Affair with my Stepfather

Affair with my Stepfather
Penolakan Arsen


__ADS_3

Akhir pekan ini Angel menyuruh Kanaya menginap di rumah karena ia tidak berhasil mendapatkan alamat tempat kost Kanaya.


Arsen pura-pura kaget ketika Sabtu sore Kanaya datang ke rumah. Padahal Kanaya sudah memberitahu kepada Arsen jika Angel menyuruh dirinya menginap.


"Hai Nay.. bagaimana betah nge kost nya ?" sapa Arsen


"Betah Dad " jawab Kanaya.


"Kenapa sih kamu tidak mau memberitahu kami alamat tempat kost kamu ?" tanya Angel sok perhatian.


"Tidak apa-apa Mih..kalau ada perlu apa-apa juga kan bisa langsung menghubungi aku..biar nanti aku yang pulang " jawab Kanaya.


"Sebetulnya ada yang ingin Mami sampaikan sama kamu..tapi kita ngobrolnya sambil makan saja " Angel menggiring Kanaya menuju ke meja makan.


Di meja makan sudah tersedia aneka masakan yang lebih lengkap dari biasanya.


Angel sedang berusaha memperbaiki image nya yang sangat buruk di depan Arsen.


"Sebelumnya Mami minta maaf sama kamu " ucap Angel mengawali pembicaraan.


"Untuk apa ?" tanya Kanaya


"Beberapa waktu yang lalu Rudi meminjam mobil kamu yang hadiah dari papa kamu dan dia mengalami musibah..dia mengalami kecelakaan"


Kanaya menghentikan makannya dan melayangkan tatapan tajamnya kearah Rudi.


Rudi menunduk


"Mobil kamu mengalami kerusakan yang cukup parah..tapi kamu tidak usah sedih karena aku sudah menggantinya dengan yang baru yang sama persis dan tahun yang lebih muda " ucap Angel


"Meskipun kamu menggantinya dengan yang baru tapi kamu tidak dapat mengganti kenangan tentang papaku di mobil itu..itu adalah hadiah terakhir dari papa sebelum beliau meninggal " ucap Kanaya tajam.


Angel dan Rudi terdiam namun dalam hati mereka mengumpat kesal. Jika saja tidak ada Arsen disana ingin sekali Angel menampar mulut Kanaya yang pedas itu.


"Iya aku mengerti " jawab Angel lirih.


Kanaya yang sangat sedih karena kehilangan barang kesayangannya tidak meneruskan makannya dan memilih pergi ke kamarnya.


"Kalian lihat sendiri bagaimana kecewanya Kanaya atas ulah kamu " Arsen menatap tajam kearah Rudi.


"Walaupun Rudi bersalah tapi setidaknya aku sudah menggantinya.. dasarnya saja Kanaya nya yang ribet " sungut Angel kesal.


Suasana makan malam itu terlihat panas karena diwarnai perdebatan antara Arsen dan Angel.

__ADS_1


Angel merasa sangat kesal karena Kanaya tidak menghargai usahanya untuk mengganti mobil itu ditambah Arsen yang selalu menyalahkannya dan sama sekali tidak mendukungnya.


Di puncak perdebatan itu Arsen menghentikan makannya dan pergi ke ruang tamu.


Kini Angel pun meluapkan kemarahannya kepada Rudi satu -satunya orang yang ada disana. Karena Rudi adalah pangkal masalah urusan mobil milik Kanaya.


Disaat Angel sedang dilanda emosi yang memuncak, Kanaya dan Arsen justru sedang berbalas pesan di kamar masing -masing


[ Daddy ada dimana ?]


[ Daddy ada di kamar tamu ]


[ Ooh ]


[ Nanti pintu kamar kamu jangan di kunci ya ]


[ Memangnya kenapa ?]


[ Nanti malam Daddy akan ke kamar kamu..Daddy kangen sama kamu ]


[ Aishh..Daddy nakal ]


[ Memang kamu tidak kangen sama Daddy ? ]


[ Kangen dong..]


Setelah memastikan semua sudah tidur, Arsen mengunci pintu kamar tamu kemudian menyelinap ke kamar Kanaya dan langsung menguncinya dari dalam.


"Daddy aku kangen " Kanaya tiba-tiba meloncat kedalam gendongan Arsen dan dengan sigap Arsen pun menangkapnya.


Arsen menahan bokong Kanaya sedangkan sepasang kaki mulus Kanaya membelit pinggangnya erat.


