
Meskipun sempat beberapa kali ngedrop namun Kanaya tetap semangat menyelesaikan kuliahnya
Widianto dan Arman rutin mengunjungi Kanaya dan Hana di Australia.
Hana dan Kanaya sama sekali tidak keberatan ketika Widianto memutuskan untuk menjadikan Arman anak angkatnya.
Setelah beberapa kali bertemu dengan Arman, hubungan mereka mulai dekat.
Arman dan Kanaya mulai menjalin komunikasi dengan intens ,bahkan Kanaya tidak sungkan menceritakan kisahnya dengan Arsen kepada Arman.
Kini Kanaya lebih nyaman mengadu kepada kakak angkatnya dibanding kepada Mama dan Papanya.
"Kalau kamu mau kakak akan cari tau tentang keberadaan Arsen " ucap Arman pada suatu waktu ketika ia mengunjungi Kanaya di Australia.
"Tidak usah Kak..kami sudah bercerai dan itu berarti kami sudah tidak memiliki hubungan apapun " jawab Kanaya.
"Tapi kamu sedang mengandung benihnya Nay..dia harus tau " Arman mengingatkan.
"Aku malah berharap selamanya dia tidak tau " jawab Kanaya.
Arman terdiam
Sebetulnya Arman tidak setuju dengan apa yang sudah orangtua angkatnya lakukan terhadap pernikahan Kanaya dan Arsen namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena ia sadar akan statusnya yang hanya sebagai anak angkat.
"Jadi apa rencana kamu kedepannya ?" tanya Arman.
"Aku akan membesarkan anak ini sendirian.. meskipun kelak dia terlahir tanpa ayah namun dia bukanlah anak haram " jawab Kanaya yakin.
"Kalau begitu aku tidak keberatan ketika keponakan ku memanggil aku Papa nantinya " ujar Arman.
"Jangan..nanti kak Arman malah susah dapat jodoh karena dikiranya sudah punya anak " Kanaya tertawa.
__ADS_1
* * * * * * * *
POV ARSEN
Semua terjadi begitu cepat dan diluar kendali. Semua seperti mimpi ketika Angel tiba-tiba muncul disaat aku dan Kanaya nyaris mencapai puncaknya untuk yang kesekian kalinya.
Dalam keadaan darurat aku beruntung masih diberi kesempatan untuk melindungi istri kecilku dari perbuatan nekad Angel.
Aku pasrah..mungkin ini saatnya aku mati saat timah panas itu menembus tubuhku.
Setelahnya aku tidak tau apa yang terjadi selanjutnya. Yang aku tau adalah aku sudah berada di sebuah rumah sakit di Singapura.
Sepertinya orangtua ku membawa aku kesana..dan aku tidak dapat menghubungi Kanaya termasuk Simon dan kedua orangtuaku.
Kanayaku seperti hilang ditelan bumi. Sepertinya mertuaku turut andil di dalamnya..mereka pasti menyembunyikan Kanaya ku agar aku tidak bisa menemukannya.
Setelah beberapa waktu berlalu, Papa Mertuaku datang menemuiku. Entah darimana dia tau alamat tempat tinggalku di Singapura.. namun yang jelas dia datang bukan untuk menengok menantunya..
"Kanaya itu masih terlalu muda dan labil. Dia mengambil keputusan tanpa berpikir panjang..setelah kami tanya akhirnya Kanaya mengakui jika ia sengaja melakukan ini hanya untuk membalas dendam kepada Angel "
"Kanaya adalah putri kami satu-satunya, kami ingin dia mendapatkan jodoh yang terbaik.Jika saja kamu tidak pernah menikah dengan Angel saya tidak masalah Kanaya menikah dengan kamu "
Aku faham kemana arah ucapan mertuaku itu.. itu adalah kalimat bersayap yang artinya mereka tidak memberikan restunya atas pernikahan kami.
"Tapi kami saling mencintai "
Mertua ku tersenyum kemudian mengambil gawainya dan memperdengarkan rekaman percakapan dirinya dengan Kanaya.
"A..ku melakukan ini untuk balas dendam kepada Angel karena dia yang sudah mengambil Papa sehingga Mama pergi meninggalkan aku "
"Aku sengaja menggoda Daddy Arsen agar dia berpaling dan meninggalkan Angel..aku ingin Angel merasakan bagaimana sakitnya kehilangan suami seperti yang Mama rasakan " .
__ADS_1
Ya Tuhan..benar itu suara Kanaya
Jadi itu alasan gadis kecil itu selalu menggodaku ? Dan bodohnya aku terperangkap dalam jerat cintanya.
"kamu dengar sendiri kan ? Kanaya memanfaatkan kamu untuk membalas dendam kepada Angel dan dia tidak mencintai kamu.. Kanaya hanya menjadikan kamu sebagai alat balas dendam..tidak lebih . Jadi aku mohon sebaiknya ceraikan Kanaya sekarang juga. Dia putri kami satu-satunya dan kehadiran kamu akan terus mengingatkan luka di masa lalu yang ingin kami lupakan. Jalan Kanaya masih panjang dan aku tidak mau bayang-bayang masa lalu terus mengikuti kami "
Mendengar semua ucapan mertuaku harga diriku tercabik dan akhirnya aku pun menjatuhkan talak untuk istri kecilku di hadapan ayahnya.
"Kanaya Widianto..mulai detik ini kamu bukan istriku lagi..saya jatuhkan talak satu untukmu "
Dan akhirnya pernikahan ku dengan putri sambungku pun berakhir.
Setelah mantan mertuaku pergi, kedua orangtuaku yang baru datang langsung memarahiku atas keputusanku.
Aku hanya terdiam ditengah rasa penyesalan karena tidak dapat mempertahankan pernikahanku dengan Kanaya.
* * * * * * * * * * *
Setelah kondisi Arsen benar-benar pulih, pria bule itu kembali menjalankan bisnisnya.. namun kini Arsen tidak tinggal di Jakarta. Ia memilih menetap di Singapura dan menjalankan bisnisnya dari sana.
Arsen hanya sesekali datang ke Jakarta jika ada hal yang benar-benar penting.
Pria bule itu beruntung memiliki Simon yang benar-benar bisa dipercaya untuk menggantikan posisinya di Perusahaan di Jakarta.
Arsen juga memberikan apartemen miliknya kepada Simon karena ia ingin melupakan semua kenangan tentang Kanaya.
Orangtua Arsen dan Simon sempat menyarankan Arsen untuk mencari tau kabar tentang Kanaya karena mereka tidak percaya begitu saja dengan ucapan Widianto namun Arsen menolaknya.
Arsen sudah tidak peduli dan tidak mau mendengar apapun tentang Kanaya..Arsen membebaskan Kanaya memilih jalan hidupnya bersama orangtuanya.
Arsen dan Kanaya tidak menyadari jika sesungguhnya mereka sedang saling melukai satu sama lain.
__ADS_1
Jika saja salahsatu diantara mereka ada yang berusaha untuk saling mencari kabar tentu perpisahan tidak akan terjadi.
Mereka hanya butuh saling menguatkan diri demi mendapat restu dari orangtua Kanaya dan sayangnya mereka tidak pernah melakukannya.