Affair with my Stepfather

Affair with my Stepfather
Kanaya Melahirkan


__ADS_3

Sejak kuliah di Australia Kanaya tidak pernah sekalipun pulang ke Indonesia.


Ia selalu menolak jika Mama dan Papa nya membujuknya pulang jika sedang libur panjang. Alasannya adalah ia ingin fokus pada kuliahnya dan akan pulang jika kuliahnya sudah selesai.


Hana dan Widianto tidak tau jika alasan Kanaya tidak ingin pulang adalah karena ia ingin melupakan dan mengubur semua kenangan tentang Arsen.


Bahkan jika sudah selesai kuliah pun Kanaya berniat akan menetap di Australia dan tidak akan pulang lagi ke Indonesia.


Akhirnya Widianto dan Arman lah yang lebih sering mengunjungi Kanaya dan Hana di Australia.


Jika Widianto sedang sibuk maka ia akan menyuruh putra angkatnya yang pergi untuk menengok Kanaya dan Hana disana.


Seperti saat ini , Arman datang dengan membawa brownis kukus pesanan Kanaya.


Wajah Kanaya tampak berbinar ketika Arman mengeluarkan brownis kukus pesanan Kanaya dari kopernya.


"Terimakasih kak sudah bawa pesanan aku " Kanaya langsung mencomotnya dan memasukkan kedalam mulut mungilnya.


Arman tersenyum melihat begitu antusiasnya Kanaya dengan makanan khas berasa coklat itu.


"Mama dan Naya sehat kan ?" tanya Arman.


"Kemarin sempat kena flu sama Naya juga, tapi Alhamdulillah sekarang sudah baikan " jawab Hana sambil membuatkan kopi untuk putra angkatnya itu.


"Jaga kesehatan dong Mah, jangan lupa minum vitamin " pesan Arman.


"Iya..kalian di Jakarta baik-baik saja kan ?" Hana balik bertanya.


"Baik mah " jawab Arman.


"Sekarang sudah berapa bulan ?" tanya Arman menatap perut Kanaya yang sudah semakin membesar.


"Sudah enam bulan " jawab Kanaya dengan mulut penuh.


Arman tertawa.


Disaat hamil seperti itu menurut Arman Kanaya semakin terlihat cantik.


"Mah..sebelum berangkat kesini Papa titip sesuatu untuk Mama " Arman mengambil satu buah kotak kecil dari saku jaketnya kemudian diberikan kepada Hana.


Hana terlihat biasa ketika mendapati cincin bermata biru yang cantik di dalamnya.


"Papa ingin rujuk lagi sama Mama " Arman menyampaikan pesan Widianto.

__ADS_1


"Ngajak rujuk kok nyuruh anak " sungut Hana.


Kanaya menoleh kearah Arman dan saling tatap kemudian mereka tersenyum penuh arti.


"Sebaiknya Mama rujuk saja sama Papa, kasian Papa sudah terlalu lama digantung sama Mama " ucap Kanaya


Hana terdiam


Hampir setiap waktu Widianto selalu membujuk mengajak rujuk namun Hana tidak pernah menanggapinya.


"Beberapa Minggu yang lalu Papa sempat naik tensinya dan sempat menjalani observasi satu malam di rumah sakit " lapor Arman


"Kenapa kamu tidak kasih tau Mama ?" Hana terlihat khawatir


"Papa yang larang " jawab Arman.


Kanaya dan Arman kembali saling lirik. Kanaya tau jika kakak angkatnya itu sedang berbohong.


"Kasian Papa Mah sudah tua tidak ada yang ngurusin.. sebaiknya kalian rujuk lagi saja. Aku tidak apa-apa tinggal disini sendiri. Mama kesini lagi kalau aku sudah dekat waktu lahiran saja " saran Kanaya.


"Iya Mah..atau nanti aku carikan orang untuk menemani Kanaya disini " tambah Arman.


"Mama mau rujuknya disaksikan sama kalian " pinta Hana.


Kanaya dan Arman akhirnya berhasil membuat Hana dan Widianto rujuk.


Widianto kembali melakukan ijab kabul dengan disaksikan oleh Kanaya dan Arman di Australia.


Setelah kembali menjadi sepasang suami istri Hana dan Widianto memutuskan tetap tinggal terpisah.


Hana tetap akan menemani Kanaya di Australia sampai kuliahnya selesai dan Widianto tetap di Jakarta menjalankan bisnisnya bersama putra angkat nya.


