akan mendapatkan banyak photo kemesraan mereka berdua, bahkan bisa juga mereka menemukan jika Arsen dan Kanaya pergi menginap di villa berdua.


Di kamarnya Angel mengamuk, kesialan demi kesialan datang silih berganti dalam hidupnya.


Setelah diceraikan oleh suami bulenya kini ia juga harus hengkang dari perusahaan setelah Widianto kembali.


Kepalanya terasa pecah memikirkan darimana ia punya uang untuk mencukupi semua kebutuhannya dan keluarganya.

__ADS_1


Jika saja Hana tidak lebih dulu kembali mungkin ia akan lebih mudah kembali mendapatkan Widianto namun sayangnya kini Widianto lebih memilih Hana daripada dirinya karena ia sudah terlanjur sempat menikah dengan Arsen pada saat Widianto dinyatakan meninggal dalam kecelakaan.


Tok..tok..tok


Angel yang kesal semakin kesal ketika Rudi tiba-tiba muncul di kamarnya.


"Mbak..barusan Mama telepon katanya yang mbak belum kirim uang belanja.. takutnya kelupaan "


"Iya nanti aku transfer, sekarang keluar kamu dan jangan ganggu aku !" Angel mengusir Rudi dari kamarnya.


Rudi keluar dari kamar kakaknya dengan heran karena melihat kamar kakaknya yang berantakan, selain itu Rudi juga melihat Angel yang tampak sangat kacau.


Sewaktu Widianto dinyatakan meninggal Angel tidak sekacau ini karena ia menikah hanya mengincar hartanya saja, berbeda saat Arsen menceraikan nya. Angel merasakan bagaimana rasa sakitnya patah hati ditinggalkan oleh orang yang sangat ia cintai.


Angel sangat mencintai Arsen karena pria bule itu adalah cinta pertamanya.


Angel masih mau memaafkan dan menerima Arsen kendati pria itu kedapatan selingkuh dengan wanita lain sewaktu di Bali.


Dan ketika tiba-tiba Arsen memutuskan ingin menceraikan nya Angel merasa jika dunianya runtuh seketika.


Angel tidak menyadari jika sebetulnya ia sedang mendapatkan karma atas perbuatannya kepada Hana.


Angel kini dapat merasakan apa yang Hana rasakan dulu saat Angel mengambil suaminya dan membuat pernikahan mereka hancur berantakan'.


Wanita licik itu tidak menyadari jika sebenarnya ia sedang menuai karma atas semua perbuatannya di masa lalu.


Disaat Angel sedang menggalau tingkat dewa, Arsen dan Kanaya justru sedang berpacu untuk sampai ke Nirwana.


Tubuh kekar Arsen tampak bergerak cepat diatas tubuh Kanaya. Suara lenguhan dan era ngan keduanya terdengar jelas di kamar villa yang dingin itu.


Tubuh Arsen dan Kanaya tampak mengejang ketika sudah mencapai puncaknya dan akhirnya tubuh kekar si bule pun ambruk diatas tubuh mungil Kanaya.


Keduanya tampak tersengal mengatur nafas namun dengan senyum puas tersungging di bibir mereka.


Perlahan Arsen melepaskan penyatuan mereka lalu bergulir turun dari tubuh Kanaya.


"Setelah kelulusan kamu siap-siap ya Sayang..aku akan datang menemui mama dan papa kamu " ucap Arsen sambil meraih tubuh polos Kanaya kedalam dekapannya.


"Aku takut Dad " cicit Kanaya


"Jangan takut, kita akan hadapi semuanya berdua " jawab Arsen sambil mengecup puncak kepala Kanaya.

__ADS_1


"Iya Dad " jawab Kanaya sambil menyusupkan wajahnya di dada Arsen.


__ADS_2