"Daddy juga kangen sama kamu " balas Arsen sambil menciumi wajah Kanaya.


"Selama Daddy disini aku kesepian tau " ucap Kanaya manja.


"Kamu pikir Daddy tidak kesepian hmm..?"


"Tapi kan disini ada istri Daddy " jawab Kanaya


"Tapi Daddy maunya istri yang ini " jawab Arsen sambil menurunkan Kanaya diatas pembaringan.


Arsen tertahan diatas tubuh Kanaya karena kaki Kanaya membelit pinggangnya dan tangannya membelit lehernya.

__ADS_1


Arsen memagut bibir Kanaya dan melu matnya dengan rakus, mereka saling menyesap satu sama lain sampai nafas mereka nyaris habis.


"Daddy ingin kamu sayang " bisik Arsen setelah tautan bibir mereka berakhir.


Tanpa menunggu lama Arsen pun segera melucuti seluruh pakaian Kanaya.


Kedua tubuh yang saling merindukan itu bersatu saling pagut dan bercumbu dan saling melepaskan gairah.


Arsen dan Kanaya tidak mengetahui jika Angel mendatangi kamar tamu dan meminta Arsen membukakan pintu untuknya.


Angel tidak mengetahui jika sebenarnya Arsen sedang berada di kamar Kanaya dan sedang memadu kasih dengan putri sambungnya sekaligus madunya.


Arsen kembali ke kamar tamu hampir dini hari. Kanaya dan Arsen tidur di kamar masing-masing dengan sangat pulas karena keduanya sama-sama kelelahan setelah menghabiskan malam panas berdua di kamar Kanaya.


Keesokannya Arsen dan Kanaya kembali bertemu di meja makan saat sarapan pagi. Keduanya bersikap seperti biasa seolah tidak ada yang terjadi diantara mereka.


Kanaya kembali ke apartemen pada sore harinya. Arsen menatap sedih kepergian istri kecilnya itu dari balkon kamar tamu.


Sebetulnya Arsen ingin pulang ke apartemen nya bersama Kanaya namun ia harus bisa bersabar karena ada banyak PR yang harus ia kerjakan.


PR yang Arsen maksud adalah tentu saja menyelamatkan harta kekayaan Kanaya yang saat ini sedang dikuasai oleh Angel.


Arsen harus bertindak dengan sangat hati-hati demi keselamatan Kanaya karena bukan tidak mungkin jika Angel akan nekad mencelakai Kanaya jika ia tau Kanaya dan Arsen diam-diam sudah menikah.


Jika semuanya sudah selesai Arsen pun akan menceraikan Angel secepat mungkin.


Setelah beberapa jam Kanaya pulang ke apartemen, Arsen yang akan mengambil baju di kamar Angel mendengan pembicaraan Angel dengan seseorang di telepon.


[ Pokoknya kamu ikuti terus kemanapun mobil Arsen pergi dan terus laporkan kepada saya. ]


Sebelum mengakhiri percakapannya Angel sempat menyebutkan merk dan type mobil milik Arsen beserta nomor polisi nya.


Mendengar Angel menyuruh orang untuk membuntutinya Arsen pun menjadi geram.


Sepertinya ia harus sangat berhati-hati dengan wanita ular ini.


"Sayang.. akhirnya kamu kembali juga ke kamar ini " Angel menyambut Arsen saat pria bule itu masuk ke kamarnya.


"Kamu kangen ya sama aku ?" Angel memeluk tubuh Arsen dan tangannya meraba permukaan dada Arsen.


Biasanya jika Angel bersikap menggoda seperti itu Arsen akan langsung bereaksi melemparkan Angel keatas ranjang dan Arsen pun akan langsung menyerangnya dengan membabi buta dan tidak pernah gagal memuaskannya..dan sekarang ini pun Arsen langsung bereaksi seperti itu.


Arsen mendorong Angel kearah ranjang dan menjatuhkannya disana.

__ADS_1


Angel tersenyum menggoda berpikir jika Arsen akan menyerangnya dengan membabi buta seperti biasanya, namun ternyata salah.


Setelah menjatuhkan Angel diatas ranjangnya Arsen langsung beranjak menuju walk in closet untuk mengambil beberapa bajunya kemudian pergi meninggalkan Angel yang tampak kecewa diatas ranjangnya sendirian dengan perasaan yang terhina.


__ADS_2