* * * * * * *


Singapura


Kabar kedekatan Widianto dengan seorang pria bernama Arman akhirnya sampai ke telinga Arsen.


Arsen yakin jika pria itu adalah orang yang mantan mertuanya siapkan untuk pendamping hidup Kanaya.


Simon bahkan pernah mengatakan jika pria bernama Arman itu sudah memanggil Widianto Papa..mungkinkah pria itu adalah suami Kanaya ?


Hati Arsen pun hancur

__ADS_1


"Mulai sekarang Lu jangan lapor apapun yang berhubungan dengan Kanaya dan keluarganya, karena gue tidak peduli dan tidak mau mendengarnya " Arsen langsung mengultimatum Simon.


Ucapan Arsen itu tentu saja tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kenyataannya ia sangat merindukan gadis itu dan berharap jika semua yang terjadi hanyalah sebuah mimpi dan ketika ia terbangun Kanaya ada bersamanya..namun nyatanya sampai saat ini mimpi itu tidak pernah berakhir dan Kanaya tidak pernah ada lagi disampingnya.


Kanaya nya sudah pergi meninggalkannya setelah ambisi untuk balas dendamnya tercapai.


Arsen tidak menyadari jika sebenarnya ia lah yang meninggalkan Kanaya dengan menjatuhkan talak kepadanya.


"Kamu itu terlalu gegabah mengambil keputusan ..seharusnya kamu bertemu dulu dengan Kanaya sebelum memutuskan menceraikan dia. Mama sangat kecewa sama kamu " wanita bule itu terus memarahi putranya yang menurutnya bodoh.


"Beberapa kali Papa ketemu dia menurut Papa dia gadis yang baik dan terlihat tulus mencintai kamu " Papanya ikut bersuara menghadirkan sedikit rasa sesal di hati Arsen.


Seharusnya ia memang bertemu dahulu dengan Kanaya dan tidak termakan ucapan Papanya yang jelas-jelas sangat membencinya karena ia adalah pria yang sudah menikahi istrinya saat ia dinyatakan meninggal dalam kecelakaan.


Namun kini menyesal pun tidak ada gunanya karena nasi sudah menjadi bubur. Arsen sudah menjatuhkan talak keoada Kanaya dan ia tidak pernah tau dimana keberadaan gadis kecil itu.


Meskipun jarang ke Jakarta namun Arsen menyuruh orang untuk mengurus rumah barunya yang sudah rampung.


Rencana Arsen untuk memboyong Kanaya kesana nyatanya hanya mimpi yang tidak pernah terwujud.


Setelah berbulan-bulan berlalu Arsen sudah tidak pernah mengingat Kanaya lagi. Namun malam ini Arsen tampak gelisah karena baru saja ia memimpikan Kanaya.


Arsen bermimpi melihat Kanaya terlihat cantik bak seorang putri sedang bersama seorang anak kecil cantik di sebuah taman yang indah.


Kanaya terlihat berlarian diantara taman bunga yang indah bersama anak kecil itu..Arsen berusaha menggapai tangan Kanaya namun tidak berhasil dan Kanaya pergi semakin jauh bersama anak kecil itu.


Arsen mengusap keningnya yang basah ketika ia terjaga dan entah mengapa hatinya terasa gelisah


Ada apa dengan kamu Naya ?


Disaat Arsen sedang dilanda gelisah karena mimpinya , dibelahan dunia yang lain Kanaya sedang berada di sebuah klinik bersalin di Australia.


Disana Kanaya sedang berjuang antara hidup dan mati melahirkan bayinya dengan dibantu seorang dokter berambut pirang.


Setelah berjam-jam berjuang akhirnya Kanaya pun berhasil melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik dengan mata perak dan hidung yang mancung milik Arsen.


Ketika bayi cantik yang bernama Alana itu berusia satu tahun dan sudah lepas ASI, Hana dan Widianto membawa cucunya itu pulang ke tanah air.


Mereka meninggalkan Kanaya sendirian di Australia yang masih harus menyelesaikan kuliahnya.


Tinggal sendiri di negri orang membuat Kanaya menjadi semakin mandiri.


Kesibukannya di kampus membuat Kanaya tidak lagi larut dalam kesedihan karena pernikahan nya yang kandas. Selain itu kehadiran Alana dalam hidupnya membuat hidupnya semakin berarti meski tanpa kehadiran si bule kesayangannya

__ADS_1


__ADS